Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Persebaya Pesta Gol 4-0 Lawan Persijap, Drama VAR dan Gol Dianulir Bikin Geger!

persebaya pesta gol 4 0 lawan persijap drama var dan gol dianulir bikin geger portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Persebaya Surabaya sukses menggelar pesta gol di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka melibas Persijap Jepara dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada Minggu (28/12) sore. Kemenangan ini tidak hanya memastikan tiga poin penuh, tetapi juga diwarnai drama VAR dan keputusan kontroversial yang membuat jalannya pertandingan semakin seru untuk disaksikan.

Babak Pertama Penuh Kejutan: Penalti dan Sundulan Maut!

banner 325x300

Pertandingan langsung menyajikan tensi tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Persebaya Surabaya sempat dibuat deg-degan oleh blunder fatal di lini belakang mereka pada detik-detik awal. Kesalahan ini nyaris saja dimanfaatkan Persijap untuk mencetak gol cepat, untungnya bek terakhir Bajul Ijo sigap melakukan penyelamatan krusial.

Setelah insiden menegangkan itu, tempo permainan sempat melambat dan berlangsung alot. Kedua tim tampak kesulitan menembus pertahanan lawan, membuat duel di lini tengah menjadi sangat intens selama 15 menit pertama. Persijap bahkan sempat memberikan ancaman serius ke gawang Persebaya di menit ke-19, namun tembakan keras Carlos Franca hanya mampu membentur mistar gawang.

Momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan datang di menit ke-22. Francisco Rivera dilanggar Rizki Hidayat di dalam kotak terlarang, membuat wasit Yudi Nurcahya tanpa ragu menunjuk titik putih. Keputusan penalti ini sempat memicu perdebatan dan wasit pun berkomunikasi intens dengan tim VAR.

Namun, setelah tinjauan VAR yang cukup memakan waktu, wasit Yudi Nurcahya tetap pada keputusannya, yakni memberikan penalti untuk Persebaya. Bruno Moreira yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya yang tenang dan terarah berhasil mengecoh kiper lawan, membawa Persebaya unggul 1-0 di menit ke-26.

Keunggulan satu gol ini membuat semangat para punggawa Bajul Ijo makin membara. Mereka terus menekan dan tak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Di menit ke-38, Leo Lelis berhasil menyundul bola hasil umpan sepak pojok yang brilian dari Francisco Rivera. Gol sundulan Lelis ini memastikan Persebaya menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0 atas Persijap.

Babak Kedua: Gol Dianulir dan Pesta Gol Berlanjut

Memasuki babak kedua, Persijap Jepara tidak menyerah begitu saja dan mencoba bangkit dengan semangat baru. Mereka langsung menciptakan peluang emas di menit ke-48 melalui Sudi Abdallah. Sayangnya, Sudi yang sudah berdiri bebas di depan gawang Persebaya gagal memanfaatkan kesempatan tersebut, sundulannya melenceng jauh dari sasaran.

Persebaya pun membalas dengan serangan balik cepat. Malik Risaldi melepaskan tembakan keras di menit ke-54, namun usahanya masih bisa ditepis dengan gemilang oleh kiper lawan. Jual beli serangan terus terjadi, membuat pertandingan semakin menarik dan penuh dinamika.

Drama kembali mewarnai lapangan hijau di menit ke-58. Sudi Abdallah berhasil membobol gawang Persebaya, membuat suporter Persijap bersorak kegirangan. Namun, kegembiraan itu tak berlangsung lama. Wasit menganulir gol tersebut setelah Sudi dianggap lebih dulu terjebak offside. Keputusan ini lagi-lagi melibatkan tinjauan VAR dan menjadi sorotan, meskipun pada akhirnya wasit tetap pada keputusannya.

Setelah gol dianulir, pertandingan kembali berlangsung alot untuk beberapa saat. Kedua tim sama-sama berusaha keras untuk mencetak gol, namun pertahanan yang rapat membuat serangan sering terputus. Namun, Persebaya akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-81. Francisco Rivera mencetak gol ketiga bagi Bajul Ijo, mengubah skor menjadi 3-0 dan semakin memantapkan dominasi tuan rumah.

Tak puas dengan tiga gol, Persebaya terus menekan pertahanan Persijap yang mulai terlihat kelelahan. Empat menit berselang, tepatnya di menit ke-85, Mihailo Perovic ikut mencatatkan namanya di papan skor. Gol Perovic ini memastikan Persebaya memperlebar keunggulan menjadi 4-0, sekaligus mengunci kemenangan telak atas Persijap Jepara. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta, dan Persebaya berhasil mengamankan tiga poin penting di kandang.

Dominasi Bajul Ijo dan Sorotan untuk Persijap

Kemenangan telak 4-0 ini menjadi bukti dominasi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka tampil sangat efektif dalam memanfaatkan setiap peluang, terutama setelah mendapatkan penalti dan gol sundulan di babak pertama yang membuka keran gol. Para pemain kunci seperti Bruno Moreira, Leo Lelis, Francisco Rivera, dan Mihailo Perovic menunjukkan performa gemilang dengan kontribusi gol-gol penting mereka.

Di sisi lain, Persijap Jepara patut diapresiasi atas perjuangan mereka, meskipun harus menelan kekalahan telak. Mereka sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya dan bahkan mencetak gol yang dianulir oleh VAR. Ini menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk evaluasi dan perbaikan strategi ke depannya, agar bisa tampil lebih solid di pertandingan berikutnya.

Drama VAR yang mewarnai pertandingan ini juga menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan. Meskipun sempat menimbulkan perdebatan dan menguras emosi, teknologi ini pada akhirnya membantu wasit mengambil keputusan yang lebih akurat, baik saat insiden penalti maupun gol yang dianulir. Persebaya pun berhasil mengamankan tiga poin penting di kandang, sekaligus mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya di Super League.

banner 325x300