banner 728x250

Jangan Sampai Salah Pilih! Kata Pakar, Kursi Paling Belakang Pesawat Bisa Rusak Mood Liburanmu

jangan sampai salah pilih kata pakar kursi paling belakang pesawat bisa rusak mood liburanmu portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Liburan impian bisa berubah jadi mimpi buruk hanya karena satu hal sepele: penerbangan yang tidak nyaman. Seringkali, pengalaman terbang yang buruk justru menjadi awal yang merusak suasana hati, bahkan sebelum kamu tiba di destinasi.

Para pakar perjalanan sepakat, ada satu area spesifik di pesawat yang sebaiknya kamu hindari jika ingin pengalaman terbang yang tenang dan menyenangkan. Jawabannya? Barisan paling belakang pesawat.

banner 325x300

Hampir semua ahli perjalanan yang diwawancarai setuju bahwa memilih kursi di baris terakhir bukanlah pilihan terbaik jika kamu mencari penerbangan yang damai dan tanpa drama. Mengapa demikian? Mari kita bongkar alasannya.

Mengapa Barisan Paling Belakang Jadi ‘Musuh’ Kenyamananmu?

Ada beberapa alasan kuat mengapa para ahli menyarankan untuk menjauhi kursi di bagian paling belakang pesawat. Faktor-faktor ini bisa memengaruhi kenyamananmu secara signifikan.

Dekat Dapur dan Toilet: Sumber Kebisingan dan Bau Tak Sedap

Bayangkan ini: sepanjang penerbangan, kamu terus-menerus mendengar suara troli makanan, obrolan kru, hingga deru flush toilet. Ya, itulah yang akan kamu alami jika duduk di barisan belakang.

Area ini adalah pusat aktivitas kru, tempat mereka menyiapkan makanan, menyimpan perlengkapan, dan seringkali menjadi jalur lalu lalang penumpang ke toilet. Kebisingan konstan dari aktivitas ini bisa sangat mengganggu ketenanganmu.

Tak hanya bising, bau tak sedap dari toilet juga bisa menjadi tamu tak diundang yang menemani perjalananmu. Nicholas Smith, Holidays Digital Director di Thomas Cook, menjelaskan bahwa kursi-kursi ini dekat dengan galley (dapur) dan toilet.

Layanan makanan pun bisa lebih lambat, dan pilihan menu mungkin sudah terbatas karena kamu dilayani paling akhir. Ini tentu bukan pengalaman yang diinginkan saat kamu sudah lapar dan ingin menikmati hidangan.

Guncangan Turbulensi Terasa Paling Kuat

Bagi kamu yang sensitif terhadap guncangan atau ‘nervous flyer’, barisan belakang adalah zona merah yang wajib dihindari. Turbulensi bisa terasa jauh lebih intens di bagian ini.

Nicholas Smith memperingatkan bahwa mereka yang sensitif terhadap turbulensi harus menjauhi area ini. Ia menambahkan bahwa area ini juga tempat gerakan selama turbulensi terasa paling kuat.

Ini karena bagian belakang pesawat lebih jauh dari pusat gravitasi dan sayap, sehingga efek guncangan akan lebih terasa seperti ayunan yang ekstrem. Duduk di sini bisa membuat perjalananmu terasa seperti naik wahana yang tak berujung.

Masalah Bagasi Kabin dan Waktu Keluar Pesawat

Pernah naik pesawat dan kesulitan mencari tempat untuk menyimpan tas kabinmu? Ini adalah masalah umum di barisan belakang.

Jacob Wedderburn-Day, CEO dan Co-Founder perusahaan penyimpanan bagasi Stasher, menyoroti bahwa di dekat dapur dan toilet, staf sering menyimpan barang-barang mereka di tempat sampah di atas kepala. Ini menyisakan lebih sedikit ruang untuk bagasi penumpang.

Belum lagi jika kamu naik pesawat terlambat, kemungkinan besar ruang bagasi di atas kepalamu sudah terisi penuh. Alhasil, kamu terpaksa menyimpan barang bawaanmu beberapa baris jauhnya, merepotkan saat akan turun.

Dan bicara soal turun, kamu akan menjadi salah satu penumpang terakhir yang meninggalkan pesawat. Ini bisa jadi masalah besar jika kamu punya jadwal transit ketat, ingin cepat-cepat keluar untuk menghindari antrean imigrasi, atau hanya ingin segera memulai liburanmu.

Kata Para Ahli Perjalanan Dunia

Para pakar perjalanan yang berpengalaman tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga menjelaskan secara detail mengapa barisan belakang pesawat bukanlah pilihan ideal. Pengalaman mereka membuktikan bahwa kursi adalah kunci kenyamanan.

Izzy Nicholls, seorang traveler berpengalaman dan pendiri blog The Gap Decaders, menambahkan bahwa kursi di belakang sebaiknya dihindari. Ia menekankan bahwa kursi-kursi itu biasanya lebih bising karena dekat dengan mesin dan aktivitas dapur.

Selain itu, kamu akan menjadi orang terakhir yang naik dan turun dari pesawat, sebuah fakta yang bisa sangat mengganggu jika kamu punya rencana ketat atau tidak suka menunggu.

Jacob Wedderburn-Day juga menegaskan kembali masalah ruang penyimpanan. Ia menjelaskan, "Beberapa baris terakhir menjadi perhatian karena jika Anda naik terlambat, tempat ruang bagasi kabin di atas Anda mungkin sudah terisi, yang berarti Anda mungkin harus menyimpan barang bawaan Anda beberapa baris jauhnya."

Lalu, di Mana Seharusnya Kamu Duduk? Ini Tips Memilih Kursi Terbaik!

Setelah tahu ‘neraka’ penerbangan, sekarang saatnya mencari ‘surga’ di dalam pesawat. Para pakar juga punya tips jitu untuk memilih kursi terbaik agar perjalananmu lancar dan menyenangkan.

Untuk Penerbangan Paling Tenang dan Nyaman

Jika ketenangan adalah prioritas utamamu, Izzy Nicholls punya solusinya. Pemesan yang ingin perjalanan lebih tenang sebaiknya memesan kursi di bagian depan pesawat.

Area ini cenderung jauh dari toilet dan lalu lintas kaki yang padat, menjanjikan suasana yang lebih tenang dan damai sepanjang perjalanan. Kamu bisa lebih rileks tanpa gangguan.

Minimalkan Efek Turbulensi

Jika guncangan adalah kekhawatiran utamamu, Nicholas Smith menyarankan agar penumpang yang cemas (nervous flyers) akan lebih nyaman duduk di atas sayap pesawat.

Bagian ini adalah titik paling stabil, sehingga efek turbulensi akan terasa jauh lebih minim. Ini bisa membuat perbedaan besar bagi mereka yang mudah cemas saat terbang.

Butuh Koneksi Cepat?

Waktu transit mepet atau ingin segera keluar pesawat begitu mendarat? Ini adalah strategi yang wajib kamu tahu.

Pilih kursi lorong di dekat bagian depan pesawat. Ini akan memberimu akses tercepat untuk keluar begitu pintu pesawat dibuka, menghemat waktu berhargamu.

Ingin Ruang Ekstra? Trik Jitu untuk Pasangan

Ini trik cerdas untuk kamu yang bepergian berdua dan ingin sedikit ruang ekstra tanpa harus membayar lebih.

Pasangan yang memesan satu baris dengan tiga kursi dapat mengamankan kursi jendela dan lorong. Seringkali, kursi tengah akan tetap kosong, memberimu ruang ekstra yang berharga untuk meregangkan kaki atau menaruh barang.

Hindari Juga Kursi Ini: Dekat Bulkhead

Selain barisan belakang, ada satu lagi area yang sebaiknya dihindari: kursi yang terletak di belakang bulkheads (dinding pemisah kabin).

Meskipun terlihat lapang di depan, ruang-ruang ini seringkali memiliki ruang penyimpanan di bawah kaki yang terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali. Ini bisa merepotkan jika kamu suka menyimpan tas kecil di dekat kaki untuk akses mudah.

Memilih kursi yang tepat mungkin terlihat sepele, tapi dampaknya bisa sangat besar pada kenyamanan dan mood liburanmu. Dengan sedikit riset dan strategi, kamu bisa memastikan penerbanganmu bukan lagi mimpi buruk, melainkan awal yang menyenangkan dari petualanganmu. Jadi, sebelum klik ‘pesan’, pastikan kamu sudah tahu di mana ‘surga’ dan ‘neraka’ di dalam pesawat, ya!

banner 325x300