Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

LPG Sumatera Melonjak Drastis! Pertamina EP Zona 4 Ungkap Strategi Jitu Amankan Pasokan Energi Nasional

lpg sumatera melonjak drastis pertamina ep zona 4 ungkap strategi jitu amankan pasokan energi nasional portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar gembira datang dari sektor energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera. Produksi Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah kerja PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 Regional 1 Sumatera mencatatkan lonjakan signifikan sepanjang tahun ini, sebuah capaian yang patut diapresiasi.

Per September 2025, total produksi LPG telah mencapai 16.547 ton. Angka ini menunjukkan peningkatan fantastis sebesar 54,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang kala itu tercatat 10.693 ton.

banner 325x300

Lonjakan produksi yang tajam ini sekaligus menegaskan peran strategis PEP Zona 4, terutama melalui Prabumulih Field, sebagai tulang punggung utama pasokan LPG domestik di wilayah Sumatera. Ini adalah bukti nyata komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Lonjakan Produksi yang Fantastis: Lebih dari Sekadar Angka

Data perusahaan menunjukkan bahwa rata-rata produksi harian LPG juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dari semula 39,6 metrik ton per hari, kini melonjak menjadi 61,3 metrik ton per hari dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Ini adalah performa yang sangat menggembirakan.

Peningkatan kinerja yang impresif ini tidak lepas dari kontribusi berbagai lapangan gas di bawah Zona 4. Salah satu yang paling menonjol adalah Lapangan Limau Timur, yang dikelola oleh PT Titis Sampurna sebagai operator operasi dan pemeliharaan fasilitas pengolahan gas (OEM).

Dari lapangan inilah sebagian besar pasokan LPG dihasilkan dan diolah, sebelum kemudian disalurkan ke jaringan distribusi nasional. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Pertamina EP dan mitranya.

Peran Krusial Lapangan Limau Timur dan Titis Sampurna

Bambang Sri Hardono, Operation & Production Superintendent PT Titis Sampurna, menjelaskan bahwa sejak awal 2025, perusahaan terus berupaya menjaga stabilitas produksi gas dan LPG. Upaya ini dilakukan melalui serangkaian inovasi dan perawatan fasilitas secara berkala yang sangat disiplin.

"Untuk produk LPG, lifting kami rata-rata dari Januari hingga September 2025 mencapai 60,8 ton per hari, melampaui target harian kami di 56,8 ton," ujar Bambang dalam media briefing di Site LPG Plant Limau Timur, Prabumulih, Selasa (7/10). Capaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim.

Ia menambahkan, "Kumulatifnya hingga September sudah mencapai 16.601 ton. Dari sisi LPG, ini cukup menggembirakan karena kami berhasil melampaui target yang ditetapkan." Angka ini sedikit lebih tinggi dari data total produksi Zona 4, menunjukkan kontribusi besar Titis Sampurna.

Menghadapi Tantangan dengan Inovasi dan Disiplin

Meski demikian, Bambang mengakui bahwa ada sejumlah tantangan teknis di lapangan yang harus dihadapi. Terutama dari sisi kondisi reservoir yang berfluktuasi dan berdampak pada aliran gas, sebuah fenomena alamiah dalam industri migas.

"Ada faktor-faktor alamiah yang memengaruhi tekanan reservoir, sehingga kami perlu menyesuaikan pola operasi," jelasnya. Namun, dengan langkah preventive maintenance yang disiplin dan responsif, operasi produksi mereka tetap terjaga dengan baik.

Titis Sampurna membagi kegiatan operasionalnya ke dalam beberapa divisi besar, seperti operation, maintenance, operation support, engineering support, hingga finance dan administrasi. Seluruh divisi ini saling terintegrasi untuk menjaga kelancaran proses lifting dan produksi.

Hingga kuartal ketiga 2025, tercatat lebih dari 230 kegiatan preventive maintenance telah berhasil diselesaikan. Angka ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keandalan fasilitas dan keberlanjutan operasional.

Proyek Pengembangan untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Selain menjaga reliabilitas fasilitas eksisting, Titis Sampurna juga tengah menyiapkan proyek pengembangan ambisius di Lapangan Limau Timur. Proyek ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi LPG dan kondensat di tahun depan.

Salah satu proyek utamanya adalah pembangunan pipa Fiber Reinforced Plastic (FRP) yang lebih tahan korosi dan efisien. Selain itu, modifikasi fasilitas kompresor gas di beberapa stasiun utama juga sedang digarap untuk mengoptimalkan tekanan dan aliran gas.

"Dengan modifikasi di SP (Stasiun Pengumpul) Beringin A, kami memperoleh tambahan LPG sekitar 20 ton," ungkap Bambang. Sementara itu, proyek modifikasi berikutnya di SKG-10 PMB dan SKG-3 di struktur Tundan dan Kemala diproyeksikan menambah 28 ton LPG serta 50 barel kondensat per hari.

"Kalau semuanya rampung, produksi LPG bisa naik dari 60 ton per hari menjadi sekitar 86 ton per hari di awal 2026, dan kondensat kami naik ke 306 barel per hari," tuturnya dengan optimis. Proyeksi ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat besar.

Teknologi Canggih Dorong Efisiensi dan Keberlanjutan

Langkah-langkah strategis ini, menurut Bambang, sejalan dengan komitmen Pertamina untuk menjaga pasokan energi domestik, khususnya di wilayah Sumatera. Dengan terus mengoptimalkan potensi lapangan gas tua serta menambah efisiensi pengolahan, Titis Sampurna berperan penting memperkuat rantai pasok LPG nasional.

Data dari PEP Zona 4 juga menunjukkan bahwa peningkatan produksi LPG ditopang oleh penerapan teknologi mutakhir. Salah satunya adalah CO2 Removal Plant, yang memungkinkan proses pemurnian gas lebih efisien dan ramah lingkungan dengan mengurangi emisi karbon dioksida.

Selain itu, penggunaan LPG Processing Packages turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk LPG yang dihasilkan. Teknologi ini memastikan gas diproses secara optimal untuk menghasilkan LPG berkualitas tinggi.

Tak ketinggalan, proyek lowering pressure juga menjadi kunci. Teknologi ini membuka potensi gas dari sumur bertekanan rendah yang sebelumnya belum termanfaatkan secara optimal. Dengan demikian, sumber daya yang ada dapat dieksplorasi dan dimanfaatkan secara maksimal.

Mengamankan Pasokan Energi Nasional: Komitmen Jangka Panjang

Melalui kombinasi inovasi teknologi, manajemen operasional yang disiplin, dan proyek pengembangan berkelanjutan, Pertamina EP Zona 4 melalui Prabumulih Field dan mitra seperti Titis Sampurna, tidak hanya mencetak rekor produksi. Mereka juga membangun fondasi kuat untuk masa depan energi Indonesia.

Lonjakan produksi LPG ini adalah kabar baik bagi ketahanan energi nasional. Ini berarti masyarakat dapat lebih tenang menikmati ketersediaan LPG yang stabil dan terjangkau, mendukung aktivitas sehari-hari dan pertumbuhan ekonomi.

Komitmen untuk terus mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan menerapkan teknologi terkini menjadi kunci. Dengan demikian, Pertamina EP Zona 4 siap menghadapi tantangan energi di masa depan dan terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

banner 325x300