Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Geger Penemuan 2 Kerangka di Bekas Gedung ACC Kwitang, Terkait Demo Maut 2025?

geger penemuan 2 kerangka di bekas gedung acc kwitang terkait demo maut 2025 portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta digegerkan dengan penemuan dua kerangka manusia di bekas gedung kantor PT Astra Credit Companies (ACC) di Kwitang, Jakarta Pusat. Kabar ini sontak memicu spekulasi dan pertanyaan besar di tengah masyarakat, terutama mengingat sejarah kelam lokasi tersebut.

Lokasi penemuan yang merupakan bangunan terbengkalai pasca-kebakaran akibat aksi demonstrasi pada 29 Agustus 2025 silam, menambah lapisan misteri pada kasus ini. Pihak berwenang kini berupaya keras mengungkap identitas korban dan penyebab kematian mereka yang masih menjadi teka-teki.

banner 325x300

ACC Sampaikan Duka Cita dan Siap Bantu Penyelidikan

PT Astra Credit Companies (ACC) segera menyampaikan keprihatinan mendalam dan duka cita atas penemuan tragis ini. Perusahaan berharap kepolisian dapat segera mengidentifikasi korban agar keluarga dapat menemukan kejelasan.

EVP Corporate Communication ACC, Riadi Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu proses bagi keluarga yang kehilangan. "ACC turut prihatin atas peristiwa penemuan dua jenazah di bekas gedung ACC Kwitang dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengidentifikasi korban secepatnya," ujarnya pada Sabtu (1/11).

Riadi juga menambahkan, "ACC mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga dari kedua korban tersebut." Pernyataan ini menunjukkan empati perusahaan terhadap insiden memilukan yang terjadi di bekas properti mereka.

Gedung Kosong Sejak Kebakaran Hebat 2025

Gedung ACC Kwitang, tempat penemuan kerangka, ternyata sudah lama tidak digunakan. Bangunan tersebut kosong sejak mengalami kebakaran parah pasca-aksi demonstrasi pada 29 Agustus 2025. Peristiwa itu meninggalkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan.

Menurut Riadi, kondisi gedung yang rusak parah membuatnya tidak aman dan berpotensi membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, seluruh operasional kantor cabang telah dipindahkan ke lokasi lain jauh sebelum insiden ini terjadi.

"Setelah aksi demo yang menimbulkan kebakaran tanggal 29 Agustus 2025, Gedung ACC Kwitang dalam keadaan kosong dan tidak dipergunakan lagi," jelas Riadi. Ini menegaskan bahwa tidak ada aktivitas resmi di dalam maupun luar gedung selama periode tersebut, menjadikannya bangunan yang terbengkalai.

Kronologi Penemuan yang Mengejutkan

Penemuan dua kerangka manusia ini bermula dari aktivitas rutin pihak vendor yang ditugaskan oleh ACC. Mereka sedang melakukan pengecekan struktur bangunan pada Kamis (30/10) silam, sebagai bagian dari rencana evaluasi kondisi gedung.

Saat pemeriksaan berlangsung, tim teknis menemukan dugaan jenazah di salah satu bagian bangunan yang terbakar. Tanpa menunda, temuan mengejutkan ini segera dilaporkan kepada manajemen perusahaan, yang kemudian langsung mengambil tindakan.

"Pada waktu pihak vendor sedang melakukan proses pengecekan struktur bangunan ACC Kwitang tanggal 30 Oktober 2025, kami mendapatkan informasi bahwa ditemukan diduga jenazah pada salah satu bagian gedung," ungkap Riadi. Informasi krusial ini kemudian diteruskan ke Polres Jakarta Pusat untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi Bergerak Cepat, Olah TKP dan Uji Forensik

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro membenarkan penemuan mengerikan ini. Dua kerangka manusia ditemukan di lantai dua gedung administrasi ACC Kwitang, lokasi yang sebelumnya sulit dijangkau.

Temuan tersebut, kata Susatyo, berasal dari laporan tim teknis yang tengah memeriksa struktur gedung untuk renovasi. Polisi langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal.

Kedua kerangka tersebut telah dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik. Proses ini termasuk pengambilan sampel DNA, yang diharapkan dapat mengungkap identitas korban dan memberikan petunjuk penting.

"Hasil olah TKP ditemukan dua kerangka manusia yang tertimbun plafon yang terbakar. Kami masih menunggu hasil dari tim Kedokteran Forensik RS Polri," kata Susatyo, Jumat (31/10). Perkembangan hasil forensik ini akan sangat menentukan arah penyelidikan.

Menguak Misteri Hilangnya Reno dan Farhan

Salah satu spekulasi terbesar yang mencuat adalah kemungkinan keterkaitan kerangka ini dengan dua orang yang dilaporkan hilang. Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid diketahui menghilang sejak aksi demonstrasi akhir Agustus lalu.

Polisi belum dapat memastikan kaitan tersebut, namun pihak keluarga keduanya telah diminta menjalani tes DNA. Ini adalah langkah krusial untuk proses identifikasi yang akurat dan memastikan apakah ada hubungan antara kerangka dengan orang hilang.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengonfirmasi bahwa proses observasi dan uji forensik DNA sedang dilakukan. "Saat ini kepolisian sedang melakukan tahap observasi dan uji forensik DNA dari tulang belulang tersebut oleh pihak kepolisian," ujarnya.

DNA dari kerangka akan dicocokkan dengan sampel dari keluarga Farhan dan Reno. Jane menambahkan, hasil akhir identifikasi akan menjadi dasar untuk memastikan keterkaitan antara temuan tersebut dengan laporan orang hilang.

"Tidak diketahui secara pasti apakah ada kaitan dengan Farhan dan Reno sampai hasil forensik keluar," tegas Jane, menekankan pentingnya menunggu hasil ilmiah yang valid sebelum membuat kesimpulan.

Dukungan Penuh ACC untuk Penyelidikan

ACC menegaskan kembali dukungannya penuh kepada pihak kepolisian dalam proses penyelidikan. Perusahaan membuka akses seluas-luasnya terhadap seluruh area bangunan yang terbengkalai tersebut.

Ini dilakukan demi kepentingan investigasi, agar kepolisian dapat bekerja tanpa hambatan dan mengumpulkan semua informasi yang dibutuhkan. "Perusahaan memberikan akses seluas-luasnya kepada pihak kepolisian untuk penanganan selanjutnya," kata Riadi.

ACC berharap informasi yang diberikan kepada kepolisian dapat mendukung proses selanjutnya. Tujuannya adalah membantu keluarga korban mendapatkan kejelasan dan keadilan atas insiden tragis ini.

Menanti Titik Terang dari Kasus Mengerikan Ini

Penemuan dua kerangka manusia di bekas gedung ACC Kwitang ini telah menjadi perhatian publik yang luas. Terlebih, bangunan tersebut memiliki sejarah kelam terkait demonstrasi besar pada Agustus 2025, yang memicu banyak pertanyaan.

Masyarakat menanti dengan cemas hasil pemeriksaan forensik yang akan mengungkap identitas korban. Selain itu, publik juga berharap terungkapnya kemungkinan keterkaitan dengan peristiwa demonstrasi sebelumnya, yang bisa menjadi kunci dalam memecahkan misteri ini.

Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya kejelasan dan keadilan bagi setiap individu yang menjadi korban. Semua pihak berharap misteri di balik dua kerangka ini segera terpecahkan, membawa ketenangan bagi keluarga yang berduka dan menjawab pertanyaan publik.

banner 325x300