Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Pertalite Bikin Mesin Ngadat di Jatim? Pertamina Buka Suara, Siapkan Ganti Rugi, dan Ini Cara Klaimnya!

pertalite bikin mesin ngadat di jatim pertamina buka suara siapkan ganti rugi dan ini cara klaimnya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Warga Jawa Timur dibuat resah. Beberapa hari terakhir, laporan mengenai kendaraan bermotor yang mendadak ngadat atau mengalami kendala mesin setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite ramai diperbincangkan. Keluhan ini datang dari berbagai wilayah, mulai dari Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, hingga Malang, menciptakan kekhawatiran di kalangan pengguna setia Pertalite.

Situasi ini tentu saja memicu kepanikan dan pertanyaan besar di benak masyarakat. Bagaimana mungkin BBM yang setiap hari digunakan, tiba-tiba menimbulkan masalah serius pada mesin kendaraan? Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) akhirnya angkat bicara, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna.

banner 325x300

Pertamina Minta Maaf, Akui Ada Laporan Mesin Bermasalah

Permohonan maaf ini bukan sekadar basa-basi. Pertamina mengakui adanya laporan kendala pada mesin kendaraan setelah pengisian Pertalite di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah distribusi Jawa Timur. Ini adalah langkah awal yang penting untuk membangun kembali kepercayaan publik yang sempat terguncang.

Pertamina menegaskan bahwa penyaluran produk BBM selalu melalui pengawasan yang sangat ketat. Mereka memastikan saluran distribusi tidak akan mengganggu kebutuhan energi masyarakat, dengan pengawasan yang dimulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi. Komitmen ini, menurut Pertamina, adalah wujud nyata dalam menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menjelaskan lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa seluruh proses distribusi BBM telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan. Ini termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium yang cermat sebelum BBM disalurkan kepada masyarakat luas.

"Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Ahad. Ia menambahkan bahwa setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga, sehingga kejadian seperti ini seharusnya tidak terjadi.

Dugaan Awal: Pertalite “On Spec”, Tapi Investigasi Lanjut Terus Berjalan

Merespons aduan yang masuk, Pertamina Patra Niaga segera mengambil langkah cepat. Mereka mengadakan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya. Kedua terminal ini merupakan mayoritas supply point BBM untuk area yang terdampak.

Hasil dari pengujian laboratorium tersebut cukup mengejutkan sekaligus melegakan: BBM dinyatakan on spec atau sesuai spesifikasi. Artinya, secara kimiawi, Pertalite yang diuji memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Namun, ini tidak lantas menghentikan investigasi.

"Saat ini sedang berjalan investigasi lanjutan untuk pengecekan Quality and Quantity (QQ) BBM di level SPBU sebagai titik distribusi akhir kepada masyarakat," kata Ahad. Rangkaian investigasi ini dilaksanakan guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk, karena bisa saja masalah timbul di tahapan terakhir sebelum sampai ke tangki kendaraan konsumen. Potensi kontaminasi atau masalah lain di tingkat SPBU menjadi fokus utama penyelidikan selanjutnya.

Jangan Panik! Ini Mekanisme Pengaduan dan Klaim Ganti Rugi dari Pertamina

Bagi Anda yang kendaraannya terdampak, jangan khawatir berlebihan. Pertamina menunjukkan komitmennya dengan menyediakan layanan publik yang transparan dan solutif. Mereka telah menambah jumlah posko layanan dari awalnya hanya 3 titik menjadi 15 titik di berbagai lokasi strategis di Jawa Timur.

Pertamina juga telah merancang panduan langkah-langkah yang jelas untuk proses pengaduan dan klaim ganti rugi. Ini penting agar masyarakat tidak bingung dan bisa mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Berikut adalah panduan langkah-langkah untuk melaporkan kejadian dan mengajukan klaim:

  1. Laporkan ke Petugas SPBU: Segera laporkan kejadian kepada petugas SPBU di lokasi yang sama tempat Anda mengisi BBM. Jangan lupa tunjukkan bukti transaksi berupa struk pembelian BBM. Struk ini adalah bukti penting yang akan mempercepat proses verifikasi.
  2. Isi Form Pengaduan: Petugas akan mengarahkan Anda untuk mengisi Form Pengaduan Konsumen. Dalam formulir ini, Anda perlu mencatat kronologi kejadian secara detail serta kondisi kendaraan Anda setelah mengisi Pertalite.
  3. Berikan Data Diri: Konsumen diminta untuk memberikan data diri dan kontak yang dapat dihubungi. Ini penting agar Pertamina dapat menindaklanjuti laporan Anda dan menghubungi Anda untuk proses selanjutnya.
  4. Pemeriksaan dan Penanganan Bengkel Resmi: Jika ditemukan indikasi kerusakan kendaraan akibat BBM bermasalah, konsumen akan diarahkan ke bengkel resmi yang ditunjuk oleh Pertamina. Di sana, kendaraan akan dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh teknisi ahli.
  5. Ganti Biaya Perbaikan: Yang paling penting, pihak Pertamina akan mengganti biaya perbaikan kendaraan yang terdampak. Ini adalah jaminan yang diberikan Pertamina untuk memastikan konsumen tidak menanggung kerugian akibat insiden ini.
  6. Laporan Resmi Ditindaklanjuti: Laporan resmi Anda akan diteruskan oleh pengelola SPBU kepada tim Pertamina Patra Niaga wilayah terkait untuk ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

Daftar Lengkap 15 Posko Layanan Pengaduan Pertamina di Jawa Timur

Untuk memudahkan masyarakat, Pertamina telah menyebar posko layanan di berbagai titik di Jawa Timur. Berikut adalah daftar lengkap lokasi posko yang bisa Anda kunjungi:

Surabaya

  • SPBU 5460146, Jl. Arif Rahman Hakim No. 150, Surabaya
  • SPBU 5460179, Jl. Kayoon No. 48, Surabaya
  • SSPBU 5460134, Jl. Wonorejo 1, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya
  • SPBU 54601107, Jl. Kebonsari Tengah No. 64-66, Surabaya

Kabupaten Sidoarjo

  • SPBU 5461209, Jl. Letjen Sutoyo No. 129 Medaeng, Waru, Sidoarjo (Bungurasih)
  • SPBU 5461255, Jl. Raya Tropodo No. 9, Waru, Sidoarjo
  • SPBU 5461236, Jl. Jenggolo No. 33, Sidoarjo
  • SPBU 5461253, Jl. Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo No. 3-5, Kraton, Kec. Krian, Sidoarjo

Kabupaten Lamongan

  • SPBU 5462215, Jl. Raya Mantup, Kedung Sumber, Sumberdadi, Kec. Mantup, Lamongan
  • SPBU 5462208, Jl. Sunan Drajat, Kaloharjo, Sidoharjo, Kec. Lamongan, Lamongan

Kabupaten Gresik

  • SPBU 5461104, Jl. Veteran No.2, Injen Timur, Gapurosukolilo, Kec. Gresik, Gresik
  • SPBU 5461101, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Karangturi, Kebomas, Kec. Gresik, Gresik

Kabupaten Bojonegoro

  • SPBU 5462101, Jl. MT. Haryono, Jetak, Kec. Bojonegoro, Bojonegoro
  • SPBU 5462106, Jl. Sawunggaling, Kadipaten, Ngrowo, Kec. Bojonegoro, Bojonegoro

Kabupaten Tuban

  • SPBU 5462305, Gg. Buntu No.10, Wire, Gedongombo, Kec. Semanding, Kabupaten Tuban

Bagaimana Jika Lokasi Anda di Luar Posko?

Jika Anda berada di wilayah terdampak lainnya yang tidak memiliki posko layanan di atas, jangan khawatir. Pertamina tetap menyediakan jalur komunikasi yang mudah diakses. Anda dapat menghubungi SPBU terakhir tempat Anda melakukan pembelian BBM.

Selain itu, Anda juga bisa menghubungi Pertamina Contact Center melalui berbagai kanal yang tersedia. Anda bisa menelepon Call Center 135, mengirim email ke pcc135@pertamina.com, atau bahkan mengirim Direct Messages melalui akun Instagram resmi @pertamina.135. Dengan berbagai pilihan ini, Pertamina berharap semua keluhan dapat tertangani dengan baik dan cepat.

Insiden ini memang menimbulkan keresahan, namun respons cepat dan komitmen Pertamina untuk bertanggung jawab serta mengganti biaya perbaikan kendaraan terdampak patut diapresiasi. Diharapkan investigasi lanjutan segera membuahkan hasil dan masalah serupa tidak terulang di masa mendatang, demi kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jalan.

banner 325x300