Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Setelah tujuh tahun membina rumah tangga, aktor Eza Gionino dan istrinya, Meiza Aulia Coritha, resmi sepakat untuk bercerai. Kesepakatan ini dicapai setelah keduanya menjalani agenda mediasi di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, pada Senin (20/10) lalu.
Meski mediasi untuk rujuk gagal, pasangan ini berhasil mencapai kesepakatan penting terkait masa depan mereka dan ketiga buah hati. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan cinta yang sempat menjadi sorotan publik.
Perjalanan Cinta yang Berakhir di Meja Hijau
Eza Gionino dan Meiza Aulia Coritha mengikat janji suci pernikahan pada 22 Juli 2018 di Grand Galaxy Park, Bekasi. Pernikahan mereka kala itu sempat diwarnai drama keluarga, namun keduanya berhasil melewati badai dan membangun bahtera rumah tangga.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak yang lucu-lucu. Anak pertama lahir pada Juni 2019, disusul anak kedua pada Februari 2021, dan si bungsu lahir pada Agustus 2022. Kehadiran ketiga buah hati ini melengkapi kebahagiaan keluarga kecil mereka.
Namun, kebahagiaan itu kini harus berakhir. Gugatan cerai resmi diajukan oleh Meiza Aulia Coritha melalui kuasa hukumnya dan terdaftar di Pengadilan Agama Cibinong pada Rabu, 3 September. Proses hukum yang panjang pun dimulai, hingga akhirnya mencapai titik terang dalam mediasi terbaru.
Mediasi Gagal, Kesepakatan Tetap Tercapai
Agenda mediasi yang diharapkan bisa menjadi jembatan perdamaian bagi Eza dan Meiza ternyata tidak membuahkan hasil. Keduanya tetap pada pendirian masing-masing untuk mengakhiri pernikahan. Namun, di tengah kegagalan rujuk, mereka menunjukkan kedewasaan dengan mencapai sejumlah kesepakatan krusial.
Kuasa hukum Meiza, Junanda Wahid, mengonfirmasi hasil mediasi tersebut. "Tadi kita sudah menyampaikan kepada hakim hasil laporan mediasinya adalah pertama baik Eza maupun Meiza sepakat untuk bercerai," ujarnya, seperti diberitakan detikHot. Kesepakatan ini menjadi dasar bagi kelanjutan proses perceraian mereka.
Hak Asuh Anak: Prioritas Utama
Salah satu poin terpenting yang disepakati adalah mengenai hak asuh ketiga anak mereka. Dalam mediasi tersebut, disepakati bahwa hak asuh sepenuhnya jatuh kepada Meiza Aulia Coritha sebagai penggugat. Ini menunjukkan kepercayaan Eza terhadap kemampuan Meiza dalam mengasuh buah hati mereka.
"Untuk pengasuhan ketiga anaknya itu diserahkan kepada penggugat yakni Meiza, klien kami," lanjut Junanda. Keputusan ini tentu diambil demi kebaikan dan tumbuh kembang ketiga anak yang masih sangat membutuhkan perhatian penuh dari orang tua.
Meskipun hak asuh berada di tangan Meiza, Eza Gionino tetap diberikan akses penuh untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anak-anak tetap mendapatkan kasih sayang dan kehadiran dari kedua orang tua, meskipun mereka tidak lagi hidup bersama dalam satu atap.
Nafkah Anak: Angka yang Tak Main-Main
Selain hak asuh, kesepakatan lain yang tak kalah penting adalah mengenai nafkah anak. Eza Gionino sepakat untuk memberikan nafkah paling sedikit Rp20 juta per bulan untuk ketiga anaknya yang diasuh oleh Meiza. Jumlah ini tentu bukan angka yang kecil, menunjukkan komitmen Eza terhadap tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.
Angka Rp20 juta per bulan ini akan dialokasikan untuk memenuhi segala kebutuhan ketiga anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya. Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa meskipun berpisah, Eza dan Meiza tetap mengutamakan kesejahteraan buah hati mereka.
Dengan tercapainya kesepakatan-kesepakatan ini, proses perceraian akan berlanjut ke tahap berikutnya, yaitu perbaikan gugatan untuk disesuaikan dengan hasil mediasi. Ini berarti, secara hukum, jalan mereka untuk berpisah sudah semakin terbuka lebar.
Profil Singkat Eza Gionino dan Meiza Aulia
Eza Gionino sendiri merupakan nama yang tak asing di layar kaca Indonesia. Wajahnya kerap menghiasi berbagai judul sinetron populer, menjadikannya salah satu aktor yang memiliki basis penggemar cukup besar. Beberapa sinetron yang pernah dibintanginya antara lain Bawang Putih Bawang Merah (2007), Bayu Cinta Luna (2009), Putih Abu-Abu (2012), hingga Cinta Setelah Cinta (2022).
Sementara itu, Meiza Aulia Coritha dikenal sebagai seorang YouTuber dan content creator. Ia aktif membagikan berbagai konten di media sosialnya, membangun komunitas pengikut yang setia. Perannya sebagai seorang ibu dan content creator kini akan menjadi fokus utamanya setelah resmi berpisah dari Eza.
Implikasi Perceraian Bagi Keduanya
Perceraian tentu membawa dampak besar bagi kehidupan Eza dan Meiza. Bagi Eza, ia akan menghadapi tantangan baru sebagai seorang ayah yang berpisah, namun tetap harus menjalankan peran co-parenting dengan baik. Kariernya di dunia hiburan mungkin akan tetap berjalan, namun kehidupan pribadinya akan menjadi sorotan.
Di sisi lain, Meiza akan fokus penuh pada pengasuhan ketiga anaknya dan pengembangan kariernya sebagai content creator. Keputusan ini mungkin memberinya kebebasan untuk menentukan arah hidupnya sendiri, namun juga membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam membesarkan anak-anaknya seorang diri.
Kisah Eza dan Meiza ini menjadi pengingat bahwa tidak semua perjalanan cinta berakhir indah seperti di dongeng. Namun, kedewasaan dalam menghadapi perpisahan dan mengutamakan kesejahteraan anak-anak adalah hal yang patut dicontoh. Semoga keduanya dapat menjalani babak baru kehidupan mereka dengan baik dan tetap menjadi orang tua yang hebat bagi ketiga buah hati.


















