Aktor Korea Selatan, Lee Joo-ahn, kini tengah menjadi sorotan hangat para pencinta drama Korea. Pesonanya sebagai Gong-gil dalam drama "Bon Appétit, Your Majesty" sukses memikat hati banyak penonton, membuatnya kian populer dan menjadi perbincangan.
Lahir pada tahun 1996, Lee Joo-ahn kini telah menginjak usia 29 tahun. Usia tersebut seringkali memicu pertanyaan di kalangan penggemar mengenai kewajiban militer yang harus dijalani para pria di Korea Selatan, terutama karena ia sudah mendekati batas akhir usia wamil.
Namun, di tengah spekulasi dan rasa penasaran publik, Lee Joo-ahn dengan blak-blakan mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan. Ia menyatakan bahwa dirinya bebas dari wajib militer, sebuah keputusan besar yang diambilnya bertahun-tahun lalu demi menyelamatkan sosok paling berharga dalam hidupnya.
Lee Joo-ahn, Bintang Baru yang Curi Perhatian
Sejak kemunculannya di "Bon Appétit, Your Majesty," nama Lee Joo-ahn memang semakin melambung. Karakternya sebagai Gong-gil berhasil mencuri perhatian, menunjukkan bakat aktingnya yang memukau dan karismanya yang kuat. Hal ini membuat banyak penggemar baru mulai mengikuti jejak kariernya.
Popularitas yang menanjak ini secara otomatis membawa sorotan lebih besar pada kehidupan pribadinya. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah mengenai status wajib militernya, mengingat pentingnya isu ini bagi setiap pria Korea Selatan.
Usia 29 Tahun, Mengapa Lee Joo-ahn Bebas Wamil?
Di Korea Selatan, wajib militer adalah sebuah kewajiban yang sangat dihormati dan dijalankan oleh hampir semua pria dewasa. Umumnya, mereka harus mendaftar sebelum mencapai usia 30 tahun, membuat pertanyaan tentang Lee Joo-ahn menjadi sangat relevan.
Namun, Lee Joo-ahn memiliki kisah yang berbeda dan jauh lebih mendalam. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah dibebaskan dari kewajiban militer, bukan karena pengecualian biasa, melainkan karena sebuah tindakan heroik yang dilakukannya di masa lalu.
Pengorbanan Paling Mulia: Mendonorkan Hati untuk Ibu
Lee Joo-ahn secara terbuka menyatakan alasan di balik pembebasan wamilnya adalah karena ia mendonasikan sebagian hatinya untuk sang ibu. Keputusan besar ini diambilnya saat ia masih berusia 22 tahun, sebuah usia yang sangat muda untuk menghadapi pilihan hidup dan mati seperti itu.
"Saya dibebaskan dari wajib militer karena mendonasikan sebagian liver (hati) saya kepada ibu," ungkap Lee Joo-ahn seperti yang diberitakan SpoTV News pada Kamis (2/10). Tindakan ini bukan sekadar donasi kecil, melainkan melibatkan pengangkatan 70% dari hatinya untuk transplantasi.
Donasi organ adalah sebuah tindakan yang sangat mulia dan berisiko. Mendonorkan 70% hati menunjukkan betapa besar cinta dan keberanian Lee Joo-ahn untuk menyelamatkan ibunya, tanpa memikirkan risiko yang mungkin ia hadapi sendiri.
Momen Menegangkan dan Pemulihan Sang Bunda
Lee Joo-ahn menceritakan bagaimana kondisi ibunya tiba-tiba memburuk karena sirosis hati. Penyakit ini membuat ibunya kehilangan kesadaran, dan ia segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
"Dokter mengatakan ia harus segera dioperasi, dan saya menyetujui transplantasi tersebut," kenangnya. Momen itu pasti sangat menegangkan bagi Lee Joo-ahn dan keluarganya, di mana setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa sang ibu.
Operasi transplantasi hati tersebut berlangsung sekitar tujuh tahun yang lalu. Berkat pengorbanan Lee Joo-ahn, kesehatan ibunya berangsur membaik dan kini dipastikan dalam kondisi yang sangat baik.
Kebahagiaan dan Kebanggaan yang Tak Terhingga
Kisah heroik ini tidak hanya menyelamatkan nyawa sang ibu, tetapi juga membawa kebahagiaan yang mendalam bagi seluruh keluarga. Lee Joo-ahn mengungkapkan betapa senang hatinya melihat ibunya sehat dan bahagia.
"Hari-hari ini, saya sangat senang. Ibu saya juga sangat bahagia," ujarnya dengan mata berbinar. Kebahagiaan itu semakin lengkap ketika sang ibu bisa dengan bangga menceritakan tentang putranya yang kini sukses membintangi drama populer.
"Saya rasa karena beliau akhirnya bisa bilang bahwa, ‘Dia [Lee Joo-ahn] adalah anak saya,’" cerita aktor tersebut, menunjukkan betapa besar arti pengakuan dan kebanggaan seorang ibu terhadap anaknya. Kisah ini menjadi bukti nyata kekuatan cinta keluarga yang tak tergantikan.
Perjalanan Karier Lee Joo-ahn: Dari Debut hingga Kini
Sebelum popularitasnya meroket berkat "Bon Appétit, Your Majesty," Lee Joo-ahn telah meniti karier aktingnya sejak tahun 2018. Debutnya dimulai dengan peran dalam drama populer "SKY Castle," sebuah serial yang menggebrak industri hiburan Korea.
Sejak saat itu, ia hampir rutin setiap tahun membintangi proyek drama baru, menunjukkan konsistensi dan dedikasinya dalam dunia akting. Beberapa drama terkenal yang pernah dibintanginya antara lain "True Beauty," "Youth of May," "Snowdrop," dan "Love Song for Illusion."
Setiap peran yang diambilnya selalu memberikan warna baru dalam portofolio aktingnya, membuktikan bahwa ia adalah aktor yang serbaguna dan terus berkembang. Kini, dengan "Bon Appétit, Your Majesty," ia telah mencapai titik balik dalam kariernya.
Janji untuk Penggemar dan Proyek Masa Depan
Dalam kesempatan tersebut, Lee Joo-ahn juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh banyak penonton terhadap "Bon Appétit, Your Majesty," termasuk karakter Gong-gil yang diperankannya. Ia merasa sangat dihargai dan termotivasi oleh dukungan tersebut.
"Mendengar orang mereka mengenal Gong-gil membuat saya merasa tenang, bahkan dari kejauhan. Semua ini berkat para penonton yang menikmati acara ini. Saya sangat berterima kasih kepada semua orang," ucapnya penuh rasa syukur.
Lee Joo-ahn pun berjanji akan terus bekerja keras dan menyapa penggemar melalui proyek-proyek baru dan baik di masa mendatang. "Saya akan terus bekerja keras dan berharap dapat menyapa semua orang lagi dengan banyak proyek yang sukses di masa mendatang," tutupnya, memberikan harapan bagi para penggemar yang menantikan karya-karya selanjutnya dari aktor berhati mulia ini.


















