Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Black Phone 2 Pecahkan Kutukan Sekuel, Guncang Box Office dengan Angka Fantastis!

black phone 2 pecahkan kutukan sekuel guncang box office dengan angka fantastis portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Siapa sangka, film horor Black Phone 2 sukses besar di box office, bahkan mampu menepis kutukan sekuel yang sering menghantui Hollywood! Debutnya jauh lebih gahar dibanding film pertamanya, membuktikan bahwa cerita horor yang kuat masih punya daya tarik magis. Ini adalah kabar baik di tengah lesunya pasar bioskop.

Film ini tidak hanya sekadar melanjutkan kisah, tetapi juga berhasil memikat hati penonton dan kritikus. Black Phone 2 menjadi bukti nyata bahwa dengan formula yang tepat, sebuah sekuel bisa melampaui ekspektasi dan bahkan mengukir sejarahnya sendiri.

banner 325x300

Black Phone 2 Bikin Kaget, Debut Lebih Gahar dari Pendahulu

Melansir data dari Box Office Mojo pada Senin (20/10), Black Phone 2 berhasil meraup pendapatan fantastis sebesar US$26,5 juta atau sekitar Rp439 miliar di akhir pekan debutnya. Angka ini hanya dari pasar domestik Amerika Utara saja, lho!

Perolehan ini jauh melampaui film pendahulunya, The Black Phone (2021), yang hanya mengantongi US$23 juta di akhir pekan pertamanya pada tahun 2022. Padahal, saat itu bioskop baru saja mulai dibuka kembali setelah pandemi, yang seharusnya bisa menjadi keuntungan.

Hebatnya lagi, Black Phone 2 dibuat dengan bujet US$30 juta, dua kali lipat dari prekuelnya. Dengan debut yang begitu menjanjikan, film ini sudah berada di jalur yang tepat untuk menutup biaya produksi dan bahkan meraup keuntungan besar.

Tantangan Pasar Bioskop yang Lesu, Tapi Black Phone 2 Tetap Berjaya

Kesuksesan Black Phone 2 ini semakin mengagumkan mengingat kondisi pasar bioskop yang sedang kurang bergairah beberapa pekan terakhir. Oktober 2025 ini, pendapatan box office secara keseluruhan bahkan turun 11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Meskipun begitu, secara keseluruhan tahun ini box office memang lebih tinggi 4 persen dibanding tahun lalu, namun masih 20 persen lebih rendah dari sebelum pandemi. Situasi ini menunjukkan bahwa penonton masih sangat selektif dalam memilih film untuk ditonton di bioskop.

Di tengah badai tantangan ini, Black Phone 2 justru mampu bersinar terang. Film ini juga mendapatkan ulasan yang cukup positif dari kritikus maupun penonton, menambah keyakinan bahwa kualitas cerita dan eksekusi menjadi kunci utama.

Tak hanya di domestik, Black Phone 2 juga sukses besar di pasar internasional dengan meraup US$15,5 juta. Ini menggenapi total pendapatan globalnya menjadi US$42 juta dalam satu akhir pekan saja.

Intip Kisah Horor Mencekam di Black Phone 2

Black Phone 2 melanjutkan kisah mencekam Gwen yang kembali dihantui teror telepon hitam misterius. Kali ini, ia menerima panggilan dari telepon tersebut dan mulai melihat penglihatan mengganggu tentang tiga anak laki-laki yang dibuntuti di sebuah perkemahan musim dingin.

Bersama saudara laki-lakinya, Finn, Gwen memutuskan untuk pergi ke kamp tersebut demi memecahkan misteri yang menghantuinya. Namun, mereka justru kembali berhadapan dengan Grabber, pembunuh keji yang entah bagaimana semakin kuat setiap kali ia mati. Ketegangan dan horor yang disajikan dijamin bikin bulu kuduk merinding!

Nasib Pilu Good Fortune, Komedi Bintang Tapi Kurang Laku

Di sisi lain, ada film komedi Good Fortune yang juga debut pekan ini. Meskipun mendapatkan ulasan yang baik dari kritikus, sayangnya film ini gagal memikat hati lebih banyak penonton.

Good Fortune hanya mampu meraih debut box office US$6,2 juta di pasar domestik, membuatnya duduk di posisi ketiga. Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan bujet produksinya yang mencapai US$30 juta.

Film yang ditulis dan digarap oleh Aziz Ansari ini bercerita tentang Keanu Reeves yang berperan sebagai malaikat baik tapi agak tidak kompeten. Ia malah memfasilitasi pertukaran tubuh antara seorang pekerja lepas yang sedang kesulitan dengan seorang pemilik modal kapitalis.

David A. Gross dari firma konsultan film Franchise Entertainment Research menyebut, "Ini adalah awal yang baik untuk sebuah komedi orisinal yang berfokus pada karakter." Namun, ia menambahkan, "Meskipun Keanu Reeves membantu bisnis sampingannya, film ini kemungkinan besar tidak akan menutup biayanya." Sebuah ironi yang pahit untuk film dengan premis menarik dan bintang besar.

Film Lain di Box Office: Ada yang Bertahan, Ada yang Melorot

Selain Black Phone 2 dan Good Fortune, beberapa film lain juga masih berjuang di tangga box office. Tron: Ares, yang dibintangi Jared Leto, mengalami penurunan signifikan sebesar 65 persen di pekan keduanya.

Film fiksi ilmiah ini hanya mendapatkan US$11,1 juta pekan ini, dengan total perolehan domestik sebesar US$54,5 juta. Tron: Ares kini harus puas duduk di posisi kedua.

Sementara itu, One Battle After Another masih menunjukkan ketahanan di pekan keempat penayangannya. Film yang dibintangi Leonardo DiCaprio ini berhasil mengumpulkan US$4 juta pekan ini, menggenapi total perolehan domestik menjadi US$61,9 juta dan menempati posisi nomor empat.

Terakhir, Roofman yang pekan lalu sempat berada di posisi nomor dua, kini terjun bebas ke posisi nomor lima. Film ini hanya mampu meraih US$3,7 juta pekan ini, dengan total perolehan domestik sebesar US$15,5 juta.

Kesuksesan Black Phone 2 di tengah kondisi pasar yang fluktuatif ini menjadi sorotan utama. Film horor ini membuktikan bahwa kualitas, cerita yang menarik, dan strategi pemasaran yang tepat bisa membawa sebuah sekuel melampaui bayang-bayang pendahulunya dan bahkan menjadi penyelamat di box office.

banner 325x300