banner 728x250

Jajanan Kukus Viral TikTok: Rahasia Sehat Menkes Budi Gunadi & 5 Manfaat Tak Terduga!

jajanan kukus viral tiktok rahasia sehat menkes budi gunadi 5 manfaat tak terduga portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia maya, khususnya platform TikTok, belakangan ini diramaikan dengan tren baru yang menarik perhatian: jajanan sehat berbahan kukusan. Mulai dari dimsum yang lembut, ubi kukus yang manis, jagung rebus yang gurih, hingga kacang tanah rebus yang mengenyangkan, aneka kudapan ini mendadak jadi primadona di berbagai sudut kota. Popularitasnya yang meroket membuat banyak orang penasaran, apa sebenarnya di balik tren ini?

Fenomena jajanan kukus ini ternyata tak luput dari pantauan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin. Beliau bahkan pernah membagikan kebiasaan sarapan makanan kukus di akun media sosial pribadinya, menunjukkan dukungannya terhadap gaya hidup sehat ini. "Iya lumayan itu banyak di TikTok saya lihat jutaan yang viral, saya senang. Lebih banyak makan makanan sehat, sarapan sehat," ujar Budi Gunadi, mengutip pernyataan yang ia sampaikan beberapa waktu lalu di Gedung Kemenkes RI.

banner 325x300

Mengapa Jajanan Kukus Begitu Diminati?

Apresiasi dari Menkes Budi Gunadi bukan tanpa alasan. Tren ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan pola makan sehat di masyarakat. Beliau berharap kebiasaan jajan masyarakat bisa beralih dari makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL) menuju pilihan yang lebih kaya gizi dan berbasis makanan utuh (real food).

Menurutnya, pola makan sehat wajib melibatkan protein, karbohidrat kompleks, buah, serat, serta protein nabati. Semua komponen ini dapat dengan mudah ditemukan dalam berbagai hidangan kukusan, menjadikannya alternatif yang ideal untuk gaya hidup modern yang serba cepat namun tetap peduli kesehatan. Ini adalah langkah maju yang patut didukung.

Metode memasak dengan cara dikukus sebenarnya bukanlah hal baru dalam sejarah kuliner dunia. Teknik ini sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu, tercatat dalam peradaban kuno seperti Tiongkok dan Yunani. Namun, kini kukusan kembali populer karena dinilai jauh lebih sehat dibandingkan gorengan atau makanan olahan yang kaya minyak dan bahan tambahan.

Berbeda dengan menggoreng yang membutuhkan banyak minyak atau merebus yang bisa melarutkan nutrisi, proses mengukus menjaga warna alami, tekstur lembut, serta kandungan nutrisi makanan. Panas dari uap air membuat bahan makanan matang merata tanpa merusak vitamin dan mineral penting di dalamnya. Ini adalah keuntungan besar bagi mereka yang ingin menjaga asupan nutrisi optimal.

Bahkan, sebuah penelitian telah menunjukkan dampak signifikan dari metode memasak terhadap kesehatan. Orang yang rutin mengonsumsi gorengan memiliki risiko 55 persen lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang jarang memakannya. Oleh karena itu, memilih metode memasak yang lebih sehat seperti mengukus dapat menjadi langkah krusial untuk menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit kronis.

Bukan Sekadar Enak, Ini Manfaat Ajaib Makanan Kukus untuk Tubuhmu!

Mengadopsi kebiasaan mengonsumsi makanan kukus bisa membawa banyak perubahan positif bagi kesehatanmu. Melansir Times of India, berikut adalah beberapa manfaat tak terduga yang bisa kamu dapatkan dari tren jajanan kukus ini:

1. Kunci Langsing Tanpa Diet Ketat

Makanan kukus umumnya rendah kalori dan lemak jenuh, menjadikannya pilihan ideal bagi kamu yang sedang menjaga atau menurunkan berat badan. Sayuran dan lauk yang dimasak dengan cara ini tetap kaya protein serta serat, dua komponen penting yang membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Efek kenyang yang bertahan lama ini secara otomatis mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan, tanpa perlu tambahan minyak atau saus tinggi kalori.

Kondisi ini sangat membantu bagi mereka yang sedang menjalani diet defisit kalori atau berusaha menjaga berat badan ideal. Dengan kandungan gizi yang seimbang dan minim lemak tambahan, makanan kukus bisa menjadi alternatif ideal untuk makan siang, makan malam, atau camilan sehat. Ini membuktikan bahwa makan enak dan sehat bisa berjalan beriringan.

2. Pencernaan Lancar, Perut Nyaman Sepanjang Hari

Sayur-sayuran yang dikukus juga sangat baik bagi kesehatan pencernaanmu. Kandungan serat alaminya tetap terjaga optimal, yang berperan penting dalam membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit. Serat ini juga membantu meningkatkan penyerapan nutrisi penting dari makanan yang kamu konsumsi.

Selain itu, serat dari sayuran kukus turut membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yaitu bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan. Keseimbangan mikrobiota usus ini sangat penting, tidak hanya untuk pencernaan yang sehat, tetapi juga untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat dan mencegah berbagai masalah kesehatan lainnya.

3. Rahasia Kulit Glowing Alami dari Dalam

Selain bermanfaat untuk kesehatan organ dalam, makanan kukus juga memberi dampak positif bagi kecantikan kulitmu. Sayuran kukus kaya akan antioksidan, seperti vitamin C dan beta-karoten, yang merupakan pahlawan dalam melawan radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul jahat penyebab kerusakan sel dan pemicu penuaan dini pada kulit.

Vitamin C yang melimpah dalam sayuran kukus juga berperan penting dalam pembentukan kolagen, protein esensial yang menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan awet muda. Dengan rutin mengonsumsi makanan kaya antioksidan dari proses kukus, kulitmu bisa tampak lebih segar, bercahaya alami, dan terlindungi dari tanda-tanda penuaan dini.

4. Tameng Ampuh Lawan Risiko Kanker

Manfaat luar biasa lain dari metode mengukus adalah kemampuannya menjaga senyawa aktif antikanker dalam sayuran, terutama pada brokoli dan sayur-sayuran dari keluarga kubis-kubisan. Penelitian dari University of Illinois menemukan fakta menarik: brokoli yang dikukus selama lima menit mampu mempertahankan enzim myrosinase secara optimal. Enzim ini sangat penting untuk pembentukan sulforaphane, senyawa antikanker alami yang kuat.

Sebaliknya, merebus atau menggoreng brokoli justru dapat merusak enzim myrosinase ini. Akibatnya, kadar senyawa pelindung kanker seperti sulforaphane bisa menurun drastis hingga 80 persen. Ini menunjukkan betapa pentingnya memilih metode memasak yang tepat untuk memaksimalkan potensi antikanker dari sayuran yang kita konsumsi.

5. Sumber Nutrisi Optimal yang Tak Tergantikan

Dibandingkan dengan metode memasak lain seperti merebus atau menggoreng, mengukus adalah salah satu cara terbaik untuk mempertahankan kandungan nutrisi maksimal dalam makanan. Vitamin yang larut dalam air seperti Vitamin B dan C, serta mineral penting, cenderung mudah hilang saat makanan direbus karena larut dalam air rebusan yang kemudian dibuang.

Proses pengukusan yang minim kontak langsung dengan air panas atau minyak berlebih memastikan bahwa sebagian besar vitamin, mineral, dan enzim penting tetap terjaga. Ini berarti setiap gigitan makanan kukus yang kamu santap akan memberikan asupan nutrisi yang lebih lengkap dan optimal bagi tubuh, mendukung fungsi organ dan menjaga vitalitasmu sehari-hari.

Yuk, Coba Tren Jajanan Kukus untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!

Dengan segudang manfaat kesehatan yang ditawarkan, tidak heran jika tren jajanan kukus ini mendapatkan perhatian luas, bahkan dari Menteri Kesehatan sendiri. Ini bukan hanya sekadar tren sesaat, melainkan sebuah ajakan untuk kembali ke pola makan yang lebih alami, sehat, dan berkelanjutan.

Jadi, tunggu apa lagi? Mari beralih ke jajanan kukus yang lezat dan bergizi. Rasakan sendiri perubahan positif pada tubuhmu, mulai dari berat badan yang terkontrol, pencernaan yang lancar, kulit yang cerah, hingga perlindungan dari berbagai penyakit. Jadikan makanan kukus sebagai bagian dari gaya hidup sehatmu, dan nikmati setiap manfaatnya!

banner 325x300