Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Bukan Cuma Modal! BRI Ungkap Jurus Jitu Bikin Ratusan UMKM ‘Naik Kelas’ dan Mendunia

bukan cuma modal bri ungkap jurus jitu bikin ratusan umkm naik kelas dan mendunia portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menunjukkan komitmennya yang tak main-main dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Kali ini, BRI memboyong 720 UMKM binaan mereka untuk unjuk gigi di panggung besar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro.

Acara akbar yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM ini berlangsung meriah pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Total ada 1.200 pelaku usaha mikro dari berbagai penjuru daerah yang berkumpul, siap meraih kesempatan emas untuk berkembang dan bersaing.

banner 325x300

Festival Akbar untuk UMKM Berdaya

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dalam sambutannya menegaskan bahwa festival ini dirancang khusus untuk mempermudah akses legalitas, perlindungan usaha, dan pembiayaan bagi UMKM. Tak hanya itu, peningkatan literasi keuangan juga menjadi fokus utama agar pelaku usaha semakin cerdas mengelola bisnisnya di era digital.

"Pemerintah, melalui Kementerian UMKM, tak henti berupaya menghadirkan program nyata untuk memperkuat sektor usaha mikro," ujar Helvi. Ia menambahkan, festival ini adalah langkah konkret untuk menyediakan layanan terpadu, memungkinkan UMKM langsung mengakses berbagai fasilitas penting yang selama ini mungkin sulit dijangkau.

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro sendiri merupakan pusat layanan terpadu yang sangat strategis. Ini adalah jembatan emas bagi pelaku usaha mikro untuk mendapatkan legalitas, perlindungan hukum, dan fasilitas pemerintah yang sebelumnya terasa rumit dan memakan waktu.

Acara ini telah digelar di berbagai daerah, selalu berhasil menarik ribuan pelaku usaha mikro yang selama ini berjuang dengan berbagai keterbatasan. Kehadiran festival ini seolah menjadi angin segar, membuka banyak pintu kesempatan dan harapan baru bagi mereka.

Mengatasi Tantangan, Meraih Peluang

Sebelumnya, banyak UMKM menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesulitan mengurus izin usaha, kurangnya perlindungan merek, hingga minimnya akses ke sumber pembiayaan yang terpercaya. Hal ini seringkali membuat mereka sulit bersaing dan mengembangkan potensi bisnisnya.

Festival ini hadir sebagai solusi komprehensif, memangkas birokrasi dan mendekatkan layanan vital langsung ke tangan pelaku usaha. Dengan demikian, UMKM bisa fokus pada inovasi produk dan strategi pemasaran, tanpa terbebani masalah administratif yang berlarut-larut.

Manfaat Nyata yang Bikin UMKM Auto-Sukses

Bagi para pengusaha UMKM, manfaat dari festival ini sangatlah nyata dan langsung terasa dampaknya. Bayangkan saja, mereka bisa dengan mudah memperoleh legalitas usaha, yang sebelumnya mungkin terasa rumit dan mahal, kini menjadi lebih sederhana.

Selain itu, perlindungan merek dan produk juga menjadi prioritas, memastikan inovasi mereka aman dari penjiplakan dan persaingan tidak sehat. Ini tentu saja akan meningkatkan daya saing di pasar, baik lokal maupun nasional, serta membangun kepercayaan konsumen yang lebih tinggi terhadap produk mereka.

Akses pembiayaan yang lebih mudah juga menjadi magnet utama, membuka peluang bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya tanpa terhambat modal. Tak berhenti di situ, festival ini juga menjadi ajang networking yang luar biasa, membuka peluang kemitraan baru dan bahkan potensi ekspor ke pasar global yang lebih luas.

Dengan semakin banyaknya pelaku usaha mikro yang mendapatkan legalitas dan pendampingan, harapan besar pun tersemat. UMKM Indonesia diharapkan tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan ketat, tetapi juga berdaya saing secara berkelanjutan, siap menembus pasar nasional hingga global.

BRI: Rumah Besar bagi UMKM, Siap Mendunia!

Dalam ajang bergengsi ini, BRI turut mengambil peran sentral dengan menghadirkan para pelaku UMKM binaannya. Mereka diberi panggung istimewa untuk tampil, memperkenalkan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat luas, dan menjaring pelanggan baru yang potensial.

Festival ini bukan sekadar ajang promosi semata, melainkan juga wadah edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan yang komprehensif. BRI ingin mendorong para pelaku usaha untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga kapasitas, inovasi, dan manajemen bisnis yang lebih baik.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa BRI tak pernah berhenti memperkuat ekosistem pembiayaan mikro. Caranya? Dengan dukungan teknologi canggih, edukasi berkelanjutan, serta kemudahan akses layanan perbankan yang makin inklusif dan relevan dengan kebutuhan UMKM masa kini.

Melalui keikutsertaan UMKM binaan dalam festival ini, BRI punya visi besar. Mereka berharap dapat membangun ekosistem usaha mikro yang kuat, tangguh, dan adaptif terhadap setiap perubahan zaman, termasuk tantangan ekonomi global dan tren pasar yang dinamis.

"Sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama rakyat, BRI konsisten untuk menjadi rumah besar bagi pengusaha UMKM," tegas Akhmad. Ia menambahkan, BRI ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha, sekecil apa pun skalanya, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan naik kelas, meraih kesuksesan yang lebih besar.

KUR BRI: Bukan Sekadar Pinjaman, Tapi Gerbang Pemberdayaan

Akhmad Purwakajaya juga membeberkan data menarik terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang menjadi tulang punggung dukungan mereka. Hingga September 2025, BRI telah mencatat penyaluran KUR sebesar Rp130,2 triliun. Angka fantastis ini disalurkan kepada 2,8 juta debitur.

Capaian tersebut setara dengan 74,40% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 yang mencapai Rp175 triliun. Ini menunjukkan betapa masifnya dukungan BRI terhadap sektor UMKM di seluruh pelosok negeri, menjangkau hingga ke daerah-daerah terpencil.

Penyaluran KUR BRI hingga akhir September 2025 tetap didominasi oleh sektor produksi, yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Sektor ini mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,31% dari total penyaluran.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp58,37 triliun, atau setara 44,83% dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian impresif ini jelas merefleksikan komitmen kuat BRI dalam memperkuat sektor riil dan menjaga ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Program KUR BRI bukan sekadar pembiayaan semata, tetapi juga sarana pemberdayaan yang holistik dan berkelanjutan. Melalui pendampingan usaha yang intensif, pelatihan digital yang relevan, dan integrasi ke dalam ekosistem yang lebih luas, BRI berupaya agar UMKM tidak hanya memperoleh modal.

Lebih dari itu, UMKM juga mendapatkan nilai tambah signifikan dalam hal kapasitas usaha dan literasi keuangan. Mereka diajari bagaimana mengelola keuangan, memanfaatkan teknologi untuk pemasaran, dan memperluas jaringan bisnis agar mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Masa Depan UMKM Indonesia Bersama BRI

"Kami berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra utama bagi pelaku usaha mikro," imbuh Akhmad. BRI menyediakan akses pembiayaan yang mudah, perlindungan dari risiko usaha melalui asuransi mikro yang terjangkau, serta mendorong transformasi digital agar UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga kancah internasional.

Dengan dukungan penuh dari BRI dan pemerintah, masa depan UMKM Indonesia tampak semakin cerah dan penuh potensi. Mereka tidak hanya akan menjadi pilar ekonomi yang kokoh, tetapi juga kekuatan baru yang mampu bersaing di kancah global, membawa nama baik Indonesia.

Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi, komitmen, dan inovasi bisa membawa perubahan besar dan berkelanjutan bagi jutaan pelaku usaha. BRI membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, dukungan yang konsisten, dan semangat pemberdayaan, UMKM Indonesia siap ‘naik kelas’ dan menjadi kebanggaan bangsa.

banner 325x300