Bayangkan 540 mahasiswa dari 42 kampus berbeda, semuanya tampil unik dengan riasan kepala dan tas dari daur ulang. Mereka bukan hanya dikukuhkan sebagai penerima Beasiswa Sobat Bumi angkatan ke-12, tapi juga siap menjadi garda terdepan perubahan lingkungan di Indonesia. Acara Welcoming Awardee ini digelar secara hybrid di Pertamina Arena Jakarta, mengusung tema "Energi Sobat Bumi untuk Masa Depan Lestari."
Lebih dari sekadar bantuan finansial, beasiswa ini adalah komitmen besar untuk mencetak generasi muda berkarakter, peduli lingkungan, dan siap jadi agen perubahan sejati. Pengukuhan ini menandai dimulainya perjalanan para Sobat Bumi dalam mengimplementasikan ide-ide inovatif mereka demi kelestarian alam. Ini adalah langkah nyata Pertamina dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Lebih dari Sekadar Beasiswa, Ini Panggilan Jiwa!
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menegaskan pentingnya peran mahasiswa ini. Menurutnya, Pertamina tidak hanya fokus pada bidang energi, tapi juga kemajuan generasi muda dan kelestarian lingkungan. Condro berpesan agar para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk berprestasi, menjaga integritas, dan membawa manfaat positif bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.
Senada, Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero), Andy Arvianto, mengingatkan agar tidak hanya berfokus pada pencapaian pribadi. Andy menekankan bahwa menjadi "Sobat Bumi" adalah panggilan jiwa untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. Kesuksesan sejati, katanya, diukur dari seberapa besar kita memberi pada lingkungan, bukan hanya dari pencapaian individu.
Pesan Inspiratif dari Para Pejuang Lingkungan Muda
Acara Welcoming Awardee semakin meriah dengan kehadiran kreator konten lingkungan populer, Jerhemy Owen Wijaya dan Muchamad Ikhsan Destian dari Pandawara Group. Dengan gaya komunikasi yang akrab dengan generasi muda, Owen mengajak untuk berhenti pasif dan segera bertindak. "Sekarang kita semua sudah merasakan sendiri banyak masalah lingkungan. Masalah itu ada di sekitar kita, jadi berhenti diam, dan lakukan sesuatu sekecil apa pun. Langkah kecil sekalipun bisa berdampak besar," tegas Owen.
Ikhsan dari Pandawara Group juga mengingatkan bahwa kepedulian dan konsistensi adalah kunci perubahan. "Lingkungan negeri ini, baik atau buruk, ada di tangan kita semua. Maka dari itu, buang gengsi, gali potensi, perbanyak aksi, serta konsistensi," pesannya, memotivasi para Sobat Bumi untuk terus bergerak.
Aksi Nyata ‘Sobat Bumi’: Dari Mangrove Hingga Budikdamber
Komitmen keberlanjutan Pertamina tidak hanya berhenti pada kata-kata, tapi diwujudkan melalui program Beasiswa Sobat Bumi. Para penerima beasiswa diwajibkan terlibat dalam green initiative berupa Aksi Sobat Bumi (Aksi SoBI) dan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Ini adalah bukti nyata bahwa mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terjun ke lapangan.
Tahun ini, Aksi Sobat Bumi berinovasi dengan fokus pada ketahanan pangan. Mereka tidak hanya menanam 6.460 bibit pohon mangrove dan daratan, serta membersihkan 921 kilogram sampah. Namun juga mewujudkan kemandirian pangan dengan instalasi 204 budidaya ikan dalam ember (budikdamber), menanam 12.035 bibit ikan lele dan 5.123 benih sayur.
Menggerakkan Ekonomi Desa Lewat Energi Terbarukan
Selain Aksi SoBI, para Sobat Bumi juga aktif dalam program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Bekerja sama dengan perguruan tinggi, mereka menginstalasi energi terbarukan untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa. Program ini menjadi jembatan antara inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas lokal.
Hingga tahun 2025, ditargetkan ada 40 DEB SoBI di seluruh Indonesia, mendukung berbagai sektor seperti pertanian, wisata, UMKM, peternakan, hingga sanitasi. Program ini telah menghasilkan total energi 100.524 kWh/tahun dari panel surya dan 7.344 meter kubik biogas. Dampak positifnya luar biasa: 2.678 penerima manfaat, pengurangan karbon sebesar 120.008 kgCO2 eq/tahun, dan peningkatan ekonomi masyarakat hingga Rp437 juta per tahun.
Antusiasme Tinggi, Bukti Generasi Muda Peduli Lingkungan
Antusiasme terhadap Beasiswa Sobat Bumi sangat tinggi, terbukti dari lebih dari 20.000 pendaftar untuk angkatan 2025. President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, mengungkapkan bahwa ini menunjukkan kesadaran generasi muda akan tujuan ekosistem Sobat Bumi. Mereka tidak hanya dituntut berprestasi, tapi juga menjadi agen pembangunan berkelanjutan melalui green initiative.
Ini adalah sinyal positif bahwa semakin banyak anak muda yang tidak hanya memikirkan masa depan pribadi, tetapi juga masa depan planet ini. Program ini berhasil menumbuhkan bibit-bibit pemimpin yang peduli dan bertanggung jawab.
Apresiasi dari Kampus Mitra: Investasi untuk Masa Depan Bangsa
Program ini juga mendapat apresiasi tinggi dari jajaran rektorat perguruan tinggi mitra. Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., menyampaikan rasa terima kasihnya. Beasiswa ini, katanya, berkontribusi besar pada peningkatan akses pendidikan dan pengembangan SDM.
Serta mendorong mahasiswa untuk berprestasi, memiliki empati sosial, dan menerapkan nilai-nilai keberlanjutan demi kemajuan bangsa. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan membentuk karakter dan kapasitas generasi penerus. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Beasiswa Sobat Bumi terus melahirkan para pahlawan lingkungan yang siap membawa perubahan nyata.


















