Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

PLOT TWIST! Bintang Squid Game O Yeong-su Lolos dari Penjara, Vonis Pelecehan Seksual Dibatalkan

plot twist bintang squid game o yeong su lolos dari penjara vonis pelecehan seksual dibatalkan portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia hiburan Korea Selatan kembali digemparkan dengan kabar mengejutkan dari aktor senior O Yeong-su. Bintang serial fenomenal Squid Game ini baru saja memenangkan banding atas vonis pengadilan sebelumnya yang menyatakan ia bersalah dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Keputusan ini secara resmi membatalkan hukuman delapan bulan penjara yang sempat dijatuhkan padanya.

Kabar kemenangan banding O Yeong-su ini sontak memicu beragam reaksi. Meskipun sang aktor kini bebas dari jerat pidana, pihak terduga korban dan sejumlah lembaga pemerhati perempuan menyatakan kekecewaan mendalam. Mereka bersikeras bahwa kebenaran harus tetap disuarakan, terlepas dari putusan pengadilan.

banner 325x300

Drama Hukum O Yeong-su: Dari Tuduhan hingga Vonis Banding

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat O Yeong-su pertama kali mencuat ke publik pada November 2022. Tuduhan ini berawal dari insiden yang terjadi pada tahun 2017, saat O Yeong-su diduga memeluk dan mencium pipi seorang perempuan tanpa izin. Insiden tersebut dilaporkan terjadi selama tur teater regional yang melibatkan keduanya.

Pada 15 Maret 2024, Pengadilan Distrik Suwon Korea Selatan menjatuhkan vonis delapan bulan penjara dengan masa percobaan selama dua tahun kepada O Yeong-su. Jaksa penuntut umum sendiri sebelumnya menuntut hukuman penjara satu tahun bagi aktor berusia 81 tahun tersebut. Vonis ini sempat menjadi sorotan publik, mengingat status O Yeong-su sebagai aktor senior yang dihormati.

Sepanjang proses hukum, O Yeong-su secara konsisten membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia bersikeras tidak melakukan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan. Penyangkalan ini menjadi inti dari pembelaannya di pengadilan, yang kini berujung pada kemenangan banding.

Mengapa Pengadilan Membatalkan Vonis? Ini Alasannya

Keputusan Pengadilan Distrik Suwon untuk memenangkan banding O Yeong-su dan membatalkan vonis sebelumnya tentu menimbulkan banyak pertanyaan. Menurut laporan Yonhap pada Selasa (11/11), pengadilan mengakui adanya kecurigaan bahwa tuduhan pelecehan tersebut memang benar terjadi. Mereka merujuk pada fakta bahwa perempuan pengadu mencari konseling terkait kekerasan seksual enam bulan setelah dugaan insiden.

Selain itu, permintaan maaf yang pernah diucapkan O Yeong-su kepada terduga korban juga menjadi salah satu referensi pihak pengadilan. Namun, di sisi lain, majelis hakim menyatakan kekhawatiran serius tentang potensi ingatan korban yang bisa saja terdistorsi seiring berjalannya waktu.

Pengadilan menekankan pentingnya melindungi kepentingan terdakwa jika masih ada keraguan yang menyelimuti kasus tersebut. Prinsip in dubio pro reo, atau keraguan demi terdakwa, tampaknya menjadi pertimbangan utama dalam putusan banding ini. Dengan demikian, meskipun ada indikasi kuat, keraguan terhadap akurasi ingatan menjadi faktor penentu.

Reaksi Keras Korban dan Lembaga Perempuan: “Kebenaran Akan Tetap Bersuara!”

Putusan banding yang membebaskan O Yeong-su dari vonis penjara ini jelas ditentang keras oleh terduga korban dan lembaga pemerhati perempuan, Womenlink. Mereka merasa kecewa dan marah atas keputusan pengadilan yang dianggap mengabaikan penderitaan korban. Terduga korban menyatakan tidak akan menyerah dan akan terus menyuarakan kebenaran.

"Meskipun ada putusan hari ini, saya akan terus menyuarakan kebenaran sampai akhir," kata terduga korban dalam pernyataan yang ikut dirilis oleh Womenlink. Ia menegaskan bahwa putusan tersebut tidak akan membatalkan kebenaran atau menghapus rasa sakit yang telah ia derita selama ini. Pernyataan ini menunjukkan tekad kuat untuk mencari keadilan.

Senada dengan itu, Womenlink juga menyampaikan kemarahan mereka atas putusan tersebut. "Kami marah dengan putusan yang sekali lagi menyembunyikan aksi kekerasan seksual di dunia teater," kata Womenlink dalam pernyataannya kepada BBC News yang diberitakan oleh Variety. Mereka menggarisbawahi kekhawatiran bahwa keputusan ini dapat mengirimkan pesan yang salah dan menghambat korban lain untuk bersuara.

Kilas Balik Kasus Pelecehan Seksual O Yeong-su

Perjalanan kasus hukum O Yeong-su ini cukup panjang dan berliku. Semua bermula ketika seorang anggota rombongan teater, yang juga dibintangi O Yeong-su, mengklaim aktor itu melecehkannya pada September 2017. Klaim tersebut kemudian menjadi dasar bagi dimulainya proses hukum.

O Yeong-su sendiri mulai diproses hukum atas dugaan pelecehan seksual sejak November 2022. Setelah itu, penyidikan dan persidangan berlangsung sejak Februari 2023. Selama seluruh proses tersebut, O Yeong-su secara konsisten dan tegas membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia mempertahankan posisinya bahwa ia tidak bersalah.

Kasus ini menjadi perhatian publik tidak hanya karena melibatkan figur terkenal, tetapi juga karena menyentuh isu sensitif pelecehan seksual yang kerap menjadi perdebatan dalam sistem hukum. Penyangkalan sang aktor dan klaim korban yang kuat menciptakan sebuah narasi hukum yang kompleks.

Siapa O Yeong-su? Aktor Senior yang Mendunia Berkat Squid Game

O Yeong-su, yang memiliki nama asli Oh Se-kang, bukanlah nama baru di industri hiburan Korea Selatan. Ia merupakan lulusan jurusan teater di Universitas Dongguk dan memulai debutnya sebagai aktor pada tahun 1963. Dengan pengalaman lebih dari setengah abad, ia telah mengukir jejak panjang dalam dunia seni peran.

Aktor ini memulai debutnya di layar lebar pada tahun 1965 melalui film The Seashore Village yang disutradarai oleh Kim Ki-duk, sutradara yang juga mengarahkan Spring, Summer, Fall, Winter… and Spring. Sepanjang kariernya, O Yeong-su lebih dikenal sebagai bintang teater, dengan segudang pementasan yang telah ia lakoni.

Namun, namanya baru benar-benar dikenal dunia berkat perannya sebagai Pemain 001, Oh Il-nam, dalam serial Squid Game musim pertama yang tayang di Netflix. Perannya sebagai kakek tua misterius yang ternyata dalang di balik permainan mematikan itu berhasil memukau penonton global dan mengantarkannya meraih berbagai penghargaan internasional.

Kemenangan banding O Yeong-su ini memang menjadi babak baru dalam drama hukumnya. Namun, dengan reaksi keras dari terduga korban dan Womenlink, tampaknya kasus ini belum benar-benar usai. Perdebatan tentang keadilan dan kebenaran dalam kasus pelecehan seksual akan terus berlanjut, mengingatkan kita akan kompleksitas isu ini.

Jika Anda mengalami, melihat, mendengar, atau mengetahui tindak kekerasan maupun pelecehan kepada perempuan dan anak, jangan ragu untuk menghubungi SAPA via telepon 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129. Suara Anda sangat berarti.

banner 325x300