Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Wisma Atlet Kemayoran Berubah Total! Bukan Cuma Atlet, Kini Jadi Hunian Impian Ribuan ASN hingga MBR.

wisma atlet kemayoran berubah total bukan cuma atlet kini jadi hunian impian ribuan asn hingga mbr portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Siapa sangka, kompleks megah Wisma Atlet Kemayoran yang pernah jadi saksi bisu kejayaan Asian Games 2018 dan perjuangan melawan pandemi COVID-19, kini kembali bertransformasi. Dari panggung megah olahraga dan garis depan kesehatan, ia kini mengemban misi baru yang tak kalah mulia: menjadi hunian layak bagi ribuan abdi negara.

Pemerintah secara resmi telah mengalihfungsikan sebagian besar area Wisma Atlet menjadi rumah susun modern dan fungsional. Ini adalah kabar gembira yang dinanti-nanti, terutama bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri yang selama ini mendambakan hunian strategis, terjangkau, dan nyaman di jantung Ibu Kota Jakarta.

banner 325x300

Sejarah Panjang dan Multifungsi Wisma Atlet

Melihat ke belakang, Wisma Atlet Kemayoran memang punya cerita panjang yang penuh makna. Dibangun pada tahun 2016 dengan investasi besar, fasilitas ini dirancang khusus untuk menyambut perhelatan akbar Asian Games 2018, menampung ribuan atlet dari berbagai negara dengan fasilitas kelas dunia.

Namun, sejarahnya tak berhenti di panggung olahraga. Saat badai pandemi COVID-19 melanda dunia, Wisma Atlet sigap diubah menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19. Selama masa-masa sulit itu, ribuan pasien tertolong, dan fasilitas ini menjadi simbol perjuangan bangsa menghadapi krisis kesehatan global.

Kini, setelah pandemi mereda dan proses revitalisasi menyeluruh dilakukan, pemerintah memutuskan untuk memberikan fungsi baru yang tak kalah vital. Tujuannya jelas: memaksimalkan pemanfaatan aset negara yang strategis ini demi kesejahteraan masyarakat luas, bukan hanya untuk momen-momen tertentu.

Resmi Jadi Rumah Baru ASN, TNI, dan Polri

Peresmian alih fungsi ini ditandai dengan momen serah terima kunci rumah susun kepada para penghuni baru pada Rabu, 29 Oktober 2025. Sebuah seremoni sederhana namun penuh makna, yang menandai babak baru bagi Wisma Atlet Kemayoran dan ribuan keluarga yang akan menempatinya.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, dalam keterangan resminya, menekankan betapa berharganya perjalanan Wisma Atlet. "Fasilitas ini dapat terus hidup dan bermanfaat," ujarnya, menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menjaga agar setiap infrastruktur publik memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.

Para penghuni pertama yang beruntung adalah para ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri. Mereka kini bisa menikmati fasilitas hunian yang modern, lengkap, dan strategis, dekat dengan pusat aktivitas perkotaan, mengurangi beban perjalanan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Harapan Baru untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

Kabar baiknya, manfaat Wisma Atlet tak hanya berhenti pada abdi negara. Pemerintah juga menyiapkan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang selama ini kesulitan mendapatkan tempat tinggal di perkotaan besar, dengan target mulai awal tahun 2026.

Saat ini, Blok D-10 yang akan dialokasikan khusus untuk MBR sedang dalam proses revitalisasi intensif. Dengan standar yang modern dan nyaman, targetnya, pada Januari 2026, blok ini sudah siap dihuni oleh ratusan keluarga yang membutuhkan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Didyk Choiroel, mengonfirmasi bahwa tidak kurang dari 650 unit hunian Wisma Atlet akan dialokasikan khusus untuk MBR. Ini adalah langkah konkret pemerintah dalam menyediakan hunian yang terjangkau dan berkualitas di lokasi yang sangat strategis.

Program ini sejalan dengan ambisi nasional ‘tiga juta rumah’ yang dicanangkan pemerintah. Tujuannya adalah memastikan setiap lapisan masyarakat, termasuk MBR, memiliki akses terhadap hunian yang layak dan nyaman, mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan secara merata.

Bukan Sekadar Hunian: Potensi Masa Depan Wisma Atlet

Juri Ardiantoro juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan Blok D-10 tidak hanya terbatas pada hunian semata. Ada potensi besar untuk mengembangkan fasilitas lain yang bisa menambah nilai dan fungsi kawasan di masa depan.

Pemerintah tengah mempertimbangkan kemungkinan pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) lainnya, seperti pengembangan hotel dan serviced apartment. Ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi negara sekaligus menambah pilihan akomodasi di area Kemayoran.

Bahkan, opsi untuk mengubah sebagian area menjadi fasilitas rumah sakit juga sedang dikaji secara serius, terutama jika dikonfirmasi oleh PPK Kemayoran. Ini menunjukkan fleksibilitas dan visi jangka panjang pemerintah dalam mengelola aset strategis, agar selalu relevan dan bermanfaat bagi publik.

Dampak Positif dan Visi Jangka Panjang

Transformasi Wisma Atlet menjadi hunian multifungsi ini membawa dampak positif yang signifikan bagi Jakarta dan warganya. Selain menyediakan tempat tinggal bagi ribuan orang, ini juga merupakan contoh nyata efisiensi pemanfaatan infrastruktur publik yang berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan kembali bangunan yang sudah ada, pemerintah tidak hanya menghemat anggaran pembangunan baru, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan Kemayoran. Ini mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan membentuk lingkungan perkotaan yang lebih dinamis dan terintegrasi.

Langkah ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah backlog perumahan yang masih menjadi tantangan besar, terutama di perkotaan besar seperti Jakarta. Memberikan akses hunian layak di lokasi strategis adalah kunci peningkatan kualitas hidup dan pemerataan pembangunan.

Pada akhirnya, Wisma Atlet Kemayoran bukan hanya sebuah bangunan fisik. Ia adalah simbol adaptasi, keberlanjutan, dan komitmen pemerintah untuk melayani masyarakat dari berbagai lapisan, dari atlet yang berprestasi, pasien yang membutuhkan, hingga kini menjadi rumah bagi para abdi negara dan warga berpenghasilan rendah. Sebuah transformasi yang patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi pengelolaan aset negara lainnya.

banner 325x300