Bank Mandiri kembali mencetak prestasi gemilang di tengah pesatnya arus digitalisasi. Melalui strategi transformasi digital yang menyeluruh, bank pelat merah ini berhasil menghadirkan layanan finansial yang tak hanya canggih, tetapi juga terintegrasi dan mampu mengukir nilai transaksi fantastis hingga triliunan rupiah. Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata komitmen Bank Mandiri dalam memajukan ekonomi digital Indonesia.
Transformasi ini diwujudkan melalui tiga pilar utama yang saling melengkapi: Livin’ by Mandiri untuk nasabah individu, Livin’ Merchant untuk para pelaku UMKM, dan Kopra by Mandiri yang menyasar segmen korporasi. Ketiganya kini membentuk ekosistem closed-loop yang kuat, memastikan setiap kebutuhan finansial nasabah, dari skala terkecil hingga terbesar, dapat terpenuhi dengan mudah dan efisien.
Kopra by Mandiri: Solusi Cerdas untuk Bisnis Skala Besar
Di lini bisnis korporasi, Kopra by Mandiri tampil sebagai game-changer. Aplikasi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan finansial perusahaan, mulai dari manajemen kas, pembiayaan perdagangan, hingga pengelolaan rantai nilai. Bayangkan saja, semua urusan bisnis yang kompleks kini bisa diakses dalam satu genggaman.
Fitur-fitur unggulan Kopra bukan main-main. Ada bulk payment yang memungkinkan transaksi hingga 50.000 pembayaran sekaligus, personalisasi biller industri, serta kemampuan monitoring real-time untuk Letter of Credit (LC) dan Bank Garansi. Semua ini menjadi diferensiasi utama yang secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional bisnis nasabah. Perusahaan tak perlu lagi pusing dengan tumpukan dokumen atau proses manual yang memakan waktu.
Hasilnya? Hingga Oktober 2025, Kopra by Mandiri mencatatkan nilai transaksi yang menembus angka Rp22 triliun, melonjak 22 persen secara year on year (YoY). Volume transaksinya pun tak kalah impresif, mencapai 1,2 miliar transaksi atau meningkat 14 persen YoY. Angka-angka ini membuktikan betapa vitalnya peran Kopra dalam mendukung pertumbuhan dan efisiensi bisnis di Indonesia.
Mengapa Digitalisasi Penting? Ini Kata Bank Mandiri
Senior Vice President (SVP) Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, Yohan Sugiono, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia harus berjalan beriringan dengan percepatan transformasi digital. Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Di era serba cepat ini, digitalisasi menjadi kunci untuk membuka potensi ekonomi yang lebih besar, menciptakan efisiensi, dan memperluas jangkauan layanan finansial.
Bank Mandiri memahami betul bahwa inovasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat dan dunia usaha. Dengan menyediakan platform yang kuat dan terintegrasi, mereka turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kompetitif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Ini adalah langkah strategis yang visioner.
Livin’ by Mandiri: Gaya Hidup Digital di Genggaman Tangan
Beralih ke segmen ritel, Livin’ by Mandiri telah menjelma menjadi aplikasi super app yang tak terpisahkan dari gaya hidup jutaan masyarakat Indonesia. Sejak diluncurkan, Livin’ terus berinovasi, menawarkan kemudahan bertransaksi, pembayaran, hingga investasi hanya dengan sentuhan jari. Aplikasi ini benar-benar mengubah cara nasabah mengelola keuangan pribadi mereka.
Data menunjukkan, Livin’ by Mandiri kini telah digunakan oleh 35,8 juta pengguna, menandai peningkatan 27 persen YoY hingga Oktober 2025. Angka ini menunjukkan betapa cepatnya adopsi masyarakat terhadap layanan perbankan digital yang praktis dan user-friendly. Aplikasi ini bukan hanya alat transaksi, melainkan asisten finansial pribadi yang selalu siap sedia.
Tak hanya itu, Livin’ juga berhasil memproses nilai transaksi yang mencapai Rp3.620 triliun, naik 10 persen dibanding tahun 2024. Ini adalah bukti nyata kepercayaan nasabah terhadap keamanan dan keandalan Livin’ by Mandiri dalam mengelola dana mereka. Dari transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian produk investasi, semua bisa dilakukan dengan cepat dan aman.
Livin’ Merchant: Mengangkat UMKM ke Level Selanjutnya
Transformasi digital Bank Mandiri tak akan lengkap tanpa menyentuh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Di sinilah Livin’ Merchant memainkan peran krusial, menjadi motor penggerak digitalisasi bagi jutaan UMKM di seluruh negeri. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan para pelaku usaha dalam mengelola bisnis mereka secara digital.
Dengan lebih dari 3 juta merchant yang telah bergabung, Livin’ Merchant membuktikan daya tariknya. Yang menarik, 62 persen di antaranya berasal dari luar kota besar, menunjukkan jangkauan luas dan komitmen Bank Mandiri untuk inklusi finansial. Ini berarti UMKM di pelosok pun kini bisa menikmati kemudahan fitur-fitur canggih yang sebelumnya hanya dinikmati bisnis besar.
Fitur-fitur Livin’ Merchant sangat relevan dengan kebutuhan UMKM, seperti multi-outlet management untuk usaha dengan banyak cabang, integrasi sistem F&B, QR Table ordering untuk restoran, hingga pemesanan stok barang langsung ke distributor di ekosistem Bank Mandiri. Semua ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, mempermudah operasional, dan memperluas jangkauan pasar UMKM.
Tak heran jika Livin’ Merchant mencatat pertumbuhan nilai transaksi sebesar 166 persen dan pertumbuhan volume transaksi 172 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka-angka ini adalah cerminan langsung dari bagaimana Livin’ Merchant telah berhasil memberdayakan UMKM, membantu mereka beradaptasi dengan era digital, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan bisnis mereka secara signifikan.
Ekosistem Terintegrasi: Kekuatan Sejati Transformasi Digital Mandiri
Kekuatan sejati dari transformasi digital Bank Mandiri terletak pada integrasi ketiga platform ini. Livin’ by Mandiri, Livin’ Merchant, dan Kopra by Mandiri tidak berdiri sendiri-sendiri, melainkan membentuk sebuah ekosistem yang saling terhubung dan mendukung. Bayangkan, seorang nasabah individu bisa menggunakan Livin’ untuk berbelanja di UMKM yang menggunakan Livin’ Merchant, yang kemudian mendapatkan pasokan dari korporasi yang bertransaksi via Kopra.
Ini menciptakan aliran nilai yang mulus dan efisien, dari hulu ke hilir. Bank Mandiri tidak hanya menyediakan produk, tetapi membangun sebuah jembatan digital yang menghubungkan seluruh elemen ekonomi. Integrasi ini memastikan pengalaman finansial yang menyeluruh, mulai dari transaksi personal, pengelolaan bisnis kecil, hingga operasional korporasi raksasa.
Komitmen Berkelanjutan untuk Masa Depan Digital Indonesia
Yohan Sugiono menegaskan bahwa Bank Mandiri tidak akan berhenti di sini. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas seluruh layanan digital agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha yang terus berkembang. Inovasi adalah perjalanan tanpa akhir, dan Bank Mandiri siap menjadi yang terdepan dalam setiap perubahan.
Langkah strategis Bank Mandiri ini juga selaras dengan Asta Cita, visi pemerintah yang menekankan percepatan transformasi ekonomi, peningkatan produktivitas nasional, serta penguatan sektor-sektor produktif. Dengan demikian, Bank Mandiri tidak hanya berinovasi untuk kepentingan bisnisnya sendiri, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia.
Transformasi digital Bank Mandiri adalah kisah sukses yang patut diacungi jempol. Dengan Livin’, Livin’ Merchant, dan Kopra, Bank Mandiri telah membuktikan diri sebagai pionir yang mampu menghadirkan solusi finansial masa depan, memberdayakan individu, UMKM, dan korporasi, serta mengukir jejak gemilang di era ekonomi digital Indonesia. Ini adalah bukti nyata bahwa inovasi yang tepat bisa membawa dampak luar biasa.


















