Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Prabowo Gebrak Meja! Bongkar Korupsi BUMN, ‘Orang Pintar Nyolong’, dan Aset Negara Triliunan yang Tersembunyi

Angka 5 berwarna emas, mengkilap, dengan garis hitam tebal.
Prabowo targetkan 5 tahun ke depan untuk bersih-bersih BUMN korup.
banner 120x600
banner 468x60

Presiden Prabowo Subianto tak main-main dengan janjinya memberantas korupsi. Dalam pidatonya di Munas VI PKS, Jakarta, Senin (29/9/2025), ia melontarkan pernyataan-pernyataan mengejutkan yang mengindikasikan adanya ‘sapu bersih’ besar-besaran. Dari BUMN yang merugi tapi malah memperkaya diri, hingga terkuaknya aset negara senilai ribuan triliun yang selama ini ‘disembunyikan’, Prabowo bertekad mengembalikan kekayaan bangsa untuk rakyat.

Misi Bersih-Bersih BUMN: Tak Ada Ampun Bagi Perusahaan Rugi yang Foya-Foya

Prabowo menegaskan akan ada ‘sapu bersih’ besar-besaran di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kekesalan Prabowo memuncak melihat banyak pegawai BUMN yang, alih-alih memajukan perusahaan, justru memperkaya diri sendiri di tengah kerugian.

banner 325x300

"Saya perintahkan bersihkan itu BUMN," tegas Prabowo. "Kadang-kadang nekat-nekat mereka itu, diberi kepercayaan negara dia kira itu perusahaan nenek moyang. Perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri."

Ia bahkan tak segan memerintahkan Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan. Penyelidikan akan dilakukan untuk mengusut tuntas penyimpangan agar aset negara bisa dimanfaatkan maksimal bagi kepentingan rakyat.

Prabowo menargetkan misi bersih-bersih BUMN ini rampung dalam 2-3 tahun ke depan. Ia yakin, dengan manajemen yang baik, BUMN seharusnya bisa menghasilkan keuntungan minimal 10% dari asetnya setiap tahun. Ini adalah standar wajar yang harus dicapai.

Korupsi ‘Sangat Memprihatinkan’: Keterkejutan Prabowo Saat Menjabat

Mengejutkan, Prabowo mengaku sangat terperanjat dengan parahnya tingkat korupsi di Tanah Air setelah ia menjabat sebagai Presiden. Ia mengakui bahwa selama 80 tahun kemerdekaan, Indonesia telah melewati berbagai tantangan, termasuk perang ideologi dan gangguan internal.

Namun, kondisi korupsi saat ini dinilainya berada di titik yang sangat kritis. "Kita tidak bisa pungkiri korupsi masih sangat berlaku di bangsa kita ini," ujarnya.

"Memang kita mengerti, hampir semua negara ada korupsi, tapi korupsi di kita harus kita akui menurut saya dalam keadaan yang sangat-sangat memprihatinkan," tambah Prabowo. Ia bersumpah akan memberantas korupsi tanpa pandang bulu demi tegaknya pemerintahan yang bersih.

‘Orang Pintar Sering Nyolong’: Modus Korupsi Terselubung yang Bikin Geram

Fenomena ‘orang pintar sering nyolong’ menjadi sorotan tajam Prabowo. Ia menyebut ada bentuk korupsi yang lebih berbahaya: korupsi tersamar atau ‘setengah korupsi’ yang seolah-olah legal, namun sebenarnya merugikan negara secara sistemik.

"Korupsi paling besar, penyimpangan paling besar, adalah setengah korupsi atau korupsi yang tersamar," ungkapnya. "Seolah-olah legal, tapi nyolong ini pintarnya, pintarnya orang pintar, repotnya orang pintar itu sering pintar nyolong, aku heran juga ini gimana caranya."

Sebagai contoh, Prabowo mengungkapkan kasus di Bangka Belitung. Wilayah yang dikenal sebagai pusat tambang timah dunia itu, ternyata memiliki seribu tambang ilegal yang beroperasi tanpa izin.

Mulai 1 September lalu, ia memerintahkan TNI-Polri dan Bea Cukai untuk melakukan operasi besar-besaran. Tujuannya adalah menutup jalur penyelundupan timah yang selama ini mencapai 80% dari total hasil produksi.

Dari penertiban ini, pemerintah diperkirakan akan menyelamatkan Rp22 triliun pada September-Desember 2025. Angka ini diproyeksikan melonjak menjadi Rp45 triliun pada tahun 2026, hanya dari Bangka Belitung saja.

Lebih mencengangkan lagi, limbah tambang tersebut ternyata mengandung mineral langka yang disebut ‘tanah jarang’ (rare earth). "Pejabat-pejabat kita tidak mengerti, dia kira limbah padahal tanah jarang, makanya ini saya sekarang perintahkan Bea Cukai, itu harus merekrut beberapa ahli-ahli kimia supaya ngecek," jelas Prabowo.

Menertibkan Tambang Ilegal: Nikel, Batu Bara, Bauksit dalam Sorotan

Tidak hanya timah, sektor pertambangan lain seperti nikel, batu bara, dan bauksit juga tak luput dari bayang-bayang praktik ilegal. Prabowo bertekad menertibkan semua penyimpangan ini, bahkan siap mengambil alih jika diperlukan.

Jika penertiban ini berhasil ditegakkan, penerimaan negara akan melonjak drastis, membuka jalan menuju kemakmuran yang lebih merata. Namun, ia menyadari, langkah ini akan ‘mengusik’ kekuatan-kekuatan besar yang selama ini diuntungkan dari sistem yang korup.

"Masalah ini ternyata menyinggung kekuatan-kekuatan besar yang selama ini menikmati penyimpangan sistemik ini," kata Prabowo. Ia menduga, kerusuhan-kerusuhan yang terjadi belakangan ini mungkin merupakan bagian dari perlawanan untuk menghentikan pembangunan dan kebangkitan ekonomi Indonesia.

"Mereka tidak ingin Indonesia makmur, mereka tidak ingin rakyat sejahtera," tegasnya. "Mereka ingin meneruskan paradoks yang kita alami sekarang, kekayaan begitu besar hanya dinikmati segelintir orang saja, ini yang akan saya lawan, ini yang akan saya urus."

Terkuaknya Aset Negara Triliunan Rupiah yang ‘Disembunyikan’ Birokrat

Pembentukan Daya Anagata Nusantara (Danantara) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) oleh pemerintahannya membawa kejutan besar. Prabowo mengungkapkan, setelah Danantara dibentuk, terkuaklah fakta mengejutkan.

"Ternyata kaget, banyak di antara kita termasuk saya tidak menduga," ujarnya. "Kalau kita kumpulin semua aset negara nilainya lebih dari 1.000 miliar dolar AS, Rp1.060 triliun (sekitar Rp16.000 triliun dengan kurs saat ini)."

Nilai total aset negara yang berhasil ditemukan mencapai lebih dari 1.000 miliar dolar AS, atau sekitar Rp16.000 triliun! "Kumpulin semua, ternyata kita ketemu aset di sini, aset di sini, aset di sini. Luar biasa ini, jadi banyak birokrat kita yang pintar, pintar sembunyikan aset," imbuhnya.

Penemuan aset tersembunyi ini semakin memperkuat urgensi misi bersih-bersih BUMN. Prabowo kembali menegaskan perintahnya kepada Kejagung dan KPK untuk menindak tegas pihak-pihak yang menyalahgunakan kepercayaan negara. Dengan tekad membara, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, mengembalikan aset negara, dan mewujudkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

banner 325x300