Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Andre Rosiade, membuat gebrakan di kancah sepak bola Sumatera Barat. Ia secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Barat pada Minggu, 9 November 2025. Kedatangannya di Kantor PSSI Sumbar, Kompleks GOR H Agus Salim, Padang, bukan sekadar formalitas biasa.
Andre Rosiade hadir dengan rombongan besar yang menjadi sinyal kuat kemenangan mutlak. Ia diiringi oleh Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Padang, Mastilizal Aye, serta sejumlah pengurus Askab/Askot dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Tak ketinggalan, perwakilan klub-klub sepak bola turut menunjukkan dukungannya.
Siapa Andre Rosiade dan Mengapa Ini Penting?
Nama Andre Rosiade mungkin tidak asing di telinga publik. Selain dikenal sebagai politisi dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, ia juga memiliki rekam jejak di dunia sepak bola. Andre adalah Penasihat Tim Semen Padang FC, klub kebanggaan Ranah Minang.
Keterlibatannya dalam sepak bola bukan hanya sebatas penasihat. Belakangan, Andre juga sering menjadi sorotan publik karena komentarnya terkait kiprah Timnas Indonesia di kancah nasional. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki perhatian dan pemahaman yang cukup mendalam terhadap dinamika sepak bola, baik di level regional maupun nasional.
Posisi Ketua Asprov PSSI Sumatera Barat sendiri adalah jabatan strategis. Ketua Asprov memiliki peran vital dalam pengembangan sepak bola di tingkat provinsi, mulai dari pembinaan usia dini, penyelenggaraan kompetisi, hingga koordinasi dengan PSSI pusat. Oleh karena itu, pemilihan ketua ini sangat dinantikan oleh para pegiat sepak bola di Sumbar.
Dukungan Banjir, Sinyal Aklamasi Kian Kuat
Momen pendaftaran Andre Rosiade menjadi bukti nyata betapa kuatnya dukungan yang ia kantongi. Dari total 28 pemilik suara sah yang akan menentukan Ketua Asprov PSSI Sumbar, sebanyak 22 di antaranya hadir langsung mendampingi Andre. Angka ini jauh melampaui batas minimal dukungan yang dibutuhkan.
Kehadiran para pemilik suara ini bukan hanya sekadar ikut-ikutan. Mereka datang untuk menunjukkan komitmen penuh terhadap pencalonan Andre. Bahkan, dukungan tersebut juga diperkuat dengan surat-surat yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris masing-masing pemilik suara, menegaskan soliditas barisan pendukungnya.
Melihat gelombang dukungan yang begitu masif, Andre Rosiade tak ragu mengungkapkan optimismenya. "Secara hitung-hitungan, insya Allah kami akan terpilih menjadi Ketua PSSI Sumatera Barat," ujarnya dengan penuh keyakinan. Ia bahkan berharap bisa terpilih secara aklamasi dalam pemilihan yang dijadwalkan pada 29 November 2025 mendatang.
Aklamasi sendiri berarti terpilihnya seorang calon tanpa melalui proses pemungutan suara, karena tidak ada calon lain atau calon lain menarik diri dan seluruh pemilik suara sepakat. Jika ini terjadi, maka Andre Rosiade akan memimpin Asprov PSSI Sumbar dengan mandat yang sangat kuat dan legitimasi penuh dari para pemangku kepentingan sepak bola di sana.
Berkas pencalonan Andre Rosiade pun telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Ini berarti tidak ada hambatan teknis yang bisa menghalangi langkahnya menuju kursi kepemimpinan Asprov PSSI Sumbar. Semua jalur tampaknya terbuka lebar bagi Andre.
Misi Revolusi Sepak Bola Sumbar: Janji-janji Andre Rosiade
Di balik optimisme kemenangannya, Andre Rosiade juga membawa visi dan misi yang ambisius untuk sepak bola Sumatera Barat. Ia berjanji akan melakukan revolusi dengan menghidupkan kembali denyut kompetisi di berbagai tingkatan usia. Ini adalah janji yang sangat dinantikan oleh klub-klub dan sekolah sepak bola di Sumbar.
"Kami berjanji bakal menghidupkan kembali kompetisi kelompok umur di seluruh kota dan mencari bakat," tegas Andre. Kompetisi usia dini dan kelompok umur adalah fondasi utama dalam pembinaan sepak bola. Dengan adanya kompetisi yang rutin dan terstruktur, diharapkan akan muncul bibit-bibit unggul pesepak bola dari Ranah Minang.
Selain itu, Andre juga berkomitmen untuk membantu pembiayaan pembinaan. Aspek finansial seringkali menjadi kendala utama bagi klub-klub amatir dan sekolah sepak bola dalam mengembangkan potensi pemain. Dengan adanya dukungan pembiayaan, diharapkan klub-klub bisa lebih fokus pada pengembangan teknis dan taktis pemain tanpa terbebani masalah dana.
Program-program ini menunjukkan bahwa Andre Rosiade tidak hanya ingin menjadi pemimpin seremonial. Ia memiliki rencana konkret untuk memajukan sepak bola Sumatera Barat dari akarnya. Fokus pada pembinaan usia dini dan dukungan finansial adalah langkah strategis untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Antusiasme dan Harapan dari Pemangku Kepentingan
Antusiasme terhadap pencalonan Andre Rosiade juga terlihat dari pernyataan Mastilizal Aye, Ketua Askot PSSI Padang. Ia meyakini bahwa Andre Rosiade akan terpilih secara aklamasi. Meskipun ada satu calon lain yang sempat mendaftar, namun calon tersebut tidak hadir langsung dalam proses pendaftaran, yang mengindikasikan kurangnya dukungan riil.
"Insyaallah aklamasi. Pak Andre Rosiade akan terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Sumbar 29 November 2025," kata Mastilizal Aye, menegaskan keyakinannya. Pernyataan ini tentu saja menambah bobot pada prediksi kemenangan Andre Rosiade tanpa perlawanan berarti.
Terpilihnya Andre Rosiade sebagai Ketua Asprov PSSI Sumbar diharapkan akan membawa angin segar bagi persepakbolaan di provinsi tersebut. Dengan koneksi politik dan pengalamannya di dunia sepak bola, ia memiliki potensi besar untuk menarik perhatian dan sumber daya yang dibutuhkan untuk memajukan sepak bola Sumbar.
Masyarakat dan para pecinta sepak bola di Sumatera Barat kini menanti dengan harap-harap cemas. Akankah janji-janji Andre Rosiade terwujud? Akankah ia mampu membawa sepak bola Sumbar ke level yang lebih tinggi? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun sinyal awal menunjukkan bahwa era baru sepak bola Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Andre Rosiade akan segera dimulai.


















