Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

AC Chery Tiggo 8 CSH Dikomplain Gak Dingin, Chery Buka Suara: Ini Biang Keroknya!

Mobil Chery Tiggo 8 CSH warna hitam melaju di jalan raya perkotaan.
Keluhan AC Chery Tiggo 8 CSH ramai diperbincangkan di media sosial.
banner 120x600
banner 468x60

Dunia maya dihebohkan dengan keluhan konsumen terkait performa Chery Tiggo 8 CSH. Salah satu isu yang paling banyak disorot adalah kinerja AC mobil yang dianggap kurang dingin, memicu perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Keluhan ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar di benak calon pembeli dan pemilik kendaraan serupa.

Ramai di Media Sosial: Keluhan AC Chery Tiggo 8 CSH

banner 325x300

Pihak Chery akhirnya buka suara untuk menjelaskan duduk perkaranya. Menurut keterangan resmi perusahaan, keluhan mengenai AC yang tidak bekerja sempurna ini dialami oleh seorang konsumen berinisial S pada 7 September 2025. Saat itu, pemilik mobil tersebut mengeluhkan sistem pendingin Tiggo 8 CSH miliknya terasa kurang optimal.

Insiden ini terjadi ketika mobil sedang menempuh perjalanan panjang dari Surabaya menuju Jakarta. Kondisi ini tentu membuat pengemudi merasa tidak nyaman, apalagi di tengah perjalanan jauh yang membutuhkan performa optimal dari seluruh fitur kendaraan.

Penjelasan Chery Soal AC Kurang Dingin: Gaya Mengemudi Jadi Sorotan?

Menurut Chery, fenomena AC kurang dingin ini punya penjelasan teknis yang cukup spesifik. Mereka menyebutkan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh mobil yang dikendarai dengan kecepatan sangat tinggi, disertai akselerasi dan deselerasi secara berulang-ulang. Pola mengemudi seperti itu, kata Chery, memicu peningkatan kebutuhan daya kendaraan secara signifikan.

Akibatnya, suhu baterai mobil naik dengan cepat. Untuk menjaga stabilitas kinerja kendaraan dan melindungi komponen vital, sistem secara otomatis akan melakukan penyesuaian terhadap distribusi daya dan suhu. Dalam kondisi ini, performa pendinginan AC kabin dapat berkurang sementara waktu.

Namun, Chery menegaskan bahwa kondisi ini hanya bersifat sementara. AC akan kembali berfungsi normal dan dingin optimal begitu suhu baterai kembali stabil. Ini menunjukkan betapa kompleksnya sistem manajemen daya pada mobil modern, di mana setiap komponen saling terkait untuk menjaga performa keseluruhan.

Bukan Hanya AC: Masalah Stalling dan Boros BBM Ikut Dikeluhkan

Namun, keluhan konsumen tak berhenti di masalah AC saja. Selain isu pendingin kabin, konsumen juga melaporkan sejumlah kendala lain saat berkendara menggunakan Tiggo 8 CSH dari Jakarta menuju Surabaya. Dua di antaranya adalah mobil sempat berhenti mendadak (stalling) dan jarak tempuh bahan bakar yang menurun drastis.

Tentu saja, masalah-masalah ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi pengemudi, terutama saat berada di jalan raya. Stalling bisa membahayakan keselamatan, sementara boros BBM jelas memengaruhi biaya operasional dan kenyamanan perjalanan.

Mobil Tiba-tiba Berhenti (Stalling): Baterai dan Tangki Kosong Melompong

Mengenai masalah stalling, Chery juga memberikan penjelasan berdasarkan data sistem kendaraan. Mereka mengungkap bahwa mobil masuk ke mode proteksi karena daya baterai bertegangan tinggi (State of Charge/SOC) dan tangki bahan bakar dalam kondisi benar-benar habis. Kondisi "kosong melompong" inilah yang menyebabkan kendaraan tidak dapat berjalan.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa masalah stalling bukan karena cacat produksi, melainkan karena pengemudi kehabisan daya baterai dan bahan bakar secara bersamaan. Ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik mobil listrik atau hybrid untuk selalu memantau indikator daya dan bahan bakar.

Jarak Tempuh Bahan Bakar Melorot Drastis? Ini Kata Chery

Pabrikan juga memberikan penjelasan mengenai perbedaan antara jarak tempuh yang ditampilkan di panel instrumen dan jarak tempuh aktual yang dicapai. Hal ini disebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kecepatan, kondisi jalan, serta gaya mengemudi. Faktor-faktor ini memiliki dampak signifikan terhadap konsumsi energi.

Dalam kasus ini, mobil dikemudikan dengan kecepatan tinggi yang secara otomatis meningkatkan hambatan angin. Selain itu, pola berkendara menunjukkan akselerasi dan deselerasi cepat secara berulang. Kedua kombinasi ini menyebabkan konsumsi energi menjadi lebih tinggi, sehingga penurunan jarak tempuh terjadi lebih cepat dari biasanya.

Masalah ‘Jump Shift’ dan Dugaan Kebocoran Air

Tak hanya itu, konsumen juga disebut mengalami masalah "jump shift" atau perpindahan gigi yang tidak normal. Ini adalah kondisi di mana transmisi berpindah gigi secara tidak wajar, bisa jadi terlalu cepat atau terlalu lambat, yang mengganggu kenyamanan berkendara. Chery pun melakukan investigasi mendalam untuk mencari tahu penyebabnya.

Yang menarik, Chery menduga penyebabnya bukan dari internal mobil, melainkan oleh kebocoran air yang masuk ke area dasbor. Kebocoran ini, menurut Chery, kemungkinan besar berasal dari proses penggantian kaca film yang dilakukan sebelumnya. Air yang masuk ini memicu gangguan pada modul Body Domain Module (BDM).

Modul BDM ini memiliki peran krusial dalam transmisi sinyal dan proses inisialisasi perpindahan gigi. Gangguan pada modul ini secara langsung memengaruhi kinerja transmisi, menyebabkan fenomena jump shift. Catatan investigasi Chery secara tegas menunjukkan bahwa masalah ini bukan disebabkan oleh cacat pada komponen kendaraan, melainkan oleh faktor eksternal dari aktivitas penggunaan atau perawatan pihak ketiga. Pernyataan ini tentu penting bagi konsumen, karena menegaskan bahwa masalah bukan berasal dari kualitas bawaan kendaraan.

Resolusi dan Jaminan dari Chery

Pihak Chery menegaskan bahwa semua permasalahan yang dialami konsumen berinisial S ini telah berhasil ditangani dengan baik. Setelah serangkaian pemeriksaan dan perbaikan, Chery Tiggo 8 CSH milik S saat ini telah kembali berfungsi dengan normal. Ini menunjukkan komitmen Chery dalam memberikan layanan purna jual yang responsif dan solusi yang efektif bagi konsumennya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik kendaraan modern untuk memahami karakteristik mobil mereka, terutama yang memiliki teknologi canggih. Selain itu, pemilihan bengkel dan teknisi yang kompeten untuk perawatan atau modifikasi juga sangat krusial untuk menghindari masalah tak terduga di kemudian hari. Chery berharap kasus ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada publik mengenai teknologi dan penanganan masalah pada produk mereka.

banner 325x300