Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Bukan Kaleng-Kaleng! Mahasiswi Ini Bongkar Rahasia Sukses Magang di 2 Perusahaan Top, Langsung Siap Kerja!

bukan kaleng kaleng mahasiswi ini bongkar rahasia sukses magang di 2 perusahaan top langsung siap kerja portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Di tengah persaingan dunia kerja yang kian ketat, pengalaman magang di perusahaan ternama seringkali menjadi kunci emas bagi mahasiswa untuk membuka gerbang karier impian. Kisah Ria Tribanowati, mahasiswi semester 7 Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI) dari Universitas Siber Indonesia, atau yang akrab disapa Cyber University, adalah bukti nyata dari pernyataan tersebut. Ia berhasil mengubah kesempatan magang menjadi bekal berharga yang tak ternilai.

Jembatan Emas Menuju Dunia Profesional

banner 325x300

Ria tidak hanya sekadar menjalani kewajiban akademik, melainkan memanfaatkan setiap detik magangnya sebagai investasi masa depan. Selama satu tahun penuh, ia berkesempatan mengasah kemampuan profesionalnya di dua entitas besar: PT BRIdge dan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) – bagian dari Pelindo Group. Pengalaman ini bukan hanya memperkaya CV-nya, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuannya secara holistik.

Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia, memang dikenal dengan kurikulumnya yang relevan dan berorientasi industri. Program magang yang terintegrasi dalam kurikulum akademik ini dirancang khusus untuk memastikan para mahasiswanya siap menghadapi tantangan nyata di lapangan kerja. Ria adalah salah satu contoh cemerlang bagaimana visi tersebut diwujudkan.

Setahun Penuh Tantangan dan Pembelajaran di PT BRIdge

Tujuh bulan pertama perjalanan magang Ria dihabiskan di Divisi Business Support PT BRIdge. Di sini, ia tidak hanya menjadi penonton, tetapi langsung terlibat aktif dalam berbagai proyek krusial yang menuntut ketelitian dan pemikiran strategis. Lingkungan kerja yang dinamis di PT BRIdge memberinya kesempatan untuk belajar langsung dari para profesional berpengalaman.

Menggali Potensi di Divisi Business Support

Salah satu proyek utama yang melibatkan Ria adalah redesain website perusahaan. Ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan juga melibatkan pemahaman mendalam tentang user experience dan branding. Ria turut berkontribusi dalam memastikan tampilan dan fungsionalitas website menjadi lebih menarik dan mudah diakses, sebuah keahlian yang sangat dicari di era digital saat ini.

Selain itu, Ria juga dipercaya sebagai fasilitator dalam asesmen kenaikan jabatan di sektor perbankan, khususnya Bank BRI. Peran ini menuntutnya untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan pemahaman tentang proses evaluasi kinerja karyawan. Ia belajar bagaimana mengelola dinamika kelompok dan memastikan asesmen berjalan lancar dan objektif, sebuah pengalaman berharga yang jarang didapatkan mahasiswa.

Tidak berhenti di situ, Ria juga berperan sebagai classkeeper dalam berbagai pelatihan dan training yang diadakan bersama lembaga perbankan ternama seperti BTN, Askrindo, dan BRI. Tugas ini memberinya wawasan luas tentang berbagai aspek industri keuangan dan perbankan, mulai dari operasional hingga pengembangan sumber daya manusia. Ia memastikan semua kebutuhan pelatihan terpenuhi, dari persiapan materi hingga logistik.

Di sela-sela kesibukan tersebut, Ria juga membantu dalam pengolahan data peserta asesmen. Kemampuan analisis data dan ketelitian menjadi sangat penting di sini. Ia juga turut serta dalam redesain materi pelatihan agar lebih menarik dan interaktif. Ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memberikan sentuhan kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan kualitas program.

Transformasi ke Dunia Quality Assurance di PT ILCS – Pelindo Group

Setelah menuntaskan masa magangnya yang intens di PT BRIdge, Ria melanjutkan petualangan profesionalnya di PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) – Pelindo Group. Kali ini, ia ditempatkan di Divisi Maritime Connectivity Hub, sebuah lingkungan yang berbeda namun tak kalah menantang. Di sini, fokusnya beralih ke ranah Quality Assurance (QA), sebuah bidang krusial dalam pengembangan sistem teknologi.

Menguji Sistem, Membangun Keahlian Teknis

Sebagai bagian dari tim QA, Ria belajar dan berkontribusi langsung dalam proses pengujian sistem. Ia terlibat dalam pembuatan scenario test dan test case, yang merupakan langkah fundamental untuk memastikan setiap fitur dan fungsi sistem bekerja sesuai harapan. Ini melatih kemampuan berpikir logis dan sistematisnya.

Ia juga melakukan uji responsivitas web, memastikan aplikasi dapat diakses dengan baik di berbagai perangkat dan ukuran layar, sebuah aspek penting dalam pengalaman pengguna modern. Validasi fitur pergantian bahasa juga menjadi bagian dari tugasnya, menunjukkan perhatian terhadap detail dan kemampuan sistem untuk melayani pengguna dari berbagai latar belakang.

Yang tak kalah penting, Ria juga belajar tentang bug tracking dan bug reporting. Ini adalah proses menemukan, mendokumentasikan, dan melaporkan bug atau kesalahan dalam sistem kepada tim pengembang. Kemampuan ini sangat vital untuk memastikan produk yang dirilis berkualitas tinggi dan minim masalah, sekaligus melatihnya dalam komunikasi teknis yang efektif.

Lebih dari Sekadar Magang: Sebuah Investasi Masa Depan

Bagi Ria, magang bukan hanya sekadar kewajiban akademik yang harus dipenuhi. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai sebuah investasi jangka panjang untuk membangun karakter, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa percaya diri untuk berkontribusi lebih di masa depan. Pengalaman ini telah memberinya perspektif baru tentang dunia kerja yang sesungguhnya.

"Saya belajar banyak hal, mulai dari memahami alur kerja di dunia profesional, bekerja sama dalam tim lintas divisi, hingga mengasah kemampuan teknis yang relevan dengan jurusan saya," kata Ria dengan antusias. "Setiap tantangan yang saya hadapi selama magang membuat saya semakin siap untuk melangkah ke dunia kerja yang sesungguhnya."

Pernyataan Ria ini menggambarkan esensi dari program magang yang efektif. Ia tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dan soft skill yang sangat dibutuhkan di industri. Kemampuan beradaptasi, bekerja di bawah tekanan, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak adalah beberapa pelajaran tak ternilai yang ia petik.

Peran Cyber University dalam Membentuk Talenta Unggul

Pengalaman magang Ria Tribanowati di PT BRIdge dan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) ini menjadi bukti nyata bagaimana kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti yang diterapkan di Cyber University, dapat mempersiapkan mahasiswa untuk sukses di dunia kerja. Cyber University tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan platform bagi mahasiswanya untuk merasakan langsung atmosfer profesional.

Sebagai universitas yang fokus pada teknologi finansial, Cyber University memahami betul pentingnya pengalaman praktis. Mereka secara aktif menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan terkemuka untuk memastikan mahasiswanya mendapatkan kesempatan magang terbaik. Hal ini selaras dengan visi mereka untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap pakai dan inovatif.

Kisah Ria adalah inspirasi bagi banyak mahasiswa lain. Ini menunjukkan bahwa dengan inisiatif, kerja keras, dan dukungan dari institusi pendidikan yang tepat, setiap mahasiswa memiliki potensi untuk mengubah pengalaman magang menjadi lompatan besar menuju karier yang cemerlang. Pengalaman Ria membuktikan bahwa magang di perusahaan top bukanlah sekadar impian, melainkan sebuah realita yang bisa diraih dengan persiapan matang dan semangat pantang menyerah.

banner 325x300