Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Merinding! Guillermo del Toro Dengar ‘Adegan Pembunuhan’ di Hotel Berhantu, Kok Betah?

merinding guillermo del toro dengar adegan pembunuhan di hotel berhantu kok betah portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Guillermo del Toro, sutradara peraih Oscar yang dikenal lewat karya-karya horor, gotik, dan dunia magisnya, ternyata punya pengalaman nyata yang tak kalah menyeramkan. Ia mengaku pernah mengalami gangguan gaib saat menginap di sebuah hotel yang konon berhantu di Waitomo Caves, Selandia Baru. Uniknya, kejadian ini justru ia cari-cari.

Del Toro memang sengaja mencari tempat-tempat berhantu untuk menginap, seolah ingin merasakan langsung sensasi yang sering ia tuangkan dalam film-filmnya. Pengalamannya di Waitomo Caves ini menjadi salah satu kisah paling mencengangkan yang pernah ia bagikan.

banner 325x300

Pengalaman Horor di Waitomo Caves, Selandia Baru

Dalam sebuah wawancara di acara Jimmy Kimmel Live yang tayang pada Rabu (5/11), sutradara berusia 61 tahun ini menceritakan detail kejadian mistis tersebut. Saat itu, ia sedang asyik menonton serial "The Wire" di kamarnya, menikmati malam yang tenang.

Namun, ketenangan itu tiba-tiba pecah. Del Toro mendengar suara-suara aneh yang sangat jelas dari tengah ruangan, persis seperti "adegan pembunuhan". Ada teriakan, suara tikaman, dan tangisan yang sangat mengerikan.

Yang membuat bulu kuduk berdiri, del Toro menyadari bahwa tidak ada seorang pun di hotel itu selain dirinya. Bahkan manajer hotel pun tidak ada di tempat, meninggalkan ia sendirian dengan suara-suara misterius tersebut.

Alih-alih ketakutan dan segera pindah kamar, del Toro justru memilih untuk bertahan. Ia memasang kembali earphone-nya dan terus menatap layar komputer semalaman, mencoba mengabaikan gangguan tersebut.

"Saya sama sekali tidak tidur," katanya. "Saya tidak mau menoleh, bagaimana kalau aku menoleh dan ada sesuatu di sana?" Pengakuan ini sontak membuat banyak orang merinding, membayangkan keberanian (atau kenekatan) sang sutradara.

Obsesi Guillermo del Toro dengan Dunia Gaib

Ternyata, pengalaman mistis bukan hal baru bagi Guillermo del Toro. Ia memang memiliki obsesi mendalam terhadap hal-hal berbau horor dan supranatural, baik dalam film maupun kehidupan pribadinya.

Ia mengaku selalu sengaja menyewa kamar yang berhantu ketika menginap di hotel. Seolah-olah, ia ingin menantang dirinya sendiri atau mencari inspirasi dari pengalaman nyata.

"Setiap kali saya menginap di hotel, saya selalu tahu kamar mana yang berhantu. Saya selalu bilang, ‘bisa kasih saya kamar yang berhantu?’," ujarnya. Ini menunjukkan betapa seriusnya ia dalam mencari pengalaman mistis.

Bukan hanya hotel, del Toro bahkan berencana membeli rumah berhantu di Inggris. Ia memiliki kriteria unik untuk properti impiannya itu.

"Instruksiku pada agen properti cuma satu: rumah itu harus berhantu," katanya. "Saya juga bilang, ‘Saya harus bisa menginap di sana dan diganggu hantu – kalau tidak, saya tidak akan membelinya’."

Sebelumnya, ia juga pernah mengalami kejadian serupa saat syuting film Frankenstein di sebuah hotel berhantu di Aberdeen, Skotlandia. Pengalaman-pengalaman ini seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya.

Dari Hantu ke Layar Lebar: Film Frankenstein

Kecintaan Guillermo del Toro pada horor dan dunia magis tidak hanya berhenti pada pengalaman pribadi, tetapi juga tercermin jelas dalam karya-karya sinematiknya. Salah satu yang terbaru dan paling dinantikan adalah film Frankenstein garapannya.

Film ini tayang perdana di Venice Film Festival 2025 pada Sabtu malam (30/8) waktu Italia, dan langsung mencuri perhatian dunia. Penonton memberikan standing ovation yang luar biasa, mencapai 13 menit.

Reaksi Emosional di Venice Film Festival

Dalam film tersebut, Oscar Isaac berperan sebagai ilmuwan gila Victor Frankenstein, sementara Jacob Elordi menghidupkan karakter monster ciptaan ilmuwan itu. Keduanya menunjukkan penampilan yang memukau.

Pada malam pemutaran perdana, Oscar Isaac dan Jacob Elordi tak kuasa menahan air mata saat mendapatkan sambutan meriah tersebut. Keduanya terlihat sangat emosional atas apresiasi yang luar biasa dari penonton.

Sang sutradara, del Toro, melambaikan tangan kepada penonton dan memeluk Elordi serta Isaac, merayakan kesuksesan besar filmnya. Momen haru ini menjadi bukti betapa mendalamnya karya mereka.

Film Frankenstein garapan Guillermo del Toro ini dijadwalkan tayang di Netflix mulai 7 November 2025. Sebuah karya yang pasti akan memuaskan para penggemar horor, fantasi, dan tentu saja, penggemar setia sang sutradara yang punya selera unik terhadap hal-hal mistis.

banner 325x300