banner 728x250

Gak Main-Main! UMKM Indonesia Raup Triliunan Rupiah dari Ekspor, Produk Lokal Mendunia!

gak main main umkm indonesia raup triliunan rupiah dari ekspor produk lokal mendunia portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang digagas Kementerian Perdagangan (Kemendag) benar-benar menunjukkan taringnya. Sejak Januari 2025, program ini berhasil mencetak capaian yang luar biasa, membuktikan potensi besar UMKM Indonesia di kancah global.

Hingga Oktober 2025, kegiatan penjajakan bisnis atau business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer mancanegara telah membukukan transaksi fantastis. Angkanya mencapai US$130,17 juta, atau setara dengan Rp2,17 triliun! Ini adalah bukti nyata bahwa produk lokal kita mampu bersaing di pasar internasional.

banner 325x300

Sukses Besar Program UMKM BISA Ekspor

Nilai transaksi triliunan rupiah ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata dari kualitas dan daya saing produk-produk UMKM tanah air. Rinciannya, ada purchase order (PO) senilai US$56,99 juta yang sudah pasti, dan potensi transaksi yang tak kalah menggiurkan sebesar US$73,18 juta.

Ini menunjukkan bahwa produk lokal kita tidak hanya diminati, tetapi juga memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan merambah pasar internasional. Program UMKM BISA Ekspor menjadi jembatan penting bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Apresiasi Mendag Budi Santoso: Bukti Kualitas Produk Lokal

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa angka tersebut adalah bukti konkret minat berkelanjutan dari buyer asing terhadap produk-produk Indonesia.

"Transaksi business matching UMKM dalam Program UMKM BISA Ekspor telah mencapai US$130,17 juta. Nilai ini menggambarkan konsistensi minat buyer terhadap produk Indonesia," ujar Busan dikutip Senin (10/11). Ia menambahkan, ini juga merefleksikan kemampuan produk UMKM lokal dalam merambah pasar ekspor.

Busan juga menyoroti bagaimana capaian ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kualitas dan inovasi produk UMKM Indonesia semakin diakui, membuka jalan bagi ekspansi yang lebih luas di masa depan. Ini adalah momentum emas bagi UMKM untuk terus berani berinovasi.

Ratusan Business Matching, Ribuan Peluang Baru

Pencapaian gemilang ini tentu tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras dan strategi yang matang. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat ada 542 kegiatan business matching yang intensif. Ini adalah upaya serius untuk mempertemukan produk UMKM dengan pasar yang tepat.

Dari jumlah tersebut, 348 di antaranya merupakan kurasi produk UMKM oleh perwakilan perdagangan RI di luar negeri, atau yang dikenal sebagai pitching. Proses ini memastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan standar dan kebutuhan pasar internasional.

Sementara itu, 194 pertemuan langsung dengan buyer mancanegara berhasil difasilitasi, membuka pintu bagi ribuan peluang baru. Setiap pertemuan adalah kesempatan bagi UMKM untuk mempresentasikan keunggulan produk mereka dan menjalin koneksi bisnis yang berharga.

Momen Emas di Bulan Oktober: TEI 2025 Jadi Kunci

Bulan Oktober 2025 sendiri menyumbang angka yang sangat signifikan dalam total transaksi, dengan total US$21,35 juta. Angka ini terdiri dari PO senilai US$1,03 juta dan potensi transaksi sebesar US$20,32 juta, menunjukkan dinamika pasar yang positif.

Peran pameran dagang terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, yang digelar pada 15-19 Oktober lalu, sangat krusial dalam mendongkrak capaian ini. TEI menjadi panggung prestisius bagi UMKM untuk unjuk gigi di hadapan dunia.

Sebanyak 34 UMKM berpartisipasi dalam business matching secara daring, menunjukkan adaptasi terhadap teknologi dan jangkauan yang lebih luas. Tak ketinggalan, 26 UMKM lainnya hadir secara tatap muka di TEI 2025 yang berlokasi di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, merasakan langsung interaksi dengan buyer.

Selama Oktober 2025, sesi business matching di TEI berhasil mempertemukan UMKM dengan 34 buyer dari 21 negara. Pertemuan ini dilakukan baik secara daring maupun tatap muka, semuanya demi mencari produk-produk unggulan Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi.

Produk-Produk Unggulan yang Laris Manis

Lalu, produk apa saja yang paling diminati oleh para buyer internasional? Menurut Busan, sektor-sektor yang menjadi primadona antara lain fesyen, kerajinan tangan, furnitur, kopi, lada, jahe, hingga boga bahari beku. Ini menunjukkan keberagaman produk Indonesia yang mampu menarik perhatian global.

Produk fesyen dan kerajinan tangan Indonesia dikenal dengan keunikan desain dan nilai budayanya, menjadikannya daya tarik tersendiri. Sementara itu, furnitur lokal juga tak kalah bersaing dengan kualitas kayu dan pengerjaan yang halus.

Untuk komoditas pangan, kopi Indonesia sudah lama mendunia, dan kini lada serta jahe juga mulai mendapatkan tempat di pasar ekspor. Tak ketinggalan, boga bahari beku menunjukkan potensi besar mengingat kekayaan laut Indonesia yang melimpah. Keberagaman produk ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi yang sangat luas, dari hulu ke hilir. Kualitas dan keunikan produk lokal menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak oleh pasar global.

Kolaborasi Kuat untuk UMKM Mendunia

Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang solid. Sejumlah pembina UMKM turut berpartisipasi aktif dalam Program UMKM BISA Ekspor periode Oktober 2025, membentuk ekosistem yang mendukung.

Mereka adalah Pertamina, Bank Negara Indonesia (BNI), Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), serta dinas-dinas perindustrian dan perdagangan dari berbagai provinsi seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bangka Belitung, dan Cirebon. Dukungan ini sangat vital dalam memberikan bimbingan dan fasilitas.

Tak hanya itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Jakarta Muslim Fashion Week, dan Export Center juga turut ambil bagian dalam upaya kolosal ini. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan lembaga lainnya menjadi kunci utama dalam mendorong UMKM naik kelas dan mendunia, dari pelatihan hingga akses pasar.

Capaian triliunan rupiah ini adalah angin segar bagi perekonomian nasional dan bukti nyata bahwa UMKM Indonesia memiliki daya saing global. Dengan inovasi dan adaptasi yang terus berjalan, bukan tidak mungkin angka ini akan terus melonjak di masa mendatang, membawa lebih banyak produk lokal ke pasar internasional.

Program UMKM BISA Ekspor bukan hanya sekadar program, melainkan sebuah gerakan yang memberdayakan, membuka jalan, dan menginspirasi para pelaku usaha kecil menengah untuk berani bermimpi besar. Masa depan ekspor Indonesia ada di tangan mereka, para pahlawan ekonomi yang siap mendunia!

banner 325x300