Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Geger! Pep Guardiola Meledak di Pinggir Lapangan Usai Manchester City Tumbang oleh Newcastle

geger pep guardiola meledak di pinggir lapangan usai manchester city tumbang oleh newcastle portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

St James’ Park mendadak jadi saksi bisu ledakan emosi Pep Guardiola. Pelatih Manchester City itu tampak benar-benar frustrasi, bahkan sampai terlibat insiden adu argumen dan memarahi kameraman, setelah timnya takluk 1-2 dari Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Minggu (23/11) dini hari WIB. Kekalahan ini bukan sekadar tiga poin yang hilang, melainkan juga memicu amarah sang maestro taktik yang jarang terlihat di depan publik.

Malam itu, aura kekecewaan begitu pekat menyelimuti Guardiola. Begitu peluit panjang ditiup, ia langsung terlibat dalam serangkaian insiden yang menjadi sorotan. Ini bukan hanya tentang hasil pertandingan, tapi juga tentang bagaimana Man City merasa dirugikan oleh beberapa keputusan kontroversial di lapangan.

banner 325x300

Drama Panas di St James’ Park

Kekalahan dari Newcastle jelas menjadi pukulan telak bagi ambisi Manchester City di Liga Inggris. Namun, yang lebih menarik perhatian adalah reaksi Pep Guardiola pasca-pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu dikenal dengan karakternya yang intens, tetapi ledakan emosi seperti ini terbilang langka dan menunjukkan betapa dalamnya kekecewaan yang ia rasakan.

Stadion yang riuh dengan sorakan kemenangan Newcastle seolah tak mampu meredam amarah Guardiola. Raut wajahnya yang merah padam dan gestur tubuhnya yang ekspresif menjadi bukti nyata betapa beratnya kekalahan ini bagi dirinya dan tim. Ini adalah malam yang akan dikenang bukan hanya karena hasil pertandingan, tetapi juga karena drama di pinggir lapangan.

Insiden yang Bikin Pep Meledak

Rentetan kejadian yang melibatkan Guardiola dimulai sesaat setelah wasit meniup peluit akhir. Beberapa insiden terekam kamera dan menjadi perbincangan hangat di media sosial, menunjukkan betapa panasnya suasana di St James’ Park malam itu.

Adu Argumen dengan Kapten Newcastle

Salah satu momen paling disorot adalah ketika Guardiola terlibat adu argumen sengit dengan kapten Newcastle, Bruno Guimaraes. Keduanya tampak saling berhadapan dengan gestur yang menunjukkan ketidakpuasan. Belum jelas apa pemicu pasti perdebatan tersebut, namun kemungkinan besar berkaitan dengan jalannya pertandingan atau insiden-insiden di dalamnya.

Guimaraes, yang juga tampil impresif dan terlibat dalam proses gol Newcastle, terlihat mencoba menenangkan Guardiola. Namun, sang pelatih City tampak masih diselimuti emosi yang meluap-luap, menunjukkan betapa frustrasinya ia dengan hasil dan performa timnya.

Konfrontasi Sengit dengan Wasit

Tak berhenti di situ, Guardiola kemudian melampiaskan kekesalannya kepada wasit pertandingan. Ia terlihat berbicara dengan nada tinggi dan gestur tangan yang menunjukkan protes keras terhadap beberapa keputusan yang diambil selama 90 menit. Konfrontasi ini menarik perhatian banyak pihak, mengingat Guardiola biasanya lebih tenang dalam menyikapi keputusan wasit.

Protesnya kepada wasit kemungkinan besar terkait dengan insiden-insiden kontroversial yang dianggap merugikan Manchester City, terutama dua momen krusial yang akan kita bahas lebih lanjut. Ketidakpuasan Guardiola terhadap kepemimpinan wasit menjadi salah satu faktor utama yang memicu ledakan emosinya.

Momen Tak Terduga dengan Kameraman

Puncak dari ledakan emosi Guardiola terjadi ketika ia memarahi seorang kameraman yang tengah mengambil gambarnya saat berjalan di lapangan. Dengan ekspresi marah, Guardiola tampak mengusir atau menegur kameraman tersebut. Momen ini menjadi viral dan menunjukkan betapa terganggunya sang pelatih dengan kekalahan yang baru saja dialami timnya.

Insiden dengan kameraman ini menjadi simbol betapa frustrasinya Guardiola. Ia seolah ingin menjauh dari sorotan setelah malam yang penuh kekecewaan. Reaksi ini, meskipun jarang terjadi, menunjukkan sisi manusiawi dari seorang pelatih top yang juga bisa merasakan kekalahan dengan sangat emosional.

Keputusan Kontroversial yang Merugikan City

Bukan tanpa alasan Guardiola begitu marah. Pertandingan ini memang diwarnai oleh beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan Manchester City dan memicu kontroversi. Dua insiden krusial menjadi sorotan utama dan diyakini menjadi pemicu utama kemarahan sang pelatih.

Penalti Foden yang Diabaikan

Di babak pertama, Manchester City merasa layak mendapatkan penalti setelah Phil Foden dijatuhkan oleh bek Newcastle, Fabian Schar, di dalam kotak terlarang. Para pemain City langsung melancarkan protes keras, namun wasit bergeming dan tidak menunjuk titik putih. Keputusan ini jelas membuat kubu City geram, mengingat Foden adalah salah satu pemain kunci yang bisa mengubah jalannya pertandingan.

Tayangan ulang menunjukkan adanya kontak yang cukup signifikan, memicu perdebatan apakah insiden tersebut seharusnya berbuah penalti atau tidak. Absennya intervensi VAR dalam situasi ini semakin menambah kekecewaan di kubu Manchester City, yang merasa dirampok dari peluang emas untuk unggul.

Gol Kedua Newcastle yang Penuh Tanda Tanya

Kontroversi lain muncul pada gol kedua Newcastle yang dicetak oleh Harvey Barnes. Sebelum bola masuk ke gawang, Man City menilai kiper mereka, Gianluigi Donnarumma, lebih dulu dilanggar dalam kemelut di depan gawang. Selain itu, posisi Bruno Guimaraes juga dipertanyakan karena diduga berada dalam posisi offside dalam proses terjadinya gol tersebut.

Meskipun ada protes dari para pemain City, wasit tetap mengesahkan gol tersebut setelah sempat berdiskusi singkat. Keputusan ini sangat merugikan City, karena gol tersebut menjadi penentu kemenangan Newcastle. Dua insiden ini, baik penalti yang tidak diberikan maupun gol kontroversial, menjadi bensin bagi api amarah Pep Guardiola.

Jalannya Pertandingan Penuh Ketegangan

Terlepas dari kontroversi, jalannya pertandingan itu sendiri berlangsung sangat ketat dan penuh drama. Newcastle menunjukkan semangat juang yang luar biasa, sementara Manchester City kesulitan menemukan ritme terbaik mereka.

Drama balas-balasan gol dalam kurun waktu tujuh menit mewarnai kemenangan Newcastle 2-1 atas Manchester City. Pada menit ke-63, Newcastle sukses unggul 1-0 melalui sepakan keras Harvey Barnes ke pojok kanan gawang Man City yang tidak mampu dijangkau kiper lawan. Gol ini berawal dari aksi brilian Bruno Guimaraes yang melakukan pergerakan lalu mengirimkan umpan matang kepada Barnes.

Namun, keunggulan Newcastle tidak bertahan lama. Di menit ke-67, Manchester City mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tembakan Ruben Dias usai memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang lawan saat sepak pojok. Gol ini memberikan harapan bagi City untuk membalikkan keadaan.

Sayangnya, harapan itu sirna hanya dua menit kemudian. Pada menit ke-69, Newcastle kembali memimpin 2-1 lewat gol kedua Barnes, lagi-lagi memanfaatkan kemelut di depan gawang Man City setelah sundulan. Gol ini menjadi penentu kemenangan bagi The Magpies, yang berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

Apa Artinya Kekalahan Ini bagi Manchester City?

Kekalahan ini tentu saja menjadi tamparan keras bagi Manchester City. Selain kehilangan tiga poin penting, hasil ini juga bisa berdampak pada mentalitas tim. Mereka harus segera bangkit dan melupakan kekecewaan ini agar tidak kehilangan momentum dalam perburuan gelar Liga Inggris.

Bagi Pep Guardiola, kekalahan ini mungkin akan menjadi bahan evaluasi mendalam. Ia perlu menganalisis apa yang salah dari strategi timnya dan bagaimana cara mengatasi tekanan serta keputusan wasit yang merugikan. Ini adalah ujian karakter bagi City, apakah mereka bisa merespons kekalahan ini dengan performa yang lebih baik di pertandingan selanjutnya.

Reaksi Publik dan Masa Depan City

Insiden ledakan emosi Guardiola ini tentu saja menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola dan media. Banyak yang bersimpati, memahami frustrasinya, sementara yang lain mengkritik tindakannya. Namun, satu hal yang pasti, malam itu Pep Guardiola menunjukkan sisi lain dari dirinya yang jarang terlihat.

Masa depan Manchester City setelah kekalahan ini akan sangat menarik untuk disimak. Apakah mereka akan terpuruk atau justru bangkit dengan semangat baru? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, pertandingan melawan Newcastle ini akan selalu diingat sebagai salah satu malam paling dramatis dan emosional dalam perjalanan Pep Guardiola bersama Manchester City.

banner 325x300