Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

BRI Sabet Penghargaan GCG Terbaik dari IICD: Bukti Nyata Bank Paling Tangguh dan Terpercaya di Indonesia!

bri sabet penghargaan gcg terbaik dari iicd bukti nyata bank paling tangguh dan terpercaya di indonesia portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menorehkan prestasi gemilang, menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka dengan tata kelola perusahaan terbaik. Apresiasi bergengsi ini datang dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), yang menobatkan BRI sebagai salah satu dari Top 50 BigCap Public Listed Companies (PLCs) dengan implementasi Good Corporate Governance (GCG) paling unggul.

Penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan cerminan dari komitmen BRI yang tak pernah padam dalam menjalankan bisnis dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas tinggi. Pencapaian ini dirayakan dalam ajang The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025, sebuah forum bergengsi yang digelar di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, pada tanggal 15 September lalu.

banner 325x300

BRI Dinobatkan Sebagai Top 50 Emiten GCG Terbaik

Dalam acara tersebut, BRI secara resmi diakui sebagai salah satu dari 50 perusahaan publik berkapitalisasi besar yang paling konsisten dan kapabel dalam menerapkan praktik GCG. Ini adalah pengakuan atas upaya berkelanjutan BRI untuk memastikan setiap aspek operasionalnya berjalan sesuai standar tertinggi.

IICD, sebagai lembaga independen yang berfokus pada peningkatan kualitas tata kelola perusahaan di Indonesia, memberikan apresiasi ini kepada emiten-emiten yang dinilai memiliki fondasi GCG yang sehat. Hal ini mencakup prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, yang semuanya berorientasi pada keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Apa Itu Penghargaan GCG dari IICD dan Mengapa Penting?

Penghargaan GCG dari IICD bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah validasi penting terhadap kualitas manajemen dan operasional perusahaan. Bagi investor, pengakuan ini menjadi sinyal kuat bahwa BRI adalah entitas yang stabil, dapat dipercaya, dan memiliki risiko yang terkelola dengan baik. Ini tentu saja meningkatkan daya tarik investasi.

Bagi nasabah dan masyarakat luas, penghargaan ini menegaskan bahwa BRI adalah bank yang beroperasi dengan etika tinggi dan bertanggung jawab. GCG yang kuat memastikan bahwa keputusan bisnis dibuat secara transparan dan demi kepentingan semua pemangku kepentingan, bukan hanya segelintir pihak. Ini membangun kepercayaan yang tak ternilai harganya.

Metodologi Penilaian yang Ketat dan Independen

Proses penilaian untuk penghargaan ini dilakukan secara sangat ketat dan independen. IICD mengevaluasi 200 emiten publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebuah sampel yang cukup representatif untuk mengukur kualitas GCG di pasar modal Tanah Air.

Metodologi yang digunakan adalah ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2023, sebuah kerangka penilaian yang diakui secara regional dan internasional. ACGS mengevaluasi berbagai aspek tata kelola perusahaan, mulai dari hak-hak pemegang saham, perlakuan yang adil terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi, hingga tanggung jawab dewan direksi.

Penerapan standar ACGS memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan komprehensif, mencerminkan praktik terbaik dalam tata kelola perusahaan. Dengan demikian, masuknya BRI dalam daftar Top 50 Emiten BigCap adalah bukti nyata dari keunggulan dan konsistensi BRI dalam memenuhi standar global tersebut.

Komitmen BRI: Fondasi Bisnis Berintegritas dan Berkelanjutan

Menanggapi penghargaan ini, Direktur Human Capital & Compliance BRI, Ahmad Solichin Lutfiyanto, menyampaikan bahwa apresiasi ini menjadi dorongan positif yang signifikan bagi Perseroan. Ia menekankan bahwa pencapaian ini adalah buah dari upaya berkesinambungan BRI dalam mewujudkan bisnis yang berintegritas.

"Kami meyakini bahwa penerapan GCG bukan hanya kewajiban, tetapi juga fondasi untuk mendukung pertumbuhan usaha yang unggul dan berkelanjutan," ujar Solichin. Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi BRI yang melihat GCG sebagai pilar utama, bukan sekadar formalitas yang harus dipenuhi.

Menjaga Kepercayaan Publik dengan Prinsip GRC

Solichin menambahkan, penghargaan ini juga menjadi bukti konkret komitmen BRI untuk senantiasa menjaga standar tata kelola perusahaan dengan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC). GRC adalah kerangka kerja terintegrasi yang memastikan perusahaan beroperasi secara etis, mengelola risiko dengan efektif, dan mematuhi semua regulasi yang berlaku.

Penerapan GRC yang kuat sangat vital dalam mendukung langkah BRI untuk membangun bisnis yang tidak hanya berkelanjutan secara finansial, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik. Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan global, kepercayaan adalah aset tak ternilai yang membedakan perusahaan unggul dari yang lain.

"Kami akan terus menjaga konsistensi dalam mengedepankan tata kelola yang transparan dan akuntabel," tegas Solichin. Ia percaya bahwa keberhasilan jangka panjang sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja finansial semata, tetapi juga oleh komitmen kuat untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan sosial.

Membangun Ketahanan Bisnis di Tengah Dinamika Global

The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award 2025 sendiri mengusung tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini: "Building Resilience through Good Governance: Thriving in Turbulent Times". Tema ini menekankan betapa krusialnya tata kelola perusahaan yang kuat dalam memperkuat daya tahan bisnis di tengah berbagai gejolak dan ketidakpastian global.

Ketua Umum IICD sekaligus Ketua Umum Indonesian Institute for Public Governance (IIPG), Rudiantara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa praktik governansi yang baik dapat menjadi penopang utama bagi ketahanan perusahaan. Di era disrupsi dan perubahan yang cepat, perusahaan yang memiliki GCG solid akan lebih mampu beradaptasi dan bertahan.

Acara tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh penting yang memberikan wawasan berharga, antara lain Adrian Zuercher, CFA, selaku Co-Head Global Asset Allocation & Investment Management APAC dari UBS. Selain itu, perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan investor untuk menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan stabil.

Visi BRI: Perbankan Adaptif, Berdaya Saing, dan Inklusif

Penerapan prinsip GCG yang konsisten dan unggul ini diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan aspirasi besar BRI. Bank pelat merah ini memiliki visi untuk menjadi kelompok perbankan yang adaptif, berdaya saing tinggi, dan inklusif di kawasan regional.

Dengan fondasi tata kelola yang kuat, BRI tidak hanya siap menghadapi tantangan masa depan, tetapi juga mampu mengambil peran kepemimpinan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penghargaan ini adalah validasi bahwa BRI berada di jalur yang tepat, terus berinovasi sambil tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip tata kelola terbaik. Ini adalah kabar baik bagi seluruh pemangku kepentingan, menegaskan bahwa BRI adalah pilihan yang tepat untuk masa depan yang lebih cerah.

banner 325x300