Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Marvel vs. Disney: Bintang She-Hulk Pimpin Boikot Disney+, Gara-gara Jimmy Kimmel?

Ilustrasi galaksi dengan bintang-bintang berkilauan di latar belakang biru tua.
Jagat hiburan AS bergejolak, bintang Marvel serukan boikot Disney.
banner 120x600
banner 468x60

Dunia hiburan Amerika Serikat tengah bergejolak. Tatiana Maslany, aktris pemeran She-Hulk dalam serial populer Marvel, baru-baru ini menyerukan aksi boikot terhadap Disney Plus dan seluruh jaringan saudaranya, termasuk Hulu dan ESPN. Seruan ini langsung menggemparkan publik dan memicu perdebatan sengit.

Aksi boikot yang dipimpin oleh bintang Marvel ini bukan tanpa alasan. Keputusan ABC, yang merupakan bagian dari konglomerat Disney, untuk menghentikan acara Jimmy Kimmel Live! menjadi pemicu utama kemarahan para selebritas. Monolog Kimmel yang menyinggung kematian Charlie Kirk, seorang pendukung utama Donald Trump, disebut-sebut sebagai biang keladinya.

banner 325x300

Awal Mula Seruan Boikot dari Bintang Marvel

Tatiana Maslany tak tanggung-tanggung dalam menyuarakan protesnya. Ia mengunggah sebuah foto di Instagram Story yang menampilkan dirinya dalam kostum She-Hulk, karakter yang ia perankan di Disney Plus pada tahun 2022. Unggahan tersebut sontak menjadi viral dan menyebar luas.

"Batalkan langganan Disneyplus, Hulu, ESPN kalian," tulis Maslany dalam unggahan tersebut, memberikan instruksi jelas kepada para pengikutnya. Seruan ini merupakan bentuk simpati dan dukungan terhadap Jimmy Kimmel yang kini nasib pekerjaan dan acaranya masih belum jelas.

Kenapa Jimmy Kimmel Jadi Pemicunya?

Keputusan ABC untuk menghentikan Jimmy Kimmel Live! secara "tanpa batas waktu" pada 17 September 2025, menyusul monolog kontroversial Kimmel pada 15 September 2025, menjadi api yang membakar kemarahan banyak pihak. Monolog tersebut menyoroti kematian Charlie Kirk dan respons kelompok pendukung Donald Trump, MAGA (Make America Great Again).

Dalam monolognya, Kimmel mengolok-olok tanggapan Trump terhadap pertanyaan jurnalis mengenai bagaimana ia berduka atas kematian Kirk. Ia juga menyinggung upaya kelompok MAGA untuk menjauhkan diri dari tersangka pembunuh Kirk, Tyler Robinson.

Monolog Kontroversial yang Mengguncang ABC

Jimmy Kimmel, dalam monolognya yang memicu badai, secara terang-terangan mengatakan bahwa gerakan MAGA berusaha keras untuk membuktikan bahwa tersangka pembunuh Kirk bukanlah bagian dari mereka. Ia melihat adanya upaya untuk mencari keuntungan politik dari tragedi tersebut.

"Kelompok MAGA [sedang] mati-matian berusaha menggambarkan anak yang membunuh Charlie Kirk sebagai orang lain dan melakukan segala cara untuk mendapat skor politik dari hal ini," ujar Kimmel. Ia menambahkan, "Di tengah saling tuding itu, ada duka," sebuah pernyataan yang menyinggung banyak pihak. Komentar ini menyulut kemarahan kelompok MAGA dan bahkan pejabat di bawah rezim Trump.

Dukungan Mengalir untuk Jimmy Kimmel

Gelombang dukungan tak hanya datang dari Maslany. Sejumlah selebritas dan tokoh publik lainnya juga ikut menyuarakan hal serupa. Rosie O’Donnell, komedian dan aktris senior, turut menunjukkan solidaritasnya.

Mantan anggota kongres, Adam Kinzinger, juga menyuarakan protes keras di media sosialnya. "Ketika intimidasi pemerintah dan kepengecutan perusahaan bertemu, kebebasan berbicara pun mati," tulis Kinzinger. Ia melanjutkan, "Boikot ABC dan Disney sampai mereka melawan penyensoran Brendan Carr."

Masa Depan Jimmy Kimmel Live! di Ujung Tanduk?

Nasib Jimmy Kimmel Live! kini berada di persimpangan jalan. Diberitakan oleh Variety pada Jumat (19/9), Jimmy Kimmel dan Disney saat ini disebut tengah melakukan diskusi mendalam. Perwakilan bisnis dan hukum Kimmel sedang bernegosiasi dengan para petinggi Disney dan ABC.

Tujuan dari diskusi ini adalah untuk menemukan titik temu dan peluang kompromi yang memungkinkan acara Jimmy Kimmel Live! kembali tayang di televisi ABC. Namun, sumber menegaskan bahwa tidak ada jaminan kesepakatan akan tercapai.

Hingga saat ini, Kimmel sendiri belum memberikan komentar publik apapun sejak acaranya dihentikan. Belum diketahui pula syarat apa yang akan dan tidak akan diterima oleh Kimmel sebagai bagian dari kesepakatan untuk kembali mengudara.

Dampak Potensial Boikot dan Negosiasi

Insiden ini bukan sekadar drama selebriti biasa, melainkan menyoroti isu kebebasan berbicara dan tekanan politik dalam industri hiburan. Seruan boikot dari tokoh sepopuler Tatiana Maslany tentu memiliki potensi dampak signifikan terhadap jumlah pelanggan Disney Plus, Hulu, dan ESPN.

Negosiasi antara Jimmy Kimmel dan Disney akan menjadi penentu penting bagi masa depan acara tersebut, sekaligus menjadi barometer bagaimana perusahaan media raksasa menanggapi tekanan dari talenta mereka dan publik. Hasil dari diskusi ini akan menjadi sorotan banyak pihak, baik di kalangan industri maupun masyarakat umum.

Hingga kini, publik masih menanti bagaimana drama antara bintang Marvel, raksasa Disney, dan komedian Jimmy Kimmel ini akan berakhir. Apakah Jimmy Kimmel Live! akan kembali mengudara, ataukah ini menjadi akhir dari sebuah era di televisi Amerika? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

banner 325x300