banner 728x250

Bikin Geger! Mobil Listrik Xiaomi SU7 ‘Hidup’ Sendiri Saat Parkir, Ternyata Fitur Canggih Ini Biang Keroknya!

bikin geger mobil listrik xiaomi su7 hidup sendiri saat parkir ternyata fitur canggih ini biang keroknya scaled portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

CNN Indonesia
Senin, 06 Okt 2025 06:20 WIB

Jagad maya China dihebohkan dengan sebuah insiden yang bikin geleng-geleng kepala. Sebuah mobil listrik Xiaomi SU7 dilaporkan tiba-tiba bergerak sendiri saat terparkir, tanpa ada satu pun orang di dalamnya. Kejadian aneh ini sontak memicu berbagai spekulasi, mulai dari gangguan teknis hingga hal-hal yang berbau mistis.

banner 325x300

Momen Aneh yang Bikin Merinding

Insiden ini terjadi pada 30 September lalu di Shandong, China, dan melibatkan sebuah Xiaomi SU7 berwarna biru. Pemilik mobil, yang sedang berada di dalam rumah bersama seorang wanita, dibuat terkejut saat melihat kendaraannya tiba-tiba melaju maju dari tempat parkir. Rekaman CCTV yang diunggah pemilik ke media sosial menjadi bukti tak terbantahkan atas kejadian tak biasa ini.

Video tersebut dengan jelas menunjukkan mobil listrik itu bergerak perlahan namun pasti, seolah ada pengemudi tak kasat mata yang mengendalikannya. Situasi ini tentu saja menimbulkan kepanikan, apalagi mobil tersebut sama sekali tidak memiliki penghuni di kabinnya. Kejadian ini dengan cepat menyebar dan menjadi viral, membuat banyak orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

Spekulasi Liar dan Pertanyaan Besar

Setelah insiden tersebut, pemilik mobil segera menghubungi layanan konsumen Xiaomi untuk mencari penjelasan. Awalnya, petugas layanan konsumen mengemukakan kemungkinan mobil bergerak karena terkoneksi dengan ponsel yang kemudian mengaktifkan fitur remote-start. Namun, pemilik mobil dengan tegas membantah penjelasan tersebut, menyatakan bahwa ponselnya tidak sedang digunakan saat kejadian.

Penolakan ini semakin memperkeruh suasana dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet dan pengamat otomotif. Banyak yang menduga-duga, apakah ini adalah cacat produksi, masalah perangkat lunak, atau bahkan ada faktor eksternal yang tidak terduga. Perdebatan sengit pun tak terhindarkan, terutama mengenai keamanan dan keandalan fitur kendali jarak jauh pada mobil pintar.

Mengenal Lebih Dekat Fitur Remote Parking Assist (RPA)

Di tengah kebingungan publik, satu fitur canggih pada mobil listrik modern mulai disebut-sebut sebagai potensi penyebab: Remote Parking Assist (RPA). Fitur ini memungkinkan pengemudi untuk memarkir atau mengeluarkan mobil dari tempat parkir secara otomatis, hanya dengan menggunakan aplikasi di ponsel mereka. Ini adalah salah satu inovasi yang dirancang untuk memberikan kemudahan ekstra bagi pengguna.

RPA bekerja dengan memanfaatkan sensor-sensor canggih dan sistem kemudi otomatis mobil. Pengguna cukup mengaktifkan fitur ini melalui aplikasi ponsel, lalu mobil akan secara mandiri mencari ruang parkir atau keluar dari tempat parkir yang sempit. Tentu saja, fitur ini sangat berguna di kota-kota padat di mana lahan parkir seringkali menjadi tantangan.

Investigasi Kilat dari Xiaomi: Mencari Titik Terang

Menyadari viralnya insiden ini dan kekhawatiran publik, Xiaomi tidak tinggal diam. Perusahaan teknologi raksasa itu segera membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi menyeluruh. Mereka memeriksa data backend mobil listrik yang terlibat, serta menelusuri log operasi ponsel pemilik pada waktu kejadian. Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Xiaomi untuk menjaga kepercayaan konsumen dan memastikan keamanan produknya.

Proses investigasi ini menjadi sangat krusial, mengingat Xiaomi SU7 adalah produk mobil listrik pertama mereka yang baru saja diluncurkan. Reputasi dan masa depan mereka di industri otomotif sangat bergantung pada bagaimana mereka menangani kasus semacam ini. Oleh karena itu, setiap detail diperiksa dengan cermat untuk menemukan akar masalahnya.

Terungkap! iPhone 15 Pro Max Jadi Kunci Misteri

Setelah serangkaian investigasi yang intensif, Xiaomi akhirnya merilis hasil temuannya yang mengejutkan. Dari data yang terkumpul, tim investigasi menyimpulkan bahwa pada waktu kejadian, mobil listrik Xiaomi SU7 tersebut menerima perintah Remote Parking Assist (RPA) dari sebuah iPhone 15 Pro Max. Perintah inilah yang memicu mobil untuk bergerak maju dan keluar dari lokasi parkir.

Lebih lanjut, Xiaomi menjelaskan bahwa operasi RPA semacam ini hanya dapat dilakukan jika ponsel berada dalam jangkauan Bluetooth mobil. Ini berarti, meskipun pemilik tidak secara sadar menggunakan ponselnya untuk menggerakkan mobil, ada kemungkinan perintah tersebut terkirim secara tidak sengaja. Mungkin karena sentuhan yang tidak disengaja pada aplikasi, atau kesalahpahaman dalam penggunaan fitur.

Reaksi Pemilik dan Klarifikasi Resmi

Setelah hasil investigasi dirilis dan diverifikasi secara pribadi oleh tim Xiaomi, pemilik mobil akhirnya buka suara. Melalui unggahan di media sosial, ia menyatakan bahwa hasil investigasi Xiaomi adalah valid dan akurat. Ia juga mengonfirmasi bahwa tidak ada eror atau kerusakan pada sistem mobil, melainkan murni karena perintah dari ponsel.

Klarifikasi ini menjadi penutup misteri yang sempat menghebohkan. Insiden ini bukan karena hantu atau kerusakan sistem, melainkan interaksi antara fitur canggih dan perangkat pengguna. Ini juga menyoroti pentingnya edukasi pengguna tentang cara kerja dan potensi risiko dari fitur-fitur pintar yang semakin kompleks pada kendaraan modern.

Pelajaran Penting untuk Era Mobil Pintar

Kasus Xiaomi SU7 yang bergerak sendiri ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, baik produsen maupun konsumen. Bagi produsen, ini adalah pengingat untuk terus menyempurnakan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) fitur-fitur canggih. Desain harus intuitif dan meminimalkan potensi kesalahan yang tidak disengaja.

Sementara itu, bagi konsumen, insiden ini menekankan pentingnya memahami setiap fitur yang ada pada mobil pintar mereka. Teknologi memang menawarkan kemudahan, tetapi juga datang dengan tanggung jawab untuk menggunakannya dengan bijak dan hati-hati. Era mobil otonom dan fitur kendali jarak jauh memang menjanjikan masa depan yang lebih praktis, namun juga menuntut kewaspadaan ekstra dari penggunanya.

Pada akhirnya, kejadian ini memperlihatkan bahwa di tengah kecanggihan teknologi, faktor manusia tetap menjadi elemen krusial. Pemahaman yang baik tentang cara kerja perangkat dan fitur akan mencegah kejadian tak terduga, memastikan keamanan, dan memaksimalkan manfaat dari inovasi otomotif di masa depan.

banner 325x300