Kabar mengejutkan datang dari Hollywood, salah satu pasangan paling ikonik, Nicole Kidman dan Keith Urban, resmi mengakhiri biduk rumah tangga yang telah mereka jalani selama 19 tahun. Gugatan cerai telah diajukan, dan tak butuh waktu lama bagi publik untuk melihat bagaimana aktris peraih Oscar ini menghadapi babak baru dalam hidupnya. Momen perdananya setelah gugatan cerai itu pun langsung menjadi sorotan.
Awal Mula Perpisahan: 19 Tahun yang Berakhir
Nicole Kidman, aktris kawakan berusia 58 tahun, secara resmi mengajukan gugatan cerai dari suaminya, penyanyi country Keith Urban, pada Selasa (30/9). Gugatan ini diajukan di Nashville, Tennessee, sehari setelah pasangan tersebut dikonfirmasi telah berpisah rumah selama beberapa bulan terakhir. Keputusan ini sontak mengejutkan banyak pihak, mengingat keduanya selalu terlihat harmonis di depan publik.
Pernikahan yang berlangsung hampir dua dekade ini telah menjadi salah satu kisah cinta yang paling banyak disorot di industri hiburan. Keduanya dikenal saling mendukung dalam karier masing-masing dan kerap memamerkan kemesraan di berbagai acara karpet merah. Namun, di balik sorotan kamera, ternyata ada "kesulitan dalam rumah tangga" yang tak dapat lagi dipertahankan.
Momen Perdana Pasca-Gugatan: Mencari Ketenangan di Alam
Sehari setelah gugatan cerai diajukan, tepatnya pada Rabu (1/10), Nicole Kidman terlihat keluar rumah untuk pertama kalinya. Bukan untuk wawancara atau acara publik, melainkan untuk mencari ketenangan. Ia memilih untuk melakukan hiking di alam terbuka Nashville, ditemani oleh adiknya, Antonia Kidman.
Momen ini berhasil diabadikan oleh Daily Mail dan New York Post, menunjukkan Kidman dalam balutan legging hitam dan jaket abu-abu, tampak serius mengobrol dengan saudarinya. Lokasi hiking tersebut disebut tidak terlalu jauh dari rumah mewah yang sebelumnya ia tempati bersama Keith Urban. Aktivitas fisik di alam terbuka ini seolah menjadi cara Nicole untuk memproses perasaannya dan menemukan kekuatan di tengah badai.
Alasan di Balik Perpisahan: Perbedaan yang Tak Terjembatani
Berdasarkan berkas gugatan yang diberitakan oleh The Guardian, Nicole Kidman menggugat cerai Keith Urban dengan alasan "kesulitan dalam rumah tangga dan perbedaan yang tidak dapat didamaikan." Frasa ini, yang seringkali menjadi standar dalam gugatan cerai selebriti, mengindikasikan adanya masalah fundamental yang tidak bisa lagi diselesaikan oleh kedua belah pihak.
Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai detail spesifik dari kesulitan atau perbedaan tersebut. Namun, hal ini menunjukkan bahwa di balik citra sempurna pasangan Hollywood, ada kompleksitas hubungan yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Perpisahan ini menjadi pengingat bahwa bahkan cinta yang paling kuat pun bisa menghadapi tantangan yang tak terduga.
Kesepakatan Hak Asuh Anak: Demi Sunday dan Faith
Meskipun perpisahan ini menyakitkan, Nicole Kidman dan Keith Urban menunjukkan komitmen mereka sebagai orang tua. Dalam gugatan tersebut, Nicole Kidman juga menyertakan hak asuh anak yang telah disepakati bersama Keith Urban. Ini adalah langkah penting untuk memastikan stabilitas bagi kedua putri mereka, Sunday Rose dan Faith Margaret.
Menurut laporan E! News, hak asuh utama kedua anak mereka akan berada di tangan Nicole Kidman. Ia akan mengasuh kedua putrinya selama 306 hari per tahun, memberikan porsi waktu yang signifikan untuk peran keibuannya. Sementara itu, Keith Urban akan mengasuh anak-anak selama 59 hari lainnya, memastikan kedua orang tua tetap memiliki peran aktif dalam kehidupan mereka.
Kesepakatan ini menunjukkan bahwa meskipun hubungan romantis mereka berakhir, Nicole dan Keith tetap memprioritaskan kesejahteraan anak-anak. Pembagian waktu yang jelas ini diharapkan dapat memberikan struktur dan rasa aman bagi Sunday dan Faith di tengah perubahan besar dalam keluarga mereka. Ini adalah contoh bagaimana pasangan selebriti berusaha menavigasi perceraian dengan cara yang paling bertanggung jawab.
Kekayaan Bersama dan Tanpa Tunjangan: Potret Finansial Pasangan Hollywood
Salah satu aspek menarik dari gugatan cerai ini adalah keputusan Nicole Kidman dan Keith Urban untuk tidak meminta tunjangan anak satu sama lain. Dokumen perceraian mengungkapkan bahwa baik Nicole maupun Keith sama-sama menghasilkan lebih dari US$100 ribu, atau setara dengan sekitar Rp1,6 miliar (dengan kurs US$1 = Rp16.687), per bulan. Angka ini tentu saja sangat fantastis.
Pendapatan Nicole Kidman bahkan diperkirakan jauh lebih tinggi dari yang tercatat di berkas perceraian. Pada tahun 2024, ia dinobatkan sebagai bintang dengan bayaran tertinggi kedelapan dan aktris bayaran tertinggi secara keseluruhan, dengan penghasilan mencapai US$31 juta atau sekitar Rp516,5 miliar per tahun. Dengan kekayaan sebesar ini, permintaan tunjangan anak menjadi tidak relevan.
Keputusan untuk tidak meminta tunjangan anak mencerminkan kemandirian finansial yang kuat dari kedua belah pihak. Ini juga menunjukkan bahwa mereka mampu menanggung biaya pengasuhan anak secara mandiri, tanpa perlu bantuan finansial dari mantan pasangan. Total yang diperintahkan oleh kedua belah pihak untuk membantu pengasuhan anak tercatat sebesar US$0, sebuah angka yang jarang terlihat dalam perceraian selebriti dengan kekayaan sebesar ini.
Apa Selanjutnya untuk Nicole Kidman dan Keith Urban?
Perpisahan ini tentu menandai babak baru bagi Nicole Kidman dan Keith Urban, baik secara pribadi maupun profesional. Nicole, dengan karier aktingnya yang gemilang, kemungkinan akan terus fokus pada proyek-proyek film dan serialnya. Momen hiking pasca-gugatan mungkin menjadi awal dari proses penyembuhan dan penyesuaian diri dengan status barunya.
Sementara itu, Keith Urban, sebagai bintang musik country, juga akan melanjutkan tur dan proyek musiknya. Keduanya memiliki jaringan dukungan yang kuat, baik dari keluarga, teman, maupun tim profesional. Publik tentu akan terus menantikan bagaimana kedua bintang ini akan menavigasi kehidupan pasca-perceraian, terutama dalam menjaga hubungan baik demi anak-anak mereka.
Perpisahan Nicole Kidman dan Keith Urban menjadi pengingat bahwa bahkan di dunia gemerlap Hollywood, hubungan pribadi tetaplah kompleks dan rentan. Namun, dengan komitmen terhadap kesejahteraan anak dan kemandirian, mereka menunjukkan cara untuk menghadapi perpisahan dengan martabat dan tanggung jawab.


















