Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Gebrakan Sumpah Pemuda ke-97: Pertamina Panggil Anak Muda Jadi ‘Penentu’ Energi Masa Depan, Ada Pesan Penting dari Dirut!

gebrakan sumpah pemuda ke 97 pertamina panggil anak muda jadi penentu energi masa depan ada pesan penting dari dirut portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pada Selasa, 28 Oktober 2025, suasana Kantor Pusat PT Pertamina (Persero) di Jakarta Pusat terasa begitu khidmat namun penuh semangat. Seluruh jajaran Direksi, Komisaris, manajemen, hingga ribuan Perwira Pertamina Group berkumpul untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97. Upacara yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah penegasan komitmen Pertamina terhadap masa depan bangsa, khususnya peran generasi muda.

Semangat Sumpah Pemuda yang Relevan di Era Modern

banner 325x300

Dalam amanatnya, Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tetap relevan dan menjadi pengingat penting bagi setiap insan Pertamina. Ini adalah momentum untuk terus berkontribusi, membawa nama baik Indonesia, dan mengukir prestasi di kancah global. Semangat persatuan dan perjuangan para pemuda di tahun 1928 kini bertransformasi menjadi dorongan untuk inovasi dan keberanian.

"Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran," tegas Simon, mengutip amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Pesan ini bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan sebuah panggilan untuk bertransformasi. Semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak, Indonesia tidak boleh kalah dalam persaingan global, terutama di sektor energi.

Bukan Lagi Bambu Runcing, Tapi Ilmu dan Inovasi

Perubahan zaman menuntut adaptasi. Jika dulu bambu runcing menjadi simbol perlawanan fisik, kini "senjata" utama adalah ilmu pengetahuan, kerja keras tanpa henti, dan integritas yang tinggi. Pertamina, sebagai tulang punggung energi nasional, memahami betul bahwa kemajuan tidak bisa dicapai tanpa ketiga pilar tersebut. Generasi muda Pertamina, atau yang akrab disebut Perwira, diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengaplikasikan nilai-nilai ini.

Mereka adalah agen perubahan yang akan membawa Pertamina dan Indonesia menuju era energi yang lebih maju dan berkelanjutan. Dengan semangat Sumpah Pemuda, setiap tantangan di bidang energi harus dihadapi dengan solusi inovatif dan keberanian mengambil risiko. Ini adalah misi yang membutuhkan dedikasi dan visi jauh ke depan, melampaui batas-batas konvensional.

Anak Muda, Bukan Pelengkap Sejarah, Tapi Penentu Arah!

Simon Aloysius Mantiri juga tak lupa mengingatkan pentingnya peran generasi muda untuk berani bermimpi besar dan tidak gentar menghadapi tantangan. Ia mengutip pesan inspiratif dari Presiden Prabowo Subianto yang selalu mendorong anak muda Indonesia untuk menjadi penggerak perubahan. "Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, Kalian adalah penentu sejarah berikutnya," ucapnya, menyulut semangat para Perwira Pertamina.

Pesan ini bukan sekadar motivasi, melainkan sebuah penugasan. Generasi muda Indonesia, khususnya mereka yang berkarya di Pertamina, memiliki peran krusial dalam menentukan arah pengembangan energi nasional di masa depan. Mereka adalah arsitek yang akan merancang blueprint energi Indonesia untuk puluhan tahun mendatang, memastikan kedaulatan dan kemandirian energi bangsa.

Peran Vital Perwira Pertamina dalam Transisi Energi

Dalam konteks Pertamina sebagai perusahaan energi milik negara, Simon mendorong seluruh Perwira untuk menjadi teladan dalam perubahan dan inovasi. Terutama dalam menghadapi tantangan transisi energi yang berkelanjutan, peran mereka sangat sentral. Ini bukan hanya tentang mengelola sumber daya yang ada, tetapi juga tentang menciptakan solusi energi baru yang ramah lingkungan dan efisien.

"Perwira Pertamina harus menjadi pionir dalam perubahan. Jadilah pemuda yang berani mengambil peran, mempercepat transformasi energi untuk mendukung kemandirian energi, dan menghadirkan solusi energi berkelanjutan bagi negeri," pungkas Simon. Di tangan generasi muda inilah, masa depan energi Indonesia akan ditentukan. Mereka adalah kunci untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang mandiri energi dan berkontribusi pada keberlanjutan global.

Pertamina dan Komitmen Menuju Energi Berkelanjutan

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina tidak hanya berhenti pada retorika. Perusahaan ini telah berkomitmen penuh untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang dicanangkan pemerintah. Berbagai inisiatif transisi energi telah dan akan terus digulirkan, mulai dari pengembangan energi baru terbarukan, efisiensi energi, hingga teknologi penangkapan karbon.

Program-program ini tidak berjalan sendiri, melainkan diselaraskan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selain itu, penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) menjadi landasan di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan. Ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Target Net Zero Emission 2060: Sebuah Misi Nasional

Mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 adalah misi yang ambisius, namun sangat penting bagi masa depan bumi dan generasi mendatang. Pertamina menyadari bahwa sebagai entitas energi terbesar di Indonesia, tanggung jawabnya sangat besar. Oleh karena itu, investasi dalam riset dan pengembangan teknologi hijau menjadi prioritas.

Keterlibatan aktif generasi muda Pertamina dalam proyek-proyek inovatif ini sangat diharapkan. Dari pengembangan biofuel, hidrogen hijau, hingga pemanfaatan panas bumi, setiap langkah kecil yang diambil oleh Perwira Pertamina akan berkontribusi besar pada pencapaian target NZE 2060. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk tidak hanya bekerja, tetapi juga berinovasi dan meninggalkan warisan berharga bagi bangsa.

Masa Depan Energi Indonesia Ada di Tanganmu!

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Pertamina adalah pengingat bahwa semangat persatuan dan kemajuan adalah kunci. Simon Aloysius Mantiri telah memberikan amanat yang jelas: generasi muda adalah penentu. Mereka adalah harapan bangsa untuk membawa Indonesia menjadi pemain utama di panggung energi global, dengan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

Ini adalah panggilan untuk setiap anak muda Indonesia, khususnya para Perwira Pertamina, untuk tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi menjadi aktor utama yang menuliskan babak baru. Dengan ilmu, kerja keras, kejujuran, dan keberanian bermimpi besar, masa depan energi Indonesia yang cerah dan mandiri akan terwujud. Di tanganmu, masa depan energi Indonesia ditentukan. Siapkah kamu menyambut tantangan ini?

banner 325x300