Malam yang seharusnya menjadi pesta di Anfield justru berubah menjadi mimpi buruk. Liverpool, yang tampil dominan dan menguasai jalannya pertandingan, secara mengejutkan harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest dalam lanjutan Liga Inggris atau Premier League musim 2025/2026. Hasil ini tentu saja membuat para penggemar The Reds terhenyak dan bertanya-tanya, ada apa dengan tim kesayangan mereka?
Anfield Berduka: Dominasi Tak Berarti Apa-apa
Pertandingan yang digelar di markas kebanggaan Liverpool, Stadion Anfield, pada Sabtu (22/11) malam WIB, seolah menjadi paradoks. Sejak peluit kick-off dibunyikan, anak asuh Jurgen Klopp (jika masih melatih) atau manajer The Reds lainnya langsung tancap gas. Serangan demi serangan dilancarkan, mencoba membongkar pertahanan rapat Nottingham Forest.
Namun, seperti ada kutukan yang menyelimuti, setiap peluang emas yang tercipta selalu kandas. Entah diblok barisan pertahanan lawan yang tampil heroik, atau melenceng tipis dari sasaran. Para pemain Liverpool terlihat frustrasi, sementara Nottingham Forest dengan sabar menunggu kesempatan.
Babak Pertama: Pesta Peluang yang Berujung Petaka
Di awal pertandingan, tepatnya menit kedelapan, Liverpool sudah mendapatkan kesempatan melalui Alexis Mac Allister. Namun, tembakannya berhasil diblok dengan sigap oleh bek Nottingham Forest, menggagalkan upaya pembuka keunggulan. Tekanan terus berlanjut.
Pada menit ke-25, giliran Dominik Szoboszlai yang mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti. Tendangan kerasnya kembali membentur tembok pertahanan lawan, hanya menghasilkan sepak pojok yang tak mampu dimanfaatkan dengan maksimal. Anfield mulai merasakan ketegangan, dominasi tak kunjung berbuah gol.
Kejutan Murillo, Anfield Terhenyak!
Di tengah gempuran Liverpool yang tak henti, kejutan justru datang dari tim tamu. Pada menit ke-33, Nottingham Forest berhasil membungkam seisi Anfield. Berawal dari situasi sepak pojok, Murillo sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang dan melesakkan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Liverpool.
Gol tersebut sontak membuat stadion hening. Nottingham Forest unggul 1-0 secara tak terduga. Liverpool mencoba merespons cepat, dan di menit ke-45, Mohamed Salah sempat mengancam gawang lawan dari sudut sempit. Sayangnya, tembakannya masih bisa diblok oleh kiper Nottingham yang tampil cemerlang. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan tipis bagi tim tamu.
Babak Kedua: The Reds Makin Terpuruk
Memasuki babak kedua, Liverpool langsung tancap gas lagi. Mereka mengambil inisiatif menyerang dan bermain setengah lapangan, terus-menerus memberikan tekanan pada pertahanan Nottingham. Para pemain The Reds tampak bertekad untuk segera menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan.
Namun, nasib berkata lain. Alih-alih mencetak gol penyeimbang, gawang Liverpool justru kembali kebobolan. Ini adalah pukulan telak yang membuat mental para pemain semakin jatuh.
Savona dan Gibbs-White Lengkapi Penderitaan Liverpool
Gol kedua Nottingham Forest tercipta lewat Nicolo Savona, yang berhasil meneruskan umpan matang dari Neco Williams. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu. Anfield semakin terdiam, tak percaya dengan apa yang mereka saksikan.
Liverpool sempat mendapatkan secercah harapan di menit ke-62, ketika Dominik Szoboszlai dengan cerdik memberikan umpan backheel cemerlang kepada Mohamed Salah. Namun, tembakan Salah lagi-lagi masih melenceng di sisi kiri gawang lawan. Ini bukan harinya sang bintang Mesir.
Penderitaan Liverpool belum berakhir. Di menit ke-77, Nottingham Forest berhasil memperlebar keunggulan menjadi 3-0. Morgan Gibbs White menjadi aktornya, memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Omari Hutchinson yang sebelumnya diblok Alisson. Gol ini menjadi penutup drama di Anfield, mengunci kemenangan telak bagi Nottingham Forest. Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan yang tercipta.
Klasemen: Liverpool Tertahan, Nottingham Merangkak Naik
Kekalahan memalukan ini tentu saja berdampak signifikan pada posisi Liverpool di tabel klasemen Liga Inggris. The Reds masih tertahan di posisi ke-10 dengan mengemas 18 poin dari 12 pertandingan yang telah dijalani. Jauh dari ekspektasi untuk bersaing di papan atas.
Di sisi lain, kemenangan heroik ini menjadi angin segar bagi Nottingham Forest. Mereka berhasil merangkak naik ke posisi ke-16 dengan mengemas 12 poin dari 12 pertandingan. Hasil ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi mereka untuk terus berjuang menjauh dari zona degradasi.
Apa yang Salah dengan Liverpool?
Pertanyaan ini pasti bergaung di benak setiap penggemar dan pengamat sepak bola. Bagaimana mungkin tim sekelas Liverpool, yang bermain dominan di kandang sendiri, bisa kalah telak 0-3 dari tim papan bawah? Apakah ini hanya sekadar hari yang buruk dan kurang beruntung, atau ada masalah yang lebih dalam di skuad The Reds?
Efektivitas di depan gawang menjadi sorotan utama. Banyaknya peluang yang terbuang sia-sia, ditambah dengan rapuhnya pertahanan saat diserang balik, menjadi PR besar bagi staf pelatih. Kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi serius bagi Liverpool, yang harus segera bangkit jika tak ingin musim ini berakhir dengan kekecewaan. Fans tentu menantikan respons cepat dari tim kesayangan mereka di pertandingan selanjutnya.


















