Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Drama Hujan & Kartu Merah! Persija Gasak Persik 3-1, Klasemen Super League Memanas!

drama hujan kartu merah persija gasak persik 3 1 klasemen super league memanas portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kemenangan dramatis Persija Jakarta atas Persik Kediri dengan skor telak 3-1 pada Kamis (20/11) kemarin benar-benar mengguncang peta persaingan Super League 2025/2026. Laga yang diwarnai hujan deras dan kartu merah ini tak hanya mengubah posisi di klasemen, tetapi juga menyajikan tontonan yang penuh ketegangan dan emosi. Macan Kemayoran sukses menunjukkan mental juara mereka di tengah badai.

Laga Penuh Teror Hujan di Manahan

banner 325x300

Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, sejak awal sudah diselimuti cuaca ekstrem. Hujan deras mengguyur lapangan, membuat kondisi pertandingan menjadi sangat menantang bagi kedua tim. Namun, kondisi ini justru menambah bumbu drama yang tak terduga.

Meski demikian, Persija langsung tancap gas mengambil inisiatif menyerang sejak peluit babak pertama dibunyikan. Mereka mencoba menekan pertahanan Persik, mencari celah di tengah genangan air. Namun, justru Persik yang berhasil mengejutkan publik Manahan.

Pada menit ke-42, Persik Kediri berhasil unggul 1-0 melalui gol indah Ezra Walian. Tendangan bebasnya melambung dan melengkung sempurna ke pojok kanan atas gawang Persija, membuat kiper lawan tak berdaya. Gol ini menjadi bukti kualitas individu Ezra dan membawa Persik memimpin hingga jeda babak pertama.

Jeda Panjang dan Kartu Merah Jadi Titik Balik

Skor 1-0 untuk keunggulan Persik bertahan hingga turun minum. Namun, drama belum berakhir. Kick-off babak kedua mengalami penundaan yang cukup lama, sekitar satu jam, lantaran lapangan tergenang air parah. Petugas stadion harus bekerja keras mengeluarkan air agar pertandingan bisa dilanjutkan.

Setelah penundaan yang menguras kesabaran, babak kedua akhirnya dimulai. Persija Jakarta langsung tampil menggebrak, menunjukkan determinasi tinggi untuk membalikkan keadaan. Sayangnya, baru lima menit babak kedua berjalan, Persik harus menerima pukulan telak.

Ferreira Castanheira mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah usai menjegal Maxwell. Kehilangan satu pemain di tengah tekanan Persija menjadi titik balik krusial dalam pertandingan ini. Unggul jumlah pemain, Macan Kemayoran semakin leluasa melancarkan serangan.

Comeback Fantastis Macan Kemayoran

Persija akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-59. Eksel Runtukahu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai meneruskan umpan terobosan matang dari Witan Sulaeman. Gol ini membangkitkan semangat juang Persija dan membuat Manahan bergemuruh.

Tak butuh waktu lama, pada menit ke-71, Persija sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Kali ini, Maxwell menjadi pahlawan dengan sundulannya yang memanfaatkan umpan akurat dari Bruno Tubarao. Gol ini menunjukkan dominasi Persija setelah unggul jumlah pemain.

Pesta gol Persija berlanjut pada menit ke-78. Witan Sulaeman menunjukkan kelasnya dengan aksi individu memukau. Ia sukses menggocek kiper lawan lalu menceploskan bola ke gawang Persik, setelah menerima umpan matang dari Maxwell. Skor berubah menjadi 3-1, dan Persija semakin di atas angin.

Di menit ke-82, Persija kembali mengancam gawang lawan lewat tembakan Thales dari luar kotak penalti, namun masih terlalu lemah. Kemudian, pada menit ke-85, Gustavo Franca yang baru masuk juga langsung memberikan ancaman, tapi tembakannya berhasil ditepis kiper Persik. Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tambahan tercipta. Persija menang 3-1 atas Persik, sebuah kemenangan yang layak dirayakan.

Persija Amankan Runner-up, Borneo FC Tetap Kokoh

Kemenangan krusial ini membuat Persija Jakarta tetap kokoh di posisi runner-up klasemen Super League. Mereka kini mengoleksi 26 poin dari 12 pertandingan yang sudah dijalani. Ini adalah pencapaian penting untuk menjaga asa juara di musim ini.

Meski demikian, Persija masih terpaut enam poin dari Borneo FC yang menempati puncak klasemen dengan koleksi 30 poin dari 10 laga. Borneo FC menunjukkan konsistensi luar biasa dan menjadi pemuncak yang sulit digeser. Namun, selisih enam poin masih sangat mungkin dikejar mengingat perjalanan liga masih panjang.

Persik Terjun Bebas, Perebutan Papan Atas Kian Sengit

Di sisi lain, kekalahan dari Persija membuat Persik Kediri harus menelan pil pahit. Mereka kini menempati posisi ke-13 klasemen dengan mengemas 12 poin dari 12 pertandingan. Posisi ini tentu jauh dari harapan dan Persik harus segera berbenah untuk menjauh dari zona degradasi.

Sementara itu, di bawah Persija, persaingan di papan atas semakin sengit. Malut United membayangi di posisi ketiga dengan 20 poin dari 10 pertandingan. Kemudian, ada Persib Bandung di posisi keempat dengan 19 poin dari sembilan pertandingan, dan PSIM Yogyakarta juga dengan 19 poin. Mereka semua siap memanfaatkan setiap celah untuk merangsek naik.

Perebutan tiket ke kompetisi antarklub Asia dan juga posisi di empat besar klasemen akhir diprediksi akan berlangsung sangat ketat. Setiap pertandingan akan menjadi final, dan setiap poin akan sangat berharga. Tim-tim papan tengah seperti Bhayangkara FC, Persita, Persebaya, dan Arema juga masih memiliki peluang untuk naik.

Klasemen Super League 2025/2026 Terbaru (Kamis, 20/11 Malam):

  1. Borneo FC: 30 Poin (10 laga)
  2. Persija Jakarta: 26 Poin (12 laga)
  3. Malut United: 20 Poin (10 laga)
  4. Persib Bandung: 19 Poin (9 laga)
  5. PSIM Yogyakarta: 19 Poin (11 laga)
  6. Bhayangkara FC: 18 Poin (11 laga)
  7. Persita Tangerang: 18 Poin (12 laga)
  8. Persebaya Surabaya: 15 Poin (11 laga)
  9. Arema FC: 15 Poin (12 laga)
  10. Bali United: 13 Poin (11 laga)
  11. Madura United: 13 Poin (10 laga)
  12. PSM Makassar: 12 Poin (10 laga)
  13. Persik Kediri: 12 Poin (12 laga)
  14. Dewa United: 10 Poin (11 laga)
  15. PSBS Biak: 9 Poin (10 laga)
  16. Persijap Jepara: 8 Poin (11 laga)
  17. Semen Padang: 7 Poin (11 laga)
  18. Persis Solo: 6 Poin (10 laga)

Apa Selanjutnya? Jalan Terjal Menuju Juara

Dengan hasil ini, Persija Jakarta telah menunjukkan bahwa mereka adalah kandidat kuat juara yang tidak bisa diremehkan. Mental baja mereka terbukti mampu mengatasi tekanan dan kondisi sulit. Namun, perjalanan masih panjang dan tantangan berat menanti.

Borneo FC harus tetap waspada, sementara tim-tim di bawah Persija juga akan terus berjuang keras untuk mengejar. Super League 2025/2026 benar-benar menyajikan persaingan yang mendebarkan dan penuh kejutan. Siapakah yang akan keluar sebagai juara di akhir musim? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

banner 325x300