Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Madagaskar Bergejolak: Presiden Rajoelina Dilengserkan, Militer Ambil Alih Kekuasaan!

madagaskar bergejolak presiden rajoelina dilengserkan militer ambil alih kekuasaan portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Situasi politik di Madagaskar memanas. Sebuah unit militer elit di negara kepulauan tersebut mengumumkan pada Selasa bahwa mereka telah mengambil alih kekuasaan. Pengumuman ini menyusul keputusan parlemen yang memilih untuk memakzulkan Presiden Andry Rajoelina, setelah berminggu-minggu protes antipemerintah yang tak kunjung mereda.

Kabar ini sontak disambut euforia di jalan-jalan ibu kota. Komandan unit militer CAPSAT, yang sebelumnya telah bergabung dengan para demonstran pada akhir pekan, secara resmi menyatakan bahwa merekalah yang kini memegang kendali pemerintahan.

banner 325x300

Klaim Kudeta dan Penolakan Presiden

Pihak kepresidenan Madagaskar segera mengecam tindakan tersebut. Mereka menyebutnya sebagai "percobaan kudeta yang nyata" dan bersikeras bahwa Rajoelina, yang dilaporkan bersembunyi di luar negeri, "tetap memegang jabatan penuh." Pernyataan ini menunjukkan adanya dualisme kekuasaan yang jelas.

Sebelumnya, pada Senin malam, Rajoelina, 51 tahun, menolak tuntutan mundur dari gerakan protes. Gerakan ini dimulai sejak 25 September lalu, dipicu oleh krisis listrik dan air yang parah, namun kemudian berkembang menjadi kampanye besar-besaran melawan presiden dan elit penguasa.

Militer Umumkan Penangguhan Konstitusi

Di luar istana kepresidenan, Kolonel Michael Randrianirina, komandan CAPSAT, membacakan pernyataan penting. Ia secara resmi mengumumkan penangguhan konstitusi negara, menandai perubahan drastis dalam tatanan pemerintahan.

Randrianirina menjelaskan bahwa sebuah komite pemerintahan akan segera dibentuk. Komite ini akan terdiri dari perwira angkatan darat, polisi, dan kepolisian nasional, menunjukkan konsolidasi kekuatan militer dan keamanan.

"Mungkin pada waktunya akan mencakup para penasihat sipil senior," ucapnya, seperti diberitakan AFP. Ini mengindikasikan adanya rencana untuk melibatkan elemen sipil di kemudian hari, meskipun kendali awal sepenuhnya di tangan militer.

"Komite inilah yang akan melaksanakan tugas kepresidenan. Pada saat yang sama, setelah beberapa hari, kami akan membentuk pemerintahan sipil," lanjut Randrianirina. Ia menegaskan, "Kami telah merebut kekuasaan," sebuah deklarasi yang tidak bisa disalahartikan.

Parade Kemenangan dan Dukungan Rakyat

Setelah deklarasi tersebut, para perwira dari unit CAPSAT berkeliling ibu kota. Mereka menggunakan Humvee lapis baja dan truk pikap, menuju pangkalan mereka di mana ratusan tentara berbaris dalam formasi untuk menyambut. Pemandangan ini memperkuat citra kekuatan dan persatuan militer.

Kerumunan warga berbaris di trotoar, bersorak dan melambaikan tangan saat konvoi melintas. Beberapa bahkan mengikuti konvoi dengan mobil mereka sendiri, membunyikan klakson dalam putaran kemenangan di tengah kota yang masih tegang. Ini menunjukkan dukungan signifikan dari masyarakat terhadap langkah militer.

Impeachment Presiden yang Kontroversial

Anggota parlemen tetap melanjutkan pemungutan suara untuk memakzulkan Rajoelina atas desersi tugas. Ini terjadi meskipun ada upaya dari presiden untuk memblokir mosi tersebut dengan memerintahkan pembubaran majelis nasional.

Pemungutan suara tersebut disahkan dengan 130 suara mendukung, jauh di atas ambang batas konstitusional dua pertiga yang disyaratkan. Rajoelina sendiri menyebut sidang tersebut "tanpa dasar hukum," menolak legitimasi proses pemakzulan.

Namun, Mahkamah Konstitusi Madagaskar kemudian mengesahkan pemakzulan tersebut. Mereka juga menegaskan kewenangan Randrianirina, memberikan legitimasi hukum pada tindakan militer dan parlemen.

Misteri Keberadaan Presiden Rajoelina

Setelah laporan bahwa ia telah meninggalkan negara itu dengan bantuan Prancis, Rajoelina, yang juga berkewarganegaraan Prancis, memberikan pidato nasional Senin malam. Ia mengatakan bahwa ia berada di "tempat yang aman untuk melindungi hidupnya," tanpa mengungkap lokasinya.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa ia kemungkinan pergi ke Dubai. Rajoelina menyatakan ia "berada dalam misi untuk menemukan solusi" atas krisis politik. Ia juga menegaskan tidak akan membiarkan negara yang miskin ini "menghancurkan dirinya sendiri."

Peran CAPSAT dan Sejarah Kudeta

Gerakan protes yang relatif tenang, dipimpin oleh pemuda, berubah arah pada akhir pekan. Ini terjadi ketika CAPSAT, unit militer yang memiliki peran utama dalam kudeta 2009 yang membawa Rajoelina berkuasa, bergabung dengan para pengunjuk rasa. Keterlibatan CAPSAT ini menjadi titik balik krusial.

Mereka kemudian diikuti oleh polisi, yang mengakui "kesalahan dan ekses" terhadap demonstrasi. Protes sebelumnya telah menewaskan sedikitnya 22 orang, menurut PBB, sebuah angka awal yang dibantah oleh pemerintah.

Dalam demonstrasi baru di luar balai kota pada Selasa, para demonstran meluapkan kemarahan mereka terhadap Prancis. Prancis, sebagai penguasa kolonial hingga kemerdekaan pada 1960, dituduh mencampuri urusan pulau itu.

Reaksi Internasional dan Masa Depan Madagaskar

Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada Selasa, "jika ada kudeta yang sedang berlangsung, kami akan menentangnya." Farhan Haq, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres, menambahkan, "Kami mencoba melihat apa yang akan terjadi setelah semuanya tenang."

Pernyataan PBB ini menunjukkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap stabilitas Madagaskar. Kudeta seringkali membawa ketidakpastian politik dan ekonomi, serta dapat memicu sanksi internasional.

Dengan militer yang kini memegang kendali dan konstitusi ditangguhkan, masa depan Madagaskar berada di persimpangan jalan. Pertanyaan besar yang muncul adalah bagaimana komite pemerintahan militer akan menstabilkan negara, memenuhi tuntutan rakyat, dan mengembalikan Madagaskar ke jalur demokrasi yang sah.

Apakah ini akan menjadi transisi yang damai menuju pemerintahan sipil baru, ataukah Madagaskar akan terjerumus ke dalam ketidakpastian yang lebih dalam? Dunia menanti dengan napas tertahan.

banner 325x300