Dunia musik global tengah bergemuruh menyambut pengumuman nominasi Grammy Awards 2026. Recording Academy baru saja merilis daftar lengkapnya pada Jumat (7/11) tengah malam waktu Indonesia, dan kali ini, ada kejutan besar yang datang dari ranah K-Pop. Industri musik Korea Selatan berhasil mencetak sejarah baru yang akan dikenang.
Untuk pertama kalinya, K-Pop berhasil menembus kategori-kategori utama yang paling prestisius di ajang Grammy. Ini bukan sekadar nominasi biasa, melainkan pengakuan terhadap kualitas produksi dan penulisan lagu yang selama ini menjadi ciri khas musik Korea.
Demon Hunters dan HUNTR/X: Kejutan dari Dunia Animasi
Salah satu sorotan utama datang dari film animasi K-Pop berjudul Demon Hunters. Karya inovatif ini berhasil mendulang empat nominasi sekaligus, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk sebuah proyek animasi. Yang paling mengejutkan, salah satu nominasinya adalah untuk kategori Song of the Year yang sangat diidam-idamkan.
Tiga dari empat nominasi tersebut secara spesifik diraih oleh lagu "Golden," yang dibawakan oleh grup fiksi HUNTR/X. Grup ini merupakan bagian integral dari narasi Demon Hunters, menunjukkan bagaimana sinergi antara visual dan musik dapat menciptakan dampak yang luar biasa. "Golden" telah menjadi fenomena tersendiri, bahkan sebelum nominasi Grammy diumumkan.
HUNTR/X, meskipun fiksi, berhasil menghadirkan vibe dan kualitas musik yang sangat nyata. Lagu "Golden" dibawakan oleh talenta-talenta Korea-Amerika seperti Ejae, Audrey Nuna, dan Rei Ami, yang menyumbangkan suara unik mereka untuk menghidupkan karakter-karakter dalam film. Kolaborasi ini membuktikan bahwa batas antara dunia nyata dan fiksi semakin kabur dalam industri hiburan modern.
Keberhasilan "Golden" tidak hanya berhenti di nominasi Grammy. Lagu ini sebelumnya telah mencapai tonggak sejarah bagi K-Pop dengan memuncaki tangga lagu Billboard Hot 100 di Amerika Serikat. Tak hanya itu, "Golden" juga berhasil menduduki posisi teratas di British Official Singles Chart Top 100, menandakan dominasi global yang tak terbantahkan.
Rosé BLACKPINK dan “APT.”: Kolaborasi Impian yang Berbuah Manis
Selain Demon Hunters, nama Rosé BLACKPINK juga menjadi perbincangan hangat. Untuk pertama kalinya dalam karier solonya, Rosé berhasil meraih nominasi di kategori Song of the Year dan Record of the Year berkat lagu "APT." yang ia bawakan bersama superstar dunia, Bruno Mars. Total, lagu kolaborasi ini berhasil mengamankan tiga nominasi.
"APT." adalah track dari album penuh pertama Rosé BLACKPINK yang bertajuk rosie. Lagu ini segera menikmati popularitas global yang masif, mendominasi tangga lagu musik utama baik di Korea Selatan maupun di berbagai belahan dunia lainnya setelah dirilis. Kolaborasi dengan Bruno Mars memang sudah diprediksi akan meledak, namun pencapaian di Grammy ini melampaui ekspektasi banyak pihak.
Keberhasilan "APT." di kancah internasional juga sudah terlihat sebelumnya. Pada September 2025, Rosé BLACKPINK berhasil memenangkan penghargaan Song of the Year di MTV Video Music Awards yang diselenggarakan di Amerika Serikat. Ini menjadi bukti awal bahwa "APT." memiliki daya tarik universal yang kuat dan mampu bersaing di panggung global.
Menembus Kategori Utama: Sejarah Baru K-Pop di Grammy
Capaian "Golden" dan "APT." ini bukan hanya sekadar nominasi, melainkan sebuah terobosan monumental. Kedua lagu tersebut menjadi lagu-lagu K-Pop pertama yang berhasil masuk ke dalam kategori utama Grammy Awards yang sangat prestise. Lebih spesifik, mereka bersaing di Record of the Year, yang berfokus pada aspek produksi dan penampilan lagu, serta Song of the Year, yang mengapresiasi aspek penulisan lagu dan komposisi.
Ini adalah lompatan besar bagi K-Pop. Sebelumnya, K-Pop memang sudah mulai merambah Grammy, seperti saat BTS masuk nominasi berkat "My Universe," single kolaborasi mereka dengan ikon pop global Coldplay pada tahun 2023. Namun, nominasi BTS kala itu berada di kategori Best Pop Duo/Group Performance, yang meskipun bergengsi, bukanlah salah satu dari "Big Four" kategori utama (Album of the Year, Record of the Year, Song of the Year, Best New Artist).
Dengan masuknya "Golden" dan "APT." ke dalam Record of the Year dan Song of the Year, K-Pop secara resmi telah mengukuhkan posisinya di jajaran teratas industri musik global. Ini menunjukkan bahwa musik K-Pop tidak hanya diterima secara komersial, tetapi juga diakui secara artistik oleh para kritikus dan pakar industri musik.
Persaingan Sengit di Song of the Year
Kategori Song of the Year memang selalu menjadi salah satu yang paling dinanti dan paling ketat persaingannya. "Golden" dan "APT." akan berhadapan dengan nama-nama besar di industri musik global. Mereka akan bersaing dengan "Abracadabra" dari Lady Gaga, "Anxiety" dari Doechii, "DtMF" dari Bad Bunny, "Luther" dari Kendrick Lamar dan SZA, "Manchild" dari Sabrina Carpenter, dan "Wildflower" dari Billie Eilish.
Daftar pesaing ini menunjukkan betapa beratnya medan pertempuran di Grammy. Namun, fakta bahwa dua lagu K-Pop bisa bersanding dengan para raksasa musik ini sudah merupakan kemenangan tersendiri. Ini adalah bukti nyata bahwa K-Pop telah mencapai level yang setara dengan musisi-musisi papan atas dunia.
Dampak dan Masa Depan K-Pop
Nominasi Grammy 2026 ini bukan hanya tentang Rosé atau HUNTR/X, melainkan tentang seluruh ekosistem K-Pop. Ini akan membuka lebih banyak pintu bagi artis-artis K-Pop lainnya untuk mendapatkan pengakuan di panggung internasional. Ini adalah validasi bahwa K-Pop bukan lagi sekadar niche atau fenomena sesaat, melainkan kekuatan budaya yang tak bisa diabaikan.
Pengakuan dari Grammy ini juga akan mendorong lebih banyak kolaborasi lintas budaya dan genre, seperti yang sudah ditunjukkan oleh Rosé dan Bruno Mars. Masa depan K-Pop di kancah global terlihat semakin cerah, dengan potensi untuk terus memecahkan rekor dan mendefinisikan ulang lanskap musik dunia.
Para penggemar K-Pop di seluruh dunia kini menantikan dengan penuh harap. Pemenang Grammy Awards 2026 akan diumumkan pada 1 Februari mendatang, dalam sebuah upacara megah yang akan diselenggarakan di Crypto.com Arena, Los Angeles. Akankah K-Pop membawa pulang piala dari kategori utama? Kita tunggu saja!


















