Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

PENTING! 6 Kereta Jarak Jauh Ini Tak Lagi Berhenti di Stasiun Jatinegara Mulai 1 Desember 2025, Cek Rute Barunya!

penting 6 kereta jarak jauh ini tak lagi berhenti di stasiun jatinegara mulai 1 desember 2025 cek rute barunya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar penting bagi kamu para pengguna setia Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)! Mulai 1 Desember 2025 mendatang, akan ada penyesuaian besar pada pola operasi perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta. Perubahan ini berarti beberapa KAJJ tidak akan lagi berhenti di Stasiun Jatinegara, yang selama ini menjadi salah satu titik pemberhentian strategis.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengumumkan bahwa setidaknya ada enam kereta api kedatangan yang akan mengalami perubahan signifikan ini. Penyesuaian ini dilakukan demi meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan kelancaran arus perjalanan kereta. Jadi, pastikan kamu sudah tahu detailnya agar tidak salah jadwal atau stasiun, ya!

banner 325x300

Daftar 6 Kereta Api yang Tak Lagi Berhenti di Stasiun Jatinegara

Perubahan ini tentu akan berdampak pada rencana perjalananmu, terutama jika kamu sering menggunakan Stasiun Jatinegara sebagai titik naik atau turun. Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, telah merinci daftar kereta api yang dimaksud. Ini dia keenam KAJJ yang akan melewati Stasiun Jatinegara tanpa berhenti:

  1. KA Manahan (61B) relasi Solo Balapan-Gambir: Kereta api yang menghubungkan kota budaya Solo dengan ibu kota ini tidak akan lagi melayani penumpang di Jatinegara. Bagi kamu yang biasa turun di Jatinegara untuk melanjutkan perjalanan ke area Jakarta Timur, kini perlu mencari alternatif stasiun lain seperti Gambir.
  2. KA Bogowonto (103B) relasi Lempuyangan-Pasar Senen: Penumpang dari Yogyakarta yang biasanya turun di Jatinegara untuk menuju area Jakarta Pusat atau Timur harus menyesuaikan diri. Stasiun Pasar Senen akan menjadi pemberhentian akhir yang perlu kamu perhatikan.
  3. KA Gajahwong (105B) relasi Lempuyangan-Pasar Senen: Sama seperti KA Bogowonto, KA Gajahwong yang juga melayani rute dari Lempuyangan ke Pasar Senen ini tidak akan lagi berhenti di Jatinegara. Ini berarti semua penumpang akan langsung diarahkan ke Stasiun Pasar Senen.
  4. KA Gunung Jati (119B) relasi Semarang Tawang-Gambir: Bagi kamu yang datang dari Semarang dan biasanya turun di Jatinegara, kini kamu harus melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Gambir. Perubahan ini tentu memerlukan penyesuaian moda transportasi lanjutanmu.
  5. KA Cakrabuana (121B) relasi Purwokerto-Gambir: Kereta yang menghubungkan Purwokerto dengan Gambir ini juga masuk dalam daftar. Penumpang dari wilayah Jawa Tengah bagian barat yang menuju Jakarta kini hanya akan dilayani hingga Stasiun Gambir.
  6. KA Parahyangan (137B) relasi Bandung-Gambir: Kereta favorit bagi para komuter Bandung-Jakarta ini juga mengalami perubahan. Pemberhentian di Jatinegara akan dihapus, sehingga Stasiun Gambir akan menjadi satu-satunya tujuan akhir di Jakarta bagi penumpang KA Parahyangan ini.

Perubahan ini menunjukkan bahwa PT KAI terus berupaya mengoptimalkan rute dan layanan. Meskipun mungkin terasa kurang nyaman bagi sebagian penumpang, langkah ini diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang lebih efisien dan tepat waktu secara keseluruhan.

Perubahan Pola Perhentian untuk Keberangkatan dari Daop 1 Jakarta

Selain penghapusan pemberhentian di Stasiun Jatinegara, PT KAI Daop 1 Jakarta juga menerapkan perubahan pola perhentian untuk beberapa kereta api yang berangkat dari wilayahnya. Ini berarti ada beberapa stasiun yang sebelumnya menjadi titik naik-turun penumpang, kini tidak lagi melayani. Salah satu contoh penting adalah:

KA Fajar Utama Yogyakarta (110B) relasi Pasar Senen-Yogyakarta:
Sebelum 1 Desember 2025, KA Fajar Utama Yogyakarta ini biasanya berhenti di Stasiun Bekasi, Karawang, dan Cikampek untuk melayani naik-turun penumpang. Namun, setelah tanggal tersebut, pola perhentiannya akan berubah.

Mulai 1 Desember 2025, KA Fajar Utama Yogyakarta hanya akan berhenti di Stasiun Bekasi dan Karawang untuk naik-turun penumpang. Stasiun Cikampek tidak lagi menjadi pemberhentian untuk kereta ini. Selanjutnya, kereta akan berhenti di Stasiun Haurgelis, Terisi, Jatibarang, Cirebon, Ciledug, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates, dan tiba di Yogyakarta.

Perubahan ini sangat krusial bagi kamu yang biasa naik atau turun di Stasiun Cikampek menggunakan KA Fajar Utama Yogyakarta. Kamu perlu mencari alternatif stasiun lain seperti Karawang atau Bekasi, atau memilih jadwal kereta lain yang masih melayani Cikampek.

Dampak pada Waktu Tempuh dan Efisiensi Operasi

PT KAI juga menyebutkan bahwa akan ada selisih waktu tempuh (WT) berdasarkan penyesuaian perjalanan ini. Namun, kamu tidak perlu khawatir berlebihan. Rata-rata perubahan waktu tempuh ini kurang dari 10 menit dan tidak berdampak signifikan terhadap jadwal keseluruhan.

Penyesuaian pola operasi ini dilakukan dalam rangka memastikan keselamatan perjalanan, meningkatkan efisiensi operasi, dan memaksimalkan kelancaran arus kedatangan serta keberangkatan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta. Dengan mengurangi jumlah pemberhentian di stasiun tertentu, KAI berharap dapat memangkas waktu perjalanan dan mengurangi potensi keterlambatan. Ini adalah bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pentingnya Penyesuaian dan Imbauan PT KAI

Mengingat perubahan yang cukup mendasar ini, Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, berharap calon penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanannya. Perubahan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Desember 2025, jadi ada waktu untuk mempersiapkan diri.

Ixfan juga mengimbau calon penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal terbaru. Kamu bisa mengeceknya melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, atau kanal informasi resmi lainnya. Jangan sampai ketinggalan informasi penting ini, ya!

Mengapa Perubahan Ini Penting untuk Kamu?

Perubahan jadwal dan pola perhentian kereta api mungkin terasa merepotkan pada awalnya. Namun, langkah ini memiliki tujuan jangka panjang yang baik. Dengan penyesuaian ini, PT KAI berusaha menciptakan sistem transportasi kereta api yang lebih handal dan efisien.

Ini berarti, meskipun kamu mungkin perlu sedikit beradaptasi dengan stasiun keberangkatan atau kedatangan yang berbeda, pada akhirnya kamu akan menikmati perjalanan yang lebih lancar dan tepat waktu. KAI berkomitmen untuk terus berinovasi demi kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang.

Tips untuk Penumpang KAJJ Menghadapi Perubahan Ini

Agar perjalananmu tetap nyaman dan tanpa kendala, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

  1. Selalu Cek Jadwal Terbaru: Ini adalah kunci utama. Sebelum membeli tiket atau berangkat ke stasiun, pastikan kamu sudah mengecek jadwal terbaru melalui aplikasi Access by KAI atau situs web resmi KAI.
  2. Gunakan Aplikasi Access by KAI: Aplikasi ini sangat berguna untuk mendapatkan informasi real-time mengenai jadwal, ketersediaan tiket, hingga perubahan-perubahan penting.
  3. Perhatikan Stasiun Keberangkatan/Kedatangan: Pastikan kamu tahu persis di stasiun mana kereta yang kamu tumpangi akan berhenti atau berangkat. Jangan sampai salah stasiun, apalagi jika kamu terburu-buru.
  4. Datang Lebih Awal: Dengan adanya perubahan, ada baiknya kamu datang lebih awal ke stasiun. Ini memberimu waktu lebih untuk mencari informasi, menyesuaikan diri, atau bahkan mencari alternatif transportasi jika diperlukan.
  5. Manfaatkan Fitur Informasi KAI: Jika ada keraguan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas KAI di stasiun atau menghubungi pusat layanan pelanggan KAI. Mereka akan dengan senang hati membantu memberikan informasi yang akurat.

Perubahan adalah bagian dari upaya peningkatan layanan. Dengan memahami dan menyesuaikan diri, kamu bisa tetap menikmati perjalanan kereta api yang aman dan nyaman. Jadi, jangan lupa catat tanggalnya dan cek ulang jadwal perjalananmu!

banner 325x300