Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kembali menorehkan prestasi gemilang. Mahasiswa Program Studi Sains Data mereka berhasil meraih Juara I Pesta Data Nasional (PeDaS) 2025. Tak hanya itu, riset inovatif mereka langsung menarik perhatian serius dari PT Jasa Raharja. Ini membuktikan bahwa karya akademik memiliki dampak nyata di dunia industri.
Mengukir Prestasi di Pesta Data Nasional 2025
Tim CoSight, nama kelompok mahasiswa berprestasi ini, terdiri dari Desi Masdin Dama dan Rianggi Silvi Anti Butar-Butar dari Sains Data. Mereka ditemani oleh Satrio Budi Santoso dari Prodi Informatika, membentuk tim yang solid dan kompeten. Kolaborasi lintas prodi ini menjadi kunci keberhasilan mereka dalam ajang bergengsi tersebut.
Karya yang mengantarkan mereka pada kemenangan adalah "Analisis Kinerja Model Prediksi Penjualan Mobil Periode Agustus 2025." Riset ini menggunakan data penjualan mobil GAIKINDO dari tahun 2021 hingga 2025, dikombinasikan secara cerdas dengan data BI Rate dan Inflasi. Pendekatan komprehensif ini menunjukkan kedalaman analisis dan pemahaman mereka terhadap dinamika pasar.
Riset Inovatif yang Memikat PT Jasa Raharja
Judul riset yang mendalam itu tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga membuka pintu kolaborasi penting dengan salah satu BUMN terkemuka. PT Jasa Raharja, melalui Divisi Strategi Transformasi dan Korporasi (STK), secara resmi mengundang Tim CoSight. Undangan ini merupakan pengakuan atas potensi dan relevansi hasil riset mereka.
Mereka diundang untuk berbagi hasil riset dalam sebuah Sharing Session eksklusif. Acara ini diselenggarakan di kantor pusat perusahaan tersebut, memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan praktisi industri. Ini adalah momen krusial yang menunjukkan bagaimana ide-ide akademik dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha.
Relevansi Akademik Bertemu Kebutuhan Industri
Menurut Tati Mardiana, Kepala Program Studi Sains Data UNM, undangan dari PT Jasa Raharja adalah bukti konkret. Hasil riset mahasiswa UNM sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini, khususnya dalam analisis strategis dan pengambilan keputusan. Ini adalah indikator kuat bahwa kurikulum dan metode pembelajaran di UNM telah selaras dengan tuntutan pasar kerja.
"Model forecasting yang dibuat Tim CoSight sangat relevan dengan kebutuhan analisis strategis dalam pengambilan keputusan di PT Jasa Raharja," jelas Tati. Ia menambahkan, ini adalah bukti nyata kemampuan mahasiswa UNM menghasilkan karya aplikatif yang memiliki nilai bisnis tinggi dan dapat diterapkan secara langsung.
Mempersiapkan Generasi Data Scientist Profesional
Tati Mardiana menegaskan, kolaborasi ini merupakan implementasi nyata dari konsep "link and match." Ini adalah jembatan yang menghubungkan erat antara dunia akademik dan industri, memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang dibutuhkan. Pendekatan ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dan kompetitif.
"Kami terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan proyek inovatif yang menjawab kebutuhan bisnis nyata," katanya. Ketika karya mereka dilirik BUMN sekelas Jasa Raharja, itu artinya pendekatan pembelajaran UNM sudah sejalan dengan kebutuhan dan dinamika dunia kerja yang terus berubah. Ini adalah validasi atas kualitas pendidikan yang diberikan.
Kesempatan berdialog langsung dengan praktisi industri ini sangat berharga bagi perkembangan mahasiswa. Ini tidak hanya menumbuhkan kepercayaan diri mereka, tetapi juga mempersiapkan mental dan keahlian mereka untuk memasuki dunia profesional. Pengalaman semacam ini tak ternilai harganya dalam membentuk karakter dan kompetensi.
"Ini bukan hanya tentang kemenangan kompetisi, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa bisa berdialog langsung dengan praktisi industri dan menawarkan solusi cerdas berbasis data," imbuh Tati. Interaksi ini membuka wawasan mahasiswa tentang tantangan nyata di lapangan dan bagaimana data sains dapat menjadi solusi.
Keberhasilan ini juga selaras dengan Internship Experience Program (IEP) 3+1 UNM, sebuah program unggulan kampus. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja nyata di industri selama satu tahun penuh. IEP 3+1 menjadi fondasi penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga kaya pengalaman praktis.
"Kami ingin lulusan UNM tidak hanya unggul dalam analisis data, tetapi juga memiliki pengalaman dan jejaring profesional yang kuat," pungkasnya. Melalui IEP 3+1, mahasiswa belajar langsung menghadapi tantangan industri, berkontribusi secara nyata, dan membangun koneksi yang berharga untuk masa depan karier mereka.
Apresiasi Rektor dan Visi Kampus Digital Bisnis
Rektor UNM, Prof. Dwiza Riana, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Tim CoSight. Ia menilai prestasi ini adalah bukti nyata kualitas pendidikan di UNM yang selaras dengan kebutuhan industri digital modern yang terus berkembang pesat. Ini menunjukkan komitmen UNM dalam menghasilkan lulusan yang relevan.
"Prestasi mahasiswa Sains Data ini membuktikan bahwa UNM bukan hanya mencetak sarjana," ujar Prof. Dwiza. "Tetapi juga melahirkan problem solver dan inovator muda di bidang teknologi dan data yang siap menghadapi tantangan zaman." Pernyataan ini menegaskan peran UNM sebagai pencetak talenta digital.
Ia menyatakan kebanggaannya karena semangat mahasiswa sejalan dengan visi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang adaptif dan kolaboratif. Visi ini menjadi panduan bagi seluruh sivitas akademika dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan berorientasi masa depan.
Keberhasilan di tingkat nasional dan pengakuan dari BUMN seperti PT Jasa Raharja menjadi motivasi besar. Ini berlaku untuk seluruh sivitas akademika UNM agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. Pencapaian ini menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa lainnya.
"Kami ingin terus menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung mahasiswa untuk berinovasi, berkolaborasi, dan berdampak," tutup Prof. Dwiza. "Pencapaian ini adalah cermin dari kerja keras bersama antara dosen, mahasiswa, dan program studi yang berorientasi pada masa depan."
Prestasi Tim CoSight ini menegaskan komitmen Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri. Mereka tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Keberhasilan ini menandai babak baru kemitraan strategis antara kampus dan industri. Ini adalah langkah maju yang signifikan di era transformasi digital yang terus berkembang pesat.


















