BYD Indonesia, bersama dengan komunitas pengguna mobil listriknya yang dikenal sebagai Beyond, baru-baru ini menggelar aksi nyata yang patut diacungi jempol. Mereka mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Angke, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Inisiatif hijau ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menyerap hingga 10 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahunnya.
Aksi Nyata untuk Lingkungan: 500 Bibit, 500 Harapan
Dalam kegiatan yang penuh semangat ini, sebanyak 500 bibit mangrove berhasil ditanam. Angka ini bukan kebetulan, melainkan simbolis mewakili 500 anggota komunitas Beyond yang secara aktif turut serta dalam upaya konservasi lingkungan ini. Setiap bibit yang tertanam menjadi representasi komitmen dan kepedulian para pemilik mobil listrik BYD terhadap masa depan bumi.
Pemilihan mangrove sebagai fokus penanaman bukanlah tanpa alasan kuat. Pohon-pohon bakau ini dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam menjaga garis pantai dan mencegah abrasi yang seringkali mengancam wilayah pesisir. Lebih dari itu, mangrove juga sangat efektif sebagai penyerap karbon alami, menjadikannya salah satu sekutu terbaik dalam memerangi perubahan iklim global.
Selain perannya sebagai penyerap karbon, ekosistem mangrove juga merupakan habitat penting bagi keanekaragaman hayati. Berbagai jenis ikan, kepiting, burung, dan organisme laut lainnya bergantung pada hutan mangrove untuk mencari makan, berkembang biak, dan berlindung. Dengan menanam mangrove, BYD dan Beyond turut serta dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Berdasarkan estimasi para ahli, 500 pohon mangrove yang ditanam pada hari itu memiliki potensi besar. Mereka diperkirakan mampu menyerap sekitar 10.000 kilogram atau setara dengan 10 ton CO2 setiap tahunnya. Angka ini menunjukkan betapa besar dampak positif yang bisa dihasilkan dari langkah kecil yang dilakukan secara kolektif.
Visi Hijau BYD: Inovasi Bertemu Kepedulian
Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan ini. "500 mangrove yang kami tanam bersama hari ini bukan sekadar angka," ujarnya, "melainkan cerminan 500 insan yang menyadari bahwa perubahan besar justru lahir dari langkah sederhana yang dilakukan bersama." Pernyataan ini menegaskan filosofi bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan dampak positif.
Ia melanjutkan, "Dengan potensi penyerapan sekitar 10 ton CO2 per tahun, kami melihat betapa besar dampak lingkungan dapat tercipta ketika inovasi bertemu kepedulian." Baginya, inisiatif ini menjadi pengingat penting. "Perjalanan menuju masa depan lebih hijau sejatinya bisa dimulai dari satu langkah bersama seperti hari ini," tambah Zhao, menginspirasi semua pihak untuk turut berkontribusi.
Lebih lanjut, Zhao menegaskan bahwa tahun ini merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan BYD di kancah global. Perusahaan ini terus menunjukkan komitmennya terhadap mobilitas berkelanjutan melalui berbagai inovasi dan inisiatif lingkungan. Ini adalah bagian dari strategi besar BYD untuk menjadi pemimpin dalam transisi energi global.
Dari Jakarta ke Dunia: Kontribusi BYD untuk Bumi
Hingga saat ini, BYD telah berhasil menjual lebih dari 14 juta New Energy Vehicles (NEV) di seluruh dunia. Pencapaian fantastis ini bukan hanya sekadar angka penjualan. Ini adalah cerminan nyata dari perubahan perilaku konsumen global yang semakin beralih menuju teknologi yang lebih bersih, aman, dan efisien.
Kontribusi BYD dalam mengurangi emisi karbon global sangatlah masif. Penjualan NEV mereka telah mendorong pengurangan emisi karbon yang setara dengan kemampuan penyerapan lebih dari 1,9 miliar pohon. Angka ini menggambarkan skala dampak positif yang dihasilkan oleh BYD dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Sejalan dengan pertumbuhan global tersebut, BYD juga menunjukkan dominasinya di pasar Indonesia. Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, BYD berhasil meraih pangsa pasar EV sebesar 54 persen atau lebih dari 37.600 unit pada periode Januari hingga Oktober 2025. Ini menjadikan BYD dan juga DENZA sebagai kontributor utama terhadap pertumbuhan pasar EV nasional yang pesat.
"BYD tidak akan berhenti di sini," tegas Zhao, menunjukkan komitmen berkelanjutan perusahaan untuk terus berinovasi dan berkontribusi. Mereka bertekad untuk terus memimpin pasar kendaraan listrik dan mendorong adopsi energi bersih di Indonesia dan seluruh dunia. Visi mereka adalah menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi semua.
Kekuatan Komunitas Beyond: Lebih dari Sekadar Angka
Acara penanaman mangrove ini juga sekaligus menjadi perayaan ulang tahun komunitas Beyond. Per 17 November 2025, komunitas ini telah memiliki 2.050 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia telah memasuki fase baru, di mana komunitas menjadi pilar penting dalam perkembangannya.
Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia, menyoroti peran vital komunitas ini. "Beyond membuktikan bahwa inovasi tidak hanya digerakkan oleh teknologi, tetapi juga oleh kolaborasi dan kebersamaan," ucapnya. Komunitas ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dapat mendorong perubahan besar.
Sepanjang tahun pertama keberadaannya, Beyond telah memainkan peran penting dalam mendukung perjalanan BYD di Indonesia. Mereka tidak hanya menjadi pengguna setia, tetapi juga duta yang menyebarkan kesadaran tentang manfaat kendaraan listrik dan gaya hidup berkelanjutan. Kolaborasi antara BYD dan Beyond adalah contoh sempurna bagaimana perusahaan dan konsumen dapat bersinergi untuk tujuan yang lebih besar.
Kegiatan penanaman mangrove ini menjadi bukti nyata komitmen BYD dan komunitas Beyond untuk tidak hanya menyediakan solusi mobilitas yang ramah lingkungan, tetapi juga secara aktif terlibat dalam menjaga kelestarian alam. Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar, sebuah harapan yang ditanam untuk masa depan bumi yang lebih hijau.


















