banner 728x250

BYD Terjungkal dari Top 10! Penjualan Mobil September 2025 Bikin Kaget, Siapa Juaranya?

byd terjungkal dari top 10 penjualan mobil september 2025 bikin kaget siapa juaranya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Bulan September 2025 membawa kejutan besar di kancah otomotif Indonesia. Peta persaingan merek mobil mengalami pergeseran drastis, dengan satu nama yang sebelumnya diunggulkan harus rela terlempar dari daftar 10 teratas. Ini dia rangkuman lengkapnya!

Sorotan utama jatuh pada BYD, pabrikan mobil listrik raksasa asal China, yang mendadak hilang dari daftar elite. Di sisi lain, Chery justru tampil memukau, menunjukkan taringnya dan berhasil merangsek ke jajaran merek terlaris.

banner 325x300

BYD Terlempar dari Puncak, Ada Apa?

Sebelumnya, BYD adalah "kuda hitam" yang sangat diperhitungkan di pasar Indonesia. Dengan semua produknya didatangkan secara utuh dari China, merek ini sempat menggemparkan pasar dan bahkan menggeser posisi pabrikan Jepang serta Korea Selatan di beberapa bulan terakhir.

Mereka konsisten mengisi klasemen atas, bahkan sempat bertengger di urutan keenam pada Agustus dengan wholesales 2.562 unit dan retail 2.746 unit. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya daya saing BYD di awal kemunculannya.

Namun, berdasarkan catatan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) September 2025, BYD hanya mengemas angka distribusi dari pabrik ke dealer sebanyak 1.088 unit. Perolehan ini secara mengejutkan membuat mereka terlempar dari klasemen 10 besar, menempati posisi ke-11.

Penurunan drastis ini tentu menjadi sinyal penting bagi BYD dan juga para pengamat pasar. Apakah ini hanya fluktuasi sesaat atau ada strategi yang perlu dievaluasi lebih lanjut?

Chery Makin Garang, Masuk Top 10!

Berbanding terbalik dengan BYD, Chery justru menunjukkan performa yang solid. Merek asal China ini berhasil menempati urutan ketujuh dalam daftar wholesales, membuktikan bahwa strategi mereka di Indonesia mulai membuahkan hasil manis.

Dengan angka 2.105 unit wholesales, Chery berhasil mengungguli beberapa nama besar lainnya. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Chery sebagai pemain penting di segmen SUV dan mobil listrik di Tanah Air.

Ini juga menjadi bukti bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka dengan pilihan merek mobil di luar dominasi Jepang. Persaingan di segmen ini diprediksi akan semakin ketat di masa mendatang.

Dominasi Jepang Tetap Tak Tergoyahkan

Meskipun ada gejolak di segmen pendatang baru, dominasi pabrikan Jepang tetap kokoh tak tergoyahkan. Toyota masih memimpin pasar dengan angka fantastis 20.738 unit wholesales, jauh meninggalkan para pesaingnya.

Diikuti oleh Daihatsu di posisi kedua dengan 10.605 unit, dan Mitsubishi yang mengamankan posisi ketiga dengan 6.071 unit. Suzuki dan Honda juga tak kalah bersaing ketat, menempati posisi empat dan lima.

Pabrikan kendaraan komersial seperti Mitsubishi Fuso, Isuzu, dan Hino juga berhasil masuk dalam daftar 10 besar, menunjukkan betapa pentingnya segmen ini dalam total penjualan otomotif nasional. Hyundai berhasil menembus urutan 10, melengkapi daftar merek terlaris dengan 1.412 unit.

Kondisi Pasar Mobil Nasional: Lesu atau Bergairah?

Secara keseluruhan, pasar mobil nasional menunjukkan gambaran yang kompleks di September 2025. Penjualan retail atau penjualan langsung dari dealer ke konsumen, terkoreksi 4,2 persen menjadi 63.723 unit, turun dari 66.518 unit di Agustus.

Penurunan ini cukup signifikan mengingat retail mobil nasional sempat naik 5,7 persen pada Agustus. Ini mengindikasikan adanya perlambatan daya beli konsumen di bulan September.

Namun, ada sedikit kenaikan pada wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer, sebesar 0,5 persen untuk periode serupa, dari 61.777 unit menjadi 62.071 unit. Kenaikan tipis ini mungkin menunjukkan persiapan dealer untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya, meski penjualan langsung ke konsumen menurun.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penurunan pasar terasa lebih dalam. Penjualan retail September 2025 anjlok 12,2 persen dibanding bulan serupa 2024 yang mencapai 72.601 unit. Wholesales juga terjun 15,1 persen pada September tahun ini dibanding September 2024.

Secara akumulasi Januari-September 2025, penjualan retail terkoreksi 10,9 persen menjadi 585.917 unit dari tahun lalu. Wholesales juga melorot 11,3 persen menjadi 561.819 unit untuk periode yang sama dibandingkan 2024. Angka-angka ini menunjukkan tren penurunan pasar yang berkelanjutan sepanjang tahun ini.

Daftar Penjualan Wholesales September 2025 (Pabrik ke Dealer)

Ini dia daftar lengkap merek mobil dengan angka distribusi dari pabrik ke dealer di bulan September 2025:

  1. Toyota: 20.738 unit
  2. Daihatsu: 10.605 unit
  3. Mitsubishi: 6.071 unit
  4. Suzuki: 5.152 unit
  5. Honda: 4.332 unit
  6. Mitsubishi Fuso: 2.425 unit
  7. Chery: 2.105 unit
  8. Isuzu: 2.052 unit
  9. Hino: 1.452 unit
  10. Hyundai: 1.412 unit
    • BYD: 1.088 unit (Posisi ke-11)

Daftar Penjualan Retail September 2025 (Dealer ke Konsumen)

Berikut adalah daftar merek mobil terlaris berdasarkan penjualan langsung dari dealer ke konsumen di bulan September 2025:

  1. Toyota: 20.072 unit
  2. Daihatsu: 11.390 unit
  3. Mitsubishi: 5.703 unit
  4. Suzuki: 5.477 unit
  5. Honda: 4.600 unit
  6. Isuzu: 2.230 unit
  7. Mitsubishi Fuso: 2.206 unit
  8. Chery: 2.102 unit
  9. BYD: 2.036 unit
  10. Hino: 1.541 unit

Dinamika pasar otomotif Indonesia di September 2025 memang penuh kejutan. Jatuhnya BYD dari daftar 10 besar dan meroketnya Chery menjadi bukti nyata persaingan yang makin ketat dan tak terduga. Sementara itu, dominasi merek Jepang tetap kokoh di tengah pasar yang secara umum masih menunjukkan tren penurunan. Kita tunggu saja, kejutan apalagi yang akan terjadi di bulan-bulan berikutnya!

banner 325x300