Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Ngeri! Taksi Listrik VinFast Green SM Kembali Tersambar Kereta di Jakarta, Ini Pelajaran Pentingnya!

ngeri taksi listrik vinfast green sm kembali tersambar kereta di jakarta ini pelajaran pentingnya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Sebuah insiden mengerikan kembali terjadi di perlintasan kereta api Jakarta. Taksi listrik Green SM, yang menggunakan armada VinFast VF e34, terlibat kecelakaan lalu lintas dengan kereta api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pengemudi taksi dilaporkan mengalami luka-luka.

Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video kejadiannya diunggah oleh masyarakat. Dalam rekaman yang beredar, terlihat jelas taksi tersebut berada tepat di depan palang pintu kereta yang sudah tertutup. Meskipun sempat mencoba bergerak maju, taksi itu tak mampu menghindar dan akhirnya ditabrak oleh kereta api tanpa gerbong yang melintas.

banner 325x300

Kereta api sempat membunyikan klakson panjang sebagai peringatan, namun tabrakan tak terhindarkan. Mobil taksi terpental akibat hantaman keras tersebut. Meski demikian, fakta bahwa pengemudi hanya mengalami luka-luka dan tidak ada korban jiwa adalah sebuah keberuntungan di tengah situasi yang sangat berbahaya ini.

Bukan Kali Pertama: Sejarah Kecelakaan Taksi Green SM

Ironisnya, insiden kecelakaan antara taksi Green SM dengan kereta api ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Tercatat pada 10 Oktober 2025, taksi hijau ini juga pernah tersambar kereta di perlintasan Cengkareng, Jakarta Barat. Pengulangan kejadian ini memicu pertanyaan besar tentang tingkat kewaspadaan dan prosedur keselamatan di perlintasan kereta api.

Dua insiden serupa dalam waktu yang relatif berdekatan menjadi pengingat keras bagi kita semua. Pentingnya kesadaran akan bahaya di perlintasan kereta api tidak bisa ditawar lagi. Baik bagi pengemudi taksi, maupun pengendara umum lainnya, keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

Pentingnya Keselamatan: Tips Aman Melintasi Perlintasan Kereta Api

Berkaca dari kasus-kasus yang telah terjadi, ada beberapa tips krusial yang wajib dipahami dan diterapkan oleh setiap pengemudi saat hendak melintasi perlintasan kereta api maupun commuter line. Mengabaikan tips ini bisa berakibat fatal, bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.

1. Perlambat Laju Kendaraan dan Tingkatkan Kewaspadaan

Ketika mendekati perlintasan kereta api, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan kendaraan secara signifikan. Tidak ada alasan untuk terburu-buru di area berbahaya ini. Perlambatan ini memberikan waktu lebih bagi pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri.

Pastikan untuk melihat ke kanan dan ke kiri secara menyeluruh guna memastikan tidak ada kereta yang akan lewat. Sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup adalah tanda mutlak untuk berhenti. Pengendara wajib berhenti di belakang palang kereta, bukan di depannya.

Melanggar aturan ini tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga melanggar hukum. Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 114, pengemudi wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api.

2. Matikan Hiburan, Fokus pada Sekitar

Perlintasan kereta api memiliki kontur jalan yang unik dan berbeda dari jalan biasa. Umumnya, jalanan di area ini menanjak karena perbedaan ketinggian dan bisa sangat licin, terutama saat mengenai rel kereta. Belum lagi kerikil lepas yang kerap ditemukan di aspal jalan, yang semakin menambah tantangan bagi pengendara.

Untuk itu, sangat disarankan untuk mematikan volume musik atau hiburan lainnya di dalam kabin. Ini memungkinkan pengemudi untuk lebih fokus mendengarkan kondisi sekitar, termasuk suara klakson kereta atau sinyal peringatan lainnya. Hindari menekan pedal gas terlalu cepat sebelum mobil benar-benar melewati area perlintasan, karena dikhawatirkan kendaraan bisa terjebak atau selip.

Usahakan untuk memposisikan roda mobil sejajar dengan rel kereta api saat melintas. Jika kondisi lalu lintas padat dan tidak memungkinkan, pastikan kecepatan mobil cukup rendah agar Anda bisa mengendalikan arah kendaraan dengan baik. Konsentrasi penuh adalah kunci utama keselamatan di sini.

3. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Jangan pernah terburu-buru saat melintasi perlintasan kereta api. Laju mobil secara perlahan dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan Anda. Langkah ini sangat penting sebagai antisipasi terhadap berbagai keadaan darurat yang mungkin terjadi. Anda tentu tidak ingin mobil Anda berhenti di tengah perlintasan karena jalan macet atau mobil di depan tiba-tiba mogok.

Sebagai langkah antisipasi, lebih baik berhenti di depan palang pintu sembari menunggu mobil di depan menyeberang dengan aman. Meskipun tindakan ini mungkin membuat Anda kena klakson dari mobil lain di belakang, percayalah bahwa langkah tersebut jauh lebih baik untuk menjaga keselamatan dan menghindari segala kemungkinan buruk. Prioritaskan keselamatan daripada tekanan dari pengendara lain.

4. Pengemudi Manual, Turunkan Gigi!

Bagi Anda yang mengendarai mobil bertransmisi manual, ada tips khusus yang wajib diterapkan: turunkan posisi gigi ke 1 saat melewati jalur kereta api. Hal ini bertujuan untuk mencegah mesin mobil mati mendadak saat berada di atas rel, yang bisa disebabkan oleh putaran mesin yang tidak stabil. Gigi rendah memberikan torsi yang lebih besar dan kontrol yang lebih baik.

Untuk mobil matik, Anda cukup melepaskan pedal gas dan biarkan mobil meluncur perlahan. Anda bisa menjaga kecepatan mobil dengan menginjak pedal rem secara lembut dan terukur. Kuncinya adalah melintas dengan tenang dan terkontrol, tanpa terburu-buru.

5. Hindari Panik Saat Situasi Darurat

Apabila mobil Anda tiba-tiba mogok di tengah perlintasan, tetapi belum ada kereta yang akan lewat, sebaiknya jangan panik. Kepanikan hanya akan memperburuk situasi dan membuat Anda sulit berpikir jernih. Tarik napas dalam-dalam dan cobalah untuk tetap tenang.

Cek panel instrumen untuk memastikan masalahnya, posisikan gigi transmisi di netral, dan coba nyalakan ulang mesin kendaraan. Seringkali, karena panik, pengemudi lupa prosedur dasar menyalakan mesin, seperti menginjak pedal rem untuk mobil matik atau menekan pedal kopling untuk mobil manual.

Jika masih gagal juga, segera mintalah bantuan petugas penjaga perlintasan yang biasanya siaga di lokasi untuk membantu mendorong mobil keluar dari area berbahaya. Namun, jika kereta sudah mendekat dan tidak ada waktu lagi, segera tinggalkan mobil Anda. Prioritaskan nyawa Anda di atas segalanya, karena harta benda bisa diganti, tetapi nyawa tidak.

Keselamatan di perlintasan kereta api adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan tips-tips di atas, kita bisa meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan perjalanan yang aman bagi semua. Jangan biarkan insiden seperti yang menimpa taksi listrik VinFast ini terulang kembali.

banner 325x300