banner 728x250

Awas! Biaya Tarik Tunai ATM di Vietnam Bikin Kantong Jebol 27%, Indonesia Nomor Berapa?

Layar ATM dengan pilihan nominal penarikan uang tunai.
Biaya tarik tunai di ATM luar negeri bisa tak terduga mahalnya.
banner 120x600
banner 468x60

Liburan ke luar negeri memang impian banyak orang. Namun, di balik pesona destinasi eksotis, ada satu hal yang seringkali luput dari perhatian: biaya tarik tunai ATM. Siapa sangka, di beberapa negara, biaya ini bisa bikin kantong kamu bolong parah, bahkan sebelum kamu sempat jajan!

Data terbaru menunjukkan sebuah fakta mengejutkan. Vietnam, destinasi yang makin populer di kalangan wisatawan, dinobatkan sebagai negara paling mahal di dunia untuk menarik uang tunai. Ini dihitung berdasarkan persentase biaya transaksi yang dikenakan pada setiap penarikan.

banner 325x300

Vietnam: Juara Biaya ATM Termahal Sedunia

Menurut analisis mendalam yang dilakukan oleh perusahaan uang perjalanan Wise, Vietnam menempati posisi puncak sebagai negara dengan biaya tarik tunai ATM termahal. Mereka meneliti 9,7 juta penarikan ATM pelanggan antara Februari hingga Juli 2025. Hasilnya? Sangat mencengangkan.

Di Vietnam, biaya transaksi rata-rata mencapai 27,1 persen dari total uang yang ditarik. Bayangkan saja, jika kamu menarik Rp1 juta, lebih dari Rp270 ribu bisa langsung lenyap hanya untuk biaya ATM. Ini belum termasuk potensi biaya penukaran mata uang yang mungkin sudah kamu bayarkan sebelumnya.

Angka 27,1 persen ini bukan main-main. Ini berarti lebih dari seperempat uang yang kamu tarik akan hilang begitu saja di mesin ATM. Tentu saja, hal ini bisa sangat merugikan, apalagi bagi para backpacker atau wisatawan yang mengandalkan anggaran ketat.

Daftar Negara dengan Biaya ATM Mencekik, Indonesia Termasuk?

Ternyata, Vietnam tidak sendirian. Daftar sepuluh besar negara dengan biaya penarikan tunai ATM paling mahal didominasi oleh negara-negara di Asia Tenggara dan Amerika Latin. Ini menjadi peringatan penting bagi kamu yang berencana menjelajahi wilayah tersebut.

Berikut adalah peringkat lengkapnya, siap-siap kaget dengan posisi Indonesia:

  1. Vietnam: 27,1%
  2. Argentina: 20,51%
  3. Kolombia: 16,66%
  4. Indonesia: 10,91%
  5. Sao Tome dan Principe: 8,31%
  6. Nigeria: 5,83%
  7. Korea Selatan: 5,8%
  8. Chili: 5,55%
  9. Turki: 5,08%
  10. Angola: 4,44%

Ya, kamu tidak salah baca. Indonesia berada di posisi keempat dengan biaya rata-rata 10,91 persen. Ini artinya, setiap kali kamu menarik uang tunai di ATM di Indonesia menggunakan kartu dari bank luar negeri, kamu bisa kehilangan lebih dari 10 persen dari jumlah penarikanmu.

Tristan Dakin, Country Manager Wise, menyoroti fenomena ini. Ia menyebut bahwa destinasi seperti Vietnam dan Indonesia memang semakin populer untuk liburan hemat biaya. Namun, ia mengingatkan, "Penting untuk mempertimbangkan seluk-beluk pengeluaran di setiap wilayah, dan menghindari jebakan biaya ATM yang terlalu mahal."

Kenapa Biaya ATM di Negara Ini Bisa Sangat Mahal?

Ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan tingginya biaya penarikan tunai di negara-negara tersebut. Salah satunya adalah infrastruktur perbankan yang berbeda, serta kebijakan bank lokal dan penyedia ATM independen. Di banyak negara berkembang, biaya operasional ATM bisa jadi lebih tinggi.

Selain itu, ATM di daerah yang sangat turistik sering kali mengenakan biaya premium. Mereka memanfaatkan kenyamanan yang ditawarkan kepada para pelancong yang mungkin tidak punya banyak pilihan lain. Ini menjadi ladang uang bagi operator ATM nakal.

Beberapa bank di negara-negara ini mungkin juga melihat penarikan tunai oleh wisatawan sebagai peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Tanpa regulasi yang ketat atau transparansi yang memadai, biaya ini bisa melambung tinggi tanpa disadari oleh pengguna.

Tips Jitu Agar Kantong Gak Boncos Saat Tarik Tunai di Luar Negeri

Meskipun biaya ATM bisa mencekik, bukan berarti kamu harus sepenuhnya menghindari uang tunai. Banyak wisatawan masih memilih membawa uang tunai untuk makanan, minuman, atau berbelanja di pasar lokal. Kuncinya adalah perencanaan yang matang.

Berikut adalah beberapa cara cerdas untuk mengambil uang tunai lebih hemat biaya saat liburan di luar negeri:

1. Cari ATM Bank Resmi

Prioritaskan mencari ATM yang dioperasikan oleh bank resmi. ATM bank umumnya lebih aman dan cenderung memberikan pengungkapan biaya yang lebih jelas dibandingkan ATM independen di kawasan wisata. ATM independen seringkali punya biaya tersembunyi yang lebih tinggi.

2. Tarik Uang dalam Jumlah Besar (Jika Kartu Berbiaya Tetap)

Jika kartu debit atau kreditmu memiliki biaya tetap per penarikan, tarik uang dalam jumlah yang lebih besar dan lebih jarang. Ini akan mengurangi frekuensi kamu membayar biaya tetap tersebut. Namun, pastikan kamu bisa menjaga uang tunai dalam jumlah besar dengan aman.

3. Selalu Pilih Mata Uang Lokal

Ini adalah tips krusial! Saat menarik uang, selalu pilih mata uang lokal (misalnya VND di Vietnam, bukan mata uang asalmu). Jika kamu memilih mata uang asal, kamu akan dikenakan nilai tukar yang digelembungkan oleh penyedia ATM, yang dikenal sebagai Dynamic Currency Conversion (DCC). Ini bisa membuatmu rugi lebih banyak.

4. Hindari Kartu dengan Biaya Tersembunyi

Salah satu cara terbaik untuk menghemat adalah dengan menghindari kartu yang memiliki biaya tersembunyi. Banyak bank mengklaim menawarkan transaksi luar negeri "bebas biaya", tetapi sebenarnya menggunakan nilai tukar yang digelembungkan untuk menutupi biaya mereka. Selalu bandingkan dengan nilai tukar pasar tengah yang sebenarnya, yang bisa kamu cek di Google atau aplikasi keuangan.

5. Pertimbangkan Kartu Multi-Mata Uang atau Kartu Perjalanan

Beberapa perusahaan fintech atau bank menawarkan kartu multi-mata uang atau kartu perjalanan yang dirancang khusus untuk transaksi internasional. Kartu-kartu ini seringkali menawarkan nilai tukar yang lebih baik dan biaya penarikan ATM yang lebih rendah, atau bahkan gratis di beberapa jaringan. Lakukan riset sebelum bepergian.

6. Beri Tahu Bankmu Sebelum Berangkat

Sebelum kamu berangkat, beritahu bankmu tentang rencana perjalananmu. Ini akan mencegah bank mengira transaksi luar negerimu sebagai aktivitas mencurigakan dan memblokir kartumu. Sekalian, tanyakan tentang biaya penarikan ATM internasional dan nilai tukar yang mereka terapkan.

7. Gunakan Kartu Kredit untuk Pembelian Besar

Untuk pembelian yang lebih besar seperti hotel atau tiket, pertimbangkan menggunakan kartu kredit. Meskipun kartu kredit juga bisa memiliki biaya transaksi luar negeri, beberapa kartu menawarkan poin reward atau perlindungan pembelian. Pastikan kamu tahu biaya yang berlaku dan hindari penarikan tunai menggunakan kartu kredit, karena bunganya sangat tinggi.

Siap Liburan Tanpa Boncos?

Biaya tarik tunai ATM yang tinggi di beberapa negara bisa menjadi jebakan tak terduga yang menguras dompetmu. Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman yang baik tentang cara kerja biaya transaksi internasional, kamu bisa menghindari kerugian yang tidak perlu. Jadi, sebelum berangkat, pastikan kamu sudah tahu seluk-beluk keuangan di destinasi tujuanmu. Selamat berlibur dan semoga kantongmu tetap aman!

banner 325x300