banner 728x250

Bikin Bangga! 3 Mahasiswa UNM Pakai AI untuk Ungkap Rahasia Ikan di BRIN, Ini Caranya!

bikin bangga 3 mahasiswa unm pakai ai untuk ungkap rahasia ikan di brin ini caranya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar membanggakan datang dari dunia riset nasional! Tiga mahasiswa program studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), Kanaya Salsabila, Dewi Rahmawati, dan Putra Prakoso, berhasil menorehkan prestasi gemilang. Mereka terpilih mengikuti program magang prestisius di Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berlokasi di Cibinong.

Magang ini bukan sekadar pengalaman biasa. Para mahasiswa UNM, yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, mendapatkan kesempatan emas untuk mengaplikasikan ilmu Sains Data mereka secara langsung. Mereka terlibat dalam proyek riset vital yang menggabungkan teknologi canggih dengan keanekaragaman hayati laut Indonesia.

banner 325x300

Kolaborasi Cerdas: Sains Data Bertemu Biodiversitas Laut

Selama program magang, Kanaya, Dewi, dan Putra dibimbing langsung oleh Prof. Teguh Peristiwady, seorang peneliti senior BRIN yang juga pakar iktiologi dan keanekaragaman ikan Indonesia. Bimbingan dari ahlinya membuat pengalaman ini semakin berharga dan mendalam. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.

Kolaborasi antara UNM dan BRIN ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu Sains Data memiliki peran strategis. Bidang ini mampu mendukung penelitian biodiversitas, terutama dalam mengolah dan menginterpretasikan data citra spesimen ikan yang sangat kompleks. Ini adalah jembatan antara dunia digital dan kekayaan alam Indonesia.

Misi Penting: Membangun Sistem Taksonomi Ikan Digital

Fokus utama magang ini adalah proyek pengembangan Sistem Manajemen Pengetahuan Taksonomi Perikanan. Ini adalah inisiatif krusial untuk mendigitalisasi dan mempermudah identifikasi spesies ikan, yang selama ini seringkali memerlukan keahlian khusus dan waktu yang tidak sedikit. Dengan sistem ini, data taksonomi ikan akan lebih terstruktur dan mudah diakses.

Para mahasiswa terlibat aktif dalam setiap tahapan proyek, mulai dari akuisisi citra ikan terumbu karang. Proses ini sangat fundamental, karena data citra yang berkualitas tinggi adalah kunci keberhasilan sistem identifikasi otomatis di masa depan. Mereka belajar bagaimana setiap detail gambar ikan memiliki nilai ilmiah yang tinggi.

Di Balik Layar: Proses Akuisisi Citra yang Menantang

Proses akuisisi citra ikan terumbu karang yang dilakukan oleh mahasiswa UNM ini tidaklah sederhana. Mereka harus memastikan setiap pengambilan gambar dilakukan dengan presisi tinggi. Ini termasuk pengaturan pencahayaan yang optimal agar detail ikan terlihat jelas, serta pelabelan dan anotasi citra yang akurat.

Setiap gambar yang diambil kemudian diberi label dan anotasi sesuai dengan karakteristik spesiesnya. Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk membangun dataset yang masif dan berkualitas. Dataset inilah yang nantinya akan digunakan dalam penelitian lanjutan mengenai taksonomi dan identifikasi spesies ikan secara otomatis.

Mengapa Kolaborasi Ini Penting? Kata Pakar dan Kampus

Prof. Teguh Peristiwady menekankan bahwa kolaborasi antara biologi dan sains data membuka perspektif baru yang revolusioner. "Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sains data memiliki peran strategis dalam mendukung penelitian biodiversitas, terutama dalam mengolah dan menginterpretasikan data citra spesimen ikan," ujarnya. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman keanekaragaman hayati laut secara lebih efisien dan akurat.

Dari sisi kampus, Kepala Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menjelaskan bahwa magang ini adalah implementasi dari program unggulan UNM, yaitu Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini dirancang agar mahasiswa menempuh tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman magang di industri atau lembaga riset.

Program Unggulan UNM: IEP 3+1 Cetak Inovator

Program IEP 3+1 UNM bukan sekadar magang biasa. Ini adalah komitmen UNM untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswanya, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja dan riset yang terus berkembang. "Magang di BRIN menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa Sains Data UNM untuk mengaplikasikan ilmunya di riset nasional," kata Tati.

Menurut Tati, program ini menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Hal ini memastikan bahwa lulusan UNM tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan. Mereka siap menjadi inovator yang mampu memberikan solusi konkret di berbagai sektor.

Masa Depan Identifikasi Ikan: Dari Data ke Kecerdasan Buatan

Setelah tahapan akuisisi citra yang intensif, mahasiswa akan melanjutkan ke proses eksplorasi dan prapemrosesan data. Tahap ini meliputi penyesuaian kualitas gambar, pelabelan ulang, anotasi citra yang lebih detail, serta ekstraksi fitur-fitur penting untuk analisis data. Setiap langkah ini krusial untuk memastikan data siap digunakan.

Proses ini menjadi dasar pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang canggih. Tujuan akhirnya adalah menciptakan sistem yang mampu membantu identifikasi spesies ikan secara otomatis dan akurat. Bayangkan, identifikasi ikan yang biasanya memakan waktu kini bisa dilakukan dengan bantuan teknologi!

Menghubungkan Teknologi dan Biologi Kelautan

Tati Mardiana juga menekankan bahwa kolaborasi antara UNM dan BRIN membuktikan satu hal penting: ilmu sains data dapat diterapkan lintas disiplin. Ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat dihubungkan secara harmonis dengan biologi kelautan untuk tujuan konservasi dan penelitian. Integrasi ini membuka peluang tak terbatas.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami taksonomi ikan, tetapi juga mampu menerapkan computer vision untuk mengidentifikasi spesies ikan secara otomatis," ungkap Tati. Ini adalah visi besar UNM untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya untuk memecahkan masalah dunia nyata.

Siap Bersaing di Kancah Nasional dan Internasional

Dengan bekal pengalaman magang di BRIN dan pemahaman mendalam tentang aplikasi Sains Data dalam biologi kelautan, Kanaya, Dewi, dan Putra kini menjadi contoh nyata. Mereka adalah inovator digital yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kontribusi mereka tidak hanya bermanfaat bagi riset BRIN, tetapi juga menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi.

Keberhasilan mereka membuktikan bahwa UNM, sebagai Kampus Digital Bisnis, serius dalam mempersiapkan mahasiswanya. Mereka dibekali dengan keterampilan yang relevan dan pengalaman praktis yang tak ternilai harganya. Ini adalah langkah maju bagi pendidikan tinggi di Indonesia, mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dengan solusi berbasis teknologi.

banner 325x300