Kabar gembira mengguncang industri otomotif nasional! Raksasa otomotif Tiongkok, Chery, dipastikan akan menggelontorkan investasi fantastis senilai Rp5 triliun di Indonesia. Dana jumbo ini akan dikucurkan bertahap, dengan fokus awal penguatan fasilitas produksi yang sudah ada.
Investasi masif ini sontak jadi perbincangan hangat, menguatkan ambisi Chery mendominasi pasar Tanah Air. Banyak pihak menduga, kucuran dana ini memperkuat basis produksi di Handal Indonesia Motor (HIM), sebelum melangkah ke fase berikutnya yang lebih besar.
Chery Angkat Bicara: Bukan Bantahan, Tapi Bocoran Halus
Saat dikonfirmasi, pihak Chery tidak membantah kabar investasi Rp5 triliun ini. Ini sinyal kuat kebenaran informasi tersebut. "Ya nanti kamu akan ada official press release-nya untuk itu," ujar Budi Darmawan, Direktur Pemasaran Chery Sales Indonesia (CSI), di Bogor, Sabtu (8/11).
Pernyataan Budi ini jadi "bocoran halus" yang mengonfirmasi rencana besar Chery. Ia menjelaskan, kerja sama dengan Handal Indonesia Motor adalah langkah strategis awal. Ini fondasi sebelum mereka memiliki fasilitas produksi mandiri yang lebih besar.
Chery kini serius menyusun roadmap realisasi investasi di Indonesia, menunjukkan keseriusan dalam merencanakan setiap langkah. "Sebenarnya dengan kami bekerjasama dengan Handal itu adalah langkah awal dan itu akan improve ke depan," tambahnya.
Budi menutup, "Karena ini kami sedang persiapkan roadmap-nya seperti apa. Kamu belum bisa declare saat ini." Pernyataan ini memicu rasa penasaran publik mengenai detail rencana besar Chery.
Visi Presiden Direktur: Pabrik Mandiri di Depan Mata?
Zeng Shuo, Presiden Direktur Chery Group Indonesia, juga memberi sinyal kuat terkait investasi ini. Ia menyatakan investasi akan bertahap, dimulai 2025, untuk meningkatkan kapasitas produksi. "Ya ini step by step," kata Zeng Shuo di Jakarta, Senin (3/11).
Meski detail tahapan belum diurai, Zeng Shuo memberi petunjuk penting: rencana pembangunan pabrik sendiri tahun ini. Artinya, proses manufaktur akan dimulai dalam dua bulan terakhir 2025.
"Tahun ini rencananya mulai (proses pembangunan pabrik sendiri). Nanti kalau sudah selesai saya update," janji Shuo. Ini kabar dinantikan pecinta otomotif dan pelaku industri.
Menariknya, investasi ini tidak menghentikan kerja sama Chery dengan Handal Indonesia Motor (HIM). Zeng Shuo menegaskan semua berjalan paralel. Produksi mobil Chery grup tetap di fasilitas HIM, sembari membangun pabrik mandiri.
"Kami kemungkinan paralel. Kami akan lihat masa depan, tidak langsung akan berhenti, kami akan continuous sama Handal," ujarnya. Strategi hati-hati namun ambisius ini memastikan kelancaran produksi dan ekspansi Chery di Indonesia.
Dukungan Penuh Pemerintah: Sinyal Positif untuk Iklim Investasi
Kepastian investasi Chery sebenarnya sudah terungkap dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Saat berkunjung ke markas Chery di


















