Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Gila! Drama 9 Gol Fulham vs Man City, Haaland Pecahkan Rekor Fantastis di Premier League!

gila drama 9 gol fulham vs man city haaland pecahkan rekor fantastis di premier league portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pekan ke-14 Liga Inggris musim 2025/2026 baru saja menyajikan tontonan yang benar-benar bikin geleng-geleng kepala dan jantung berdebar kencang. Manchester City berhasil meraih kemenangan tipis 5-4 atas Fulham dalam laga yang penuh drama, ketegangan, dan total sembilan gol di Craven Cottage, London, Rabu (3/12) dini hari WIB. Pertandingan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan sebuah thriller yang akan dikenang lama oleh para penggemar sepak bola.

Laga ini juga menjadi panggung bersejarah bagi Erling Haaland. Sang bomber Norwegia sukses mencatatkan namanya dalam buku rekor Premier League dengan torehan fantastis. Ia menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol di kompetisi paling sengit di dunia itu, sebuah pencapaian yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu striker paling mematikan di era modern. Namun, rekor gemilang Haaland nyaris tertutup oleh kebangkitan gila Fulham yang hampir saja membuat Man City gigit jari dan kehilangan poin penting.

banner 325x300

Awal Babak Pertama yang Menjanjikan: Dominasi City dan Sejarah Haaland

Manchester City, yang bertandang ke markas Fulham, memulai pertandingan dengan penuh percaya diri dan intensitas tinggi. Pasukan Pep Guardiola langsung tancap gas, menunjukkan dominasi penguasaan bola dan serangan yang mengalir deras sejak peluit kick-off dibunyikan. Mereka tampak bertekad untuk mengamankan kemenangan demi menjaga posisi di puncak klasemen.

Hasilnya, The Citizens berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan 17 menit. Gol pembuka itu dicetak oleh siapa lagi kalau bukan Erling Haaland. Menerima umpan matang dan terukur dari Jeremy Doku, Haaland dengan tenang dan dingin menaklukkan kiper Bernd Leno, menunjukkan insting predatornya yang tak tertandingi.

Gol ini bukan sekadar gol biasa. Ini adalah gol ke-100 Haaland di Premier League, sebuah pencapaian luar biasa yang diraihnya dalam jumlah pertandingan yang sangat sedikit. Ia memecahkan rekor sebagai pemain tercepat yang mencapai milestone tersebut, meninggalkan jejak sejarah yang sulit dipecahkan oleh pemain lain di masa depan.

Pesta Gol The Citizens dan Respon Kejutan dari Fulham

Euforia gol Haaland tak berhenti sampai di situ. Man City semakin di atas angin dan terus menekan pertahanan Fulham. Tijjani Reijnders berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-37, menambah penderitaan bagi tim tuan rumah. Permainan Man City terlihat begitu cair dan efektif, membuat Fulham kesulitan mengembangkan permainan.

Tak lama berselang, Phil Foden ikut berpesta dengan mencetak gol ketiga The Citizens, mengubah skor menjadi 3-0. Di titik ini, banyak yang mengira pertandingan sudah selesai dan Man City akan meraih kemenangan telak tanpa perlawanan berarti, mungkin dengan margin gol yang lebih besar lagi. Para pendukung Fulham di Craven Cottage pun mulai terlihat lesu.

Namun, Fulham tak mau menyerah begitu saja di hadapan pendukungnya sendiri. Menjelang berakhirnya babak pertama, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan. Sundulan Emile Smith Rowe berhasil menembus jala gawang Man City, mengubah skor menjadi 1-3 dan memberikan sedikit harapan bagi The Cottagers sebelum turun minum. Gol ini menjadi "wake-up call" bagi Man City yang mulai sedikit lengah.

Badai Gol Man City di Awal Babak Kedua, Lalu Kebangkitan Gila Fulham

Memasuki babak kedua, Man City seolah ingin mengunci kemenangan secepat mungkin dan menghilangkan keraguan yang muncul dari gol Fulham di akhir babak pertama. Mereka kembali tancap gas dan langsung menghujani gawang Fulham dengan gol-gol tambahan yang brutal. Phil Foden mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-48, membuat skor menjadi 4-1.

Hanya enam menit kemudian, petaka kembali menghampiri Fulham. Gol bunuh diri dari Sander Berge semakin memperlebar jarak, membuat Man City unggul telak 5-1. Di titik ini, hampir semua orang, termasuk para komentator dan penggemar, yakin bahwa pertandingan sudah selesai dan Man City akan pulang dengan tiga poin penuh serta selisih gol yang fantastis.

Namun, sepak bola memang penuh kejutan! Ketika semua orang mengira pertandingan sudah berakhir, Fulham justru menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan mental baja. Mereka bangkit dari keterpurukan dan melancarkan serangan bertubi-tubi yang tak terduga, mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Gelandang Alex Iwobi menjadi pemicu kebangkitan dengan mencetak gol indah dari luar kotak penalti pada menit ke-57, mengubah skor menjadi 2-5 dan menyalakan kembali api harapan di Craven Cottage.

Momen Krusial dan Penyelamatan Heroik Gvardiol yang Bikin Deg-degan

Gol Iwobi seolah menyuntikkan semangat baru bagi The Cottagers. Momentum pertandingan berbalik drastis, dan para pemain Fulham mulai bermain dengan kepercayaan diri yang tinggi. Pemain pengganti, Samuel Chukwueze, tampil heroik dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-72 dan 78. Dalam sekejap mata, skor berubah menjadi 4-5, dan Craven Cottage bergemuruh dengan harapan akan sebuah comeback paling sensasional dalam sejarah Premier League.

Ketegangan mencapai puncaknya menjelang akhir babak kedua. Fulham terus menekan Man City habis-habisan, mencari gol penyama kedudukan yang akan menjadi salah satu cerita paling epik di musim ini. Momen paling mendebarkan terjadi ketika pemain pengganti Joshua King melepaskan tendangan cungkil yang sudah melewati kiper Gianluigi Donnarumma dan bergulir pelan menuju gawang kosong. Para pendukung Fulham sudah bersiap untuk merayakan.

Namun, Josko Gvardiol muncul sebagai pahlawan tak terduga. Dengan sigap, bek asal Kroasia itu berlari dan melakukan penyelamatan heroik, membuang bola tepat di muka gawang Man City. Penyelamatan krusial ini menggagalkan gol penyama kedudukan yang sudah di depan mata dan membuat para penggemar Man City bisa bernapas lega setelah menahan napas selama beberapa detik yang terasa seperti keabadian.

Peluit Panjang dan Pelajaran Berharga dari Drama Sembilan Gol

Meski terus ditekan hingga menit-menit akhir dengan serangan bertubi-tubi, Fulham tidak berhasil mencetak gol kelima mereka. Wasit meniup peluit panjang, menandai berakhirnya pertandingan dengan skor 5-4 untuk kemenangan Manchester City. Ini adalah kemenangan yang mahal, penuh drama, dan sarat pelajaran bagi anak asuh Pep Guardiola.

Di satu sisi, Man City menunjukkan ketajaman lini serang mereka yang luar biasa dengan mencetak lima gol dan Haaland yang memecahkan rekor fantastis. Namun, di sisi lain, kelengahan di lini belakang dan kemampuan mereka untuk membiarkan lawan bangkit dari ketertinggalan empat gol menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki jika mereka ingin mempertahankan gelar juara. Mentalitas tim harus lebih solid untuk menghindari kejutan seperti ini di pertandingan mendatang.

Sementara itu, Fulham, meski kalah, pulang dengan kepala tegak setelah menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan nyaris menciptakan sejarah. Mereka membuktikan bahwa mereka bukan tim yang mudah menyerah, bahkan di hadapan tim sekuat Manchester City. Pertandingan ini akan menjadi salah satu laga paling menghibur dan tak terlupakan di Premier League musim ini, sebuah tontonan yang memanjakan mata para pecinta sepak bola.

Daftar Susunan Pemain:

  • Fulham (4-2-3-1): Bernd Leno; Kenny Tete, Joachim Andersen, Calvin Bassey, Ryan Sessegnon; Sander Berge, Sasa Lukic; Harry Wilson, Emile Smith Rowe, Alex Iwobi; Raul Jimenez.
  • Manchester City (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Ruben Dias, Josko Gvardiol, Nico O’Reilly; Bernardo Silva, Nico Gonzalez, Tijjani Reijnders; Phil Foden, Erling Haaland, Jeremy Doku.
banner 325x300