Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan kabar mengejutkan dari kehidupan Britney Spears. Kali ini, mantan suaminya, Kevin Federline (K-Fed), melontarkan tuduhan yang cukup mengkhawatirkan. Dalam memoar terbarunya, K-Fed mengklaim bahwa Britney Spears kerap memandangi anak-anak mereka yang sedang tertidur lelap di tengah malam, sembari memegang pisau. Sebuah pengakuan yang sontak membuat publik bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?
Klaim Mengerikan dari Buku Memoar K-Fed
Pengakuan kontroversial ini terungkap dalam buku memoar Federline yang berjudul "You Thought You Knew." Diberitakan oleh The New York Times pada Selasa (14/10), klaim tersebut langsung menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat. Federline secara gamblang menceritakan momen-momen yang disebutnya sebagai kebiasaan aneh sang popstar.
"Kadang-kadang mereka terbangun di malam hari dan mendapati Britney berdiri diam di ambang pintu, memperhatikan mereka tidur — ‘Oh, kalian sudah bangun?’ — dengan pisau di tangannya," tulis Federline dalam bukunya. Ia menambahkan, "Lalu dia akan berbalik dan pergi tanpa penjelasan," seperti yang juga dilaporkan oleh New York Post. Bayangkan saja, terbangun di tengah malam dan melihat ibumu berdiri di ambang pintu dengan pisau di tangan. Momen yang pasti meninggalkan trauma mendalam bagi anak-anak.
Bukan Kali Pertama: Jejak Kontroversi Britney dengan Pisau
Klaim Federline ini semakin memanaskan suasana mengingat Britney Spears memang dikenal memiliki perangai yang kerap kali ganjil di mata publik. Beberapa waktu lalu, ia sempat mengunggah video di media sosial yang menampilkan dirinya menari-nari dengan pisau di tangan. Video tersebut tentu saja memicu kekhawatiran dan beragam spekulasi dari para penggemar dan pengamat.
Tak hanya itu, pada tahun 2022, adik Britney yang sempat lama terpisah, Jamie Lynn Spears, juga pernah membuat pengakuan serupa. Jamie Lynn mengklaim bahwa kakaknya itu pernah mengacungkan pisau kepadanya. Serangkaian insiden ini seolah membentuk pola, membuat tuduhan Federline terdengar lebih meyakinkan bagi sebagian orang, sekaligus menambah daftar panjang drama dalam kehidupan pribadi sang Princess of Pop.
Drama Hak Asuh dan Perang Dingin Keluarga yang Tak Berujung
Britney Spears dan Kevin Federline menikah pada tahun 2004, namun bahtera rumah tangga mereka kandas pada tahun 2007. Perceraian mereka diwarnai drama perebutan hak asuh yang sengit atas dua putra mereka, Sean Preston (kini berusia 20 tahun) dan Jayden James (kini berusia 19 tahun). Sejak saat itu, hubungan keduanya memang tidak pernah benar-benar harmonis, seringkali diwarnai ketegangan dan saling tuding.
Klaim terbaru ini tentu saja menjadi babak baru dalam perang dingin antara Britney dan K-Fed. Selama bertahun-tahun, publik telah menyaksikan pasang surut hubungan mereka, terutama terkait pengasuhan anak-anak. Pertanyaan besar yang muncul adalah, mengapa klaim ini baru diungkap sekarang, setelah sekian lama?
Reaksi Cepat Britney: Tuduhan Berbau Uang?
Tak butuh waktu lama bagi Britney Spears untuk menanggapi tuduhan Federline. Melalui perwakilannya, ia memberikan pernyataan kepada People pada Selasa (14/10). Pihak Britney Spears dengan tegas menyebut bahwa tuduhan tersebut dibuat setelah Spears tak lagi memberikan tunjangan anak kepada Federline. Sebuah pernyataan yang mengisyaratkan adanya motif finansial di balik pengungkapan memoar ini.
"Dengan berita dari buku Kevin yang tersebar, sekali lagi dia dan orang lain mengambil untung darinya, dan sayangnya itu terjadi setelah tunjangan anak Kevin berakhir," kata pihak Britney Spears. Mereka juga menambahkan, "Yang Britney pedulikan hanyalah anak-anaknya, Sean Preston dan Jayden James, dan kesejahteraan mereka selama sensasi ini. Britney merinci perjalanannya dalam memoarnya." Pernyataan ini jelas mencoba mengalihkan fokus dari klaim pisau ke dugaan eksploitasi finansial.
Akhir Tunjangan Anak, Awal Konflik Baru?
Poin mengenai tunjangan anak ini memang menjadi sorotan utama dalam tanggapan Britney. Saat Britney Spears dan Kevin Federline bercerai, mereka bersepakat bahwa penyanyi itu akan menafkahi anak mereka hingga berusia 18 tahun atau lulus SMA, tergantung mana yang lebih akhir. Namun, pada September 2024, Spears tetap memberikan uang nafkah kepada Jayden meskipun sudah berusia 18 tahun, karena Jayden masih bersekolah di Hawaii hingga akhir 2024.
Kini, seiring dengan anak-anak mereka yang sudah tak lagi bersekolah dan telah dewasa, Britney Spears secara hukum terlepas dari kewajiban memberikan tunjangan melalui Kevin Federline. Ini bukan kali pertama Federline mencoba meminta lebih banyak uang. Pada tahun 2018, ia pernah meminta tunjangan dinaikkan menjadi US$40 ribu untuk masing-masing anak. Mungkinkah pengungkapan memoar ini adalah upaya Federline untuk mendapatkan perhatian dan, secara tidak langsung, mencari sumber pendapatan baru setelah tunjangan anak berakhir?
Dampak pada Publik dan Citra Sang Bintang
Kabar ini tentu saja membuat geger media sosial. Para penggemar Britney Spears terpecah belah. Ada yang membela Britney dan menuduh Federline hanya mencari keuntungan. Namun, tidak sedikit pula yang merasa khawatir dan melihat klaim ini sebagai konfirmasi atas perilaku Britney yang dianggap tidak stabil. Citra Britney Spears, yang baru saja bebas dari konservatori dan mencoba membangun kembali hidupnya, kembali diuji.
Drama ini juga menyoroti kompleksitas masalah kesehatan mental yang seringkali dihadapi oleh selebriti, terutama mereka yang hidupnya terus-menerus disorot publik. Apapun kebenarannya, klaim ini telah menciptakan gelombang kekhawatiran dan simpati, sekaligus memicu perdebatan sengit di kalangan netizen.
Menanti Babak Selanjutnya dari Drama Tak Berujung
Klaim Kevin Federline dalam memoarnya ini jelas menambah daftar panjang kontroversi dalam kehidupan Britney Spears. Apakah ini hanya upaya K-Fed untuk meraih keuntungan dari nama besar Britney, ataukah ada kebenaran yang mengerikan di balik tuduhan tersebut? Hanya waktu yang akan menjawab.
Yang jelas, drama antara Britney Spears dan Kevin Federline tampaknya masih jauh dari kata usai. Publik akan terus menanti bagaimana kelanjutan dari saga ini, terutama bagaimana Britney akan menanggapi tuduhan ini lebih lanjut, dan bagaimana hal ini akan memengaruhi hubungannya dengan anak-anaknya di masa depan. Satu hal yang pasti, kehidupan sang Princess of Pop memang tak pernah sepi dari sorotan dan intrik.


















