Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Drama GBLA! Persib Sikat Dewa United Lewat Penalti Kontroversial, Kunci Poin Penuh di Kandang

drama gbla persib sikat dewa united lewat penalti kontroversial kunci poin penuh di kandang portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Awal Laga Penuh Tensi: Persib Langsung Menggebrak, Dewa United Bertahan Rapat

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bergemuruh pada Jumat (21/11) malam, menjadi saksi bisu duel sengit pekan ke-13 Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Dewa United. Sejak peluit sepak mula ditiup wasit Marti Sugiyani, Maung Bandung langsung menunjukkan dominasinya, menekan pertahanan Dewa United dengan intensitas tinggi. Status sebagai tuan rumah tak ingin disia-siakan untuk mengamankan tiga poin krusial.

banner 325x300

Di sisi lain, Dewa United, yang dikenal dengan julukan Tangsel Warriors, memilih strategi yang lebih pragmatis. Mereka bermain menunggu, membiarkan Persib menguasai bola di awal laga sembari mencari celah untuk melancarkan serangan balik cepat. Skema ini menciptakan duel lini tengah yang menarik, menjadi tontonan utama di paruh pertama pertandingan.

Pertarungan Sengit di Lini Tengah dan Peluang Emas yang Gagal

Lini tengah menjadi medan pertempuran utama. Trio Persib yang dihuni Frans Putros, Marc Klok, dan Thom Haye beradu taktik dan fisik dengan gelandang-gelandang Dewa United, yakni Hugo ‘Jaja’ Gomes, Alexis Messidoro, dan Taisei Marukawa. Masing-masing tim berupaya menguasai alur bola dan menciptakan peluang, menjadikan laga ini sebagai adu strategi yang memikat.

Pada menit ke-21, Persib nyaris memecah kebuntuan. Julio Cesar mendapatkan umpan manis dari Thom Haye, menciptakan kemelut di depan gawang Dewa United. Namun, kiper Sonny Stevens tampil sigap dengan refleks luar biasa, berhasil menepis bola dan menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Peluang emas tersebut menjadi peringatan bagi Dewa United akan bahaya serangan Persib.

Dinding Pertahanan Kokoh dan Buntu di Babak Pertama

Untuk menembus pertahanan Persib yang solid, Dewa United mencoba menerapkan skema umpan terobosan. Mereka berharap bisa mengeksploitasi ruang di belakang bek-bek Persib. Sayangnya, duet bek jangkung Maung Bandung, Patricio Matricardi dan Julio Cesar, tampil sangat solid, berhasil membaca pergerakan lawan dan mematahkan setiap upaya serangan yang datang.

Menjelang lima menit terakhir babak pertama, intensitas serangan kedua tim sedikit menurun. Persib tetap mencoba menekan, sementara Dewa United semakin fokus bertahan. Hingga jeda turun minum, skor kacamata 0-0 tetap bertahan, menandakan betapa ketatnya pertarungan di lapangan hijau.

Babak Kedua Memanas: Serangan Bergelombang dan Momen Krusial VAR

Memasuki babak kedua, Persib Bandung kembali tancap gas. Serangan bertubi-tubi dan bergelombang dilancarkan ke pertahanan Dewa United, dengan Thom Haye menjadi dirigen utama yang mengirimkan umpan-umpan jitu. Tekanan Maung Bandung semakin intens, membuat barisan belakang Dewa United bekerja ekstra keras untuk menjaga gawang mereka tetap aman.

Momen krusial terjadi pada menit ke-61. Wasit Marti Sugiyani menunjuk titik putih setelah meninjau VAR. Dari tayangan ulang, terlihat jelas bek Dewa United, Nick Kuipers, melakukan pelanggaran terhadap Uilliam Barros di kotak terlarang. Keputusan ini memicu protes dari kubu Dewa United, namun wasit tetap pada keputusannya, memberikan penalti untuk Persib.

Andrew Jung Pecah Kebuntuan, Maung Bandung Unggul

Andrew Jung, yang ditunjuk sebagai algojo penalti, menunjukkan ketenangan luar biasa di bawah tekanan. Dengan dingin, ia melepas tembakan ke sisi kanan gawang, sementara Sonny Stevens bergerak ke arah yang berlawanan. Bola bersarang mulus di jala Dewa United, memecah kebuntuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam pertandingan.

Gol penalti ini sontak membuat GBLA meledak dalam sorak sorai kegembiraan. Persib Bandung akhirnya unggul 1-0, sebuah keunggulan yang sangat berarti dalam pertandingan yang ketat ini. Gol tersebut tak hanya mengubah skor, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain Maung Bandung.

Respon Dewa United dan Kartu Merah Beckham Putra

Tertinggal satu gol, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, langsung merespon dengan melakukan pergantian pemain. Brian Fatari ditarik keluar dan digantikan oleh Egy Maulana Vikri, dengan harapan bisa menambah daya gedor serangan. Dewa United pun berupaya keras menyamakan kedudukan, namun serangan mereka masih terlihat lemah dan mudah dibaca oleh pertahanan Persib. Transisi positif mereka seringkali terlambat, membuat upaya serangan menjadi bertele-tele.

Dengan intensitas permainan yang semakin cepat, tensi pertandingan pun ikut meninggi. Pada menit ke-87, drama kembali terjadi. Beckham Putra mendapatkan kartu kuning kedua alias kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap lawan. Persib harus melanjutkan sisa pertandingan dengan sepuluh pemain, sebuah situasi yang menguji mental dan strategi mereka.

Bertahan dengan Sepuluh Pemain, Persib Amankan Kemenangan Dramatis

Unggul jumlah pemain, Dewa United berbalik menekan Persib di menit-menit terakhir pertandingan. Mereka memanfaatkan keunggulan ini untuk melancarkan serangan bertubi-tubi, berharap bisa menyamakan kedudukan di sisa waktu yang ada. Namun, pertahanan Persib yang digalang Julio Cesar dan Patricio Matricardi tetap tampil solid, menahan gempuran Tangsel Warriors.

Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, Persib menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka bertahan dengan disiplin dan gigih, tidak memberikan celah sedikit pun bagi Dewa United untuk menciptakan peluang berbahaya. Hingga peluit panjang dibunyikan, Persib Bandung berhasil mengunci keunggulan 1-0, mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri dalam laga yang penuh drama.

Implikasi Kemenangan dan Sorotan Pemain Kunci

Kemenangan dramatis ini tentu sangat berarti bagi Persib Bandung dalam persaingan Super League 2025/2026. Tiga poin penuh di kandang menjadi modal berharga untuk terus bersaing di papan atas. Thom Haye patut diacungi jempol atas perannya sebagai kreator serangan, sementara Andrew Jung membuktikan ketajamannya sebagai eksekutor penalti. Duet bek tengah juga layak mendapat pujian atas solidnya pertahanan.

Bagi Dewa United, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Meskipun sudah berupaya keras, mereka gagal memanfaatkan peluang dan keunggulan jumlah pemain di akhir laga. Jan Olde Riekerink perlu mengevaluasi kembali strategi timnya, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan efektivitas serangan.

Susunan Pemain

Persib Bandung XI: Teja Paku Alam (PG); Kakang Rudianto, Julio Cesar, Patricio Martin, Eliano Reijnsder; Frans Putros, Marc Klok, Thom Haye; Uilam Barros, Andrew Jung, Saddil Ramdani

Dewa United XI: Sonny Stevens (PG); Brian Fatari, Johnathan Carlos, Nick Kuipers, Edo Febriansyah; Alexis Messidoro, Altalariq Ballah, Hugo Gomes; Rafael Struick, Alex Martins, Taisei Marukawa

banner 325x300