Dunia K-Pop kembali dihebohkan dengan drama yang tak kunjung usai antara SM Entertainment dan trio EXO-CBX, yang terdiri dari Chen, Baekhyun, dan Xiumin. Konflik lama yang sempat mereda kini kembali memanas, membawa ketidakpastian besar bagi masa depan salah satu grup idola paling dicintai, EXO. Padahal, para EXO-L (sebutan penggemar EXO) sudah menanti-nanti momen reuni sembilan member dalam comeback grup yang dijadwalkan Desember mendatang.
Situasi semakin rumit setelah SM Entertainment buka suara menanggapi pernyataan CBX. Trio yang kini bernaung di bawah agensi INB100 itu sebelumnya menyatakan kesiapan mereka untuk bergabung dalam aktivitas grup. Namun, respons SM justru menyiratkan bahwa jalan menuju reuni penuh masih sangat panjang dan berliku.
Konflik Lama yang Kembali Membara
Perselisihan antara SM Entertainment dan EXO-CBX bukanlah hal baru. Sebelumnya, ketiga member ini sempat mengajukan gugatan untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan SM, menuduh adanya "kontrak budak" yang tidak adil. Konflik tersebut akhirnya mencapai titik terang pada Juni 2023 dengan kesepakatan damai, yang memungkinkan CBX tetap berada di EXO namun juga mendirikan agensi independen, INB100, untuk aktivitas solo mereka.
Namun, perdamaian itu tampaknya hanya bersifat sementara. Ketegangan kembali muncul ke permukaan, terutama terkait dengan klausul penting dalam perjanjian damai tahun lalu. Klausul ini menjadi inti permasalahan yang kini mengancam rencana comeback EXO yang sangat dinantikan.
SM Entertainment: “Sengketa Hukum dan Aktivitas Grup adalah Urusan Terpisah”
Dalam pernyataannya yang dilansir Korea Times pada Kamis (30/10), SM Entertainment dengan tegas memisahkan antara penyelesaian sengketa hukum dan partisipasi dalam aktivitas grup. Agensi raksasa K-Pop itu menekankan bahwa mereka secara konsisten memenangkan proses hukum sebelumnya. Ini menunjukkan posisi SM yang kuat dan tidak akan mudah berkompromi.
SM juga menegaskan bahwa satu-satunya permintaan mereka kepada Chen, Baekhyun, dan Xiumin adalah menghormati klausul dalam perjanjian 18 Juni 2023. Klausul krusial ini mewajibkan CBX untuk membayar 10 persen dari pendapatan aktivitas individu mereka kepada SM Entertainment. Agensi mengklaim bahwa syarat ini hingga kini belum dipenuhi oleh ketiga member tersebut.
Klausul 10 Persen: Biang Kerok Utama?
Angka 10 persen dari pendapatan aktivitas individu CBX menjadi sorotan utama dalam perselisihan ini. Bagi SM, ini adalah bagian dari kesepakatan yang harus dipenuhi sebagai imbalan atas resolusi konflik sebelumnya. Namun, dari sudut pandang CBX, mungkin ada keberatan atau interpretasi berbeda terkait klausul tersebut, yang kini menjadi penghalang utama bagi partisipasi mereka dalam comeback grup.
Kegagalan untuk memenuhi klausul ini, menurut SM, adalah alasan utama mengapa kepercayaan antara kedua belah pihak telah rusak parah. Ini bukan sekadar masalah uang, melainkan juga tentang integritas perjanjian dan komitmen yang telah disepakati bersama. Tanpa pemenuhan syarat ini, SM merasa tidak ada dasar yang kuat untuk melanjutkan kerja sama dalam skala penuh.
Mengapa CBX Tidak Dilbatkan dalam Comeback EXO?
Pertanyaan besar yang muncul di benak EXO-L adalah mengapa Chen, Baekhyun, dan Xiumin tidak dilibatkan dalam comeback EXO mendatang. Padahal, momen ini bisa menjadi kesempatan emas bagi sembilan member untuk kembali bersama di hadapan penggemar setia mereka. SM Entertainment memberikan penjelasan yang cukup gamblang mengenai hal ini.
"Kepercayaan bersama telah rusak parah akibat perselisihan berulang. Grup, member, serta penggemar semuanya telah menderita," ujar perwakilan SM. Mereka menambahkan, "Wajar jika upaya tulus untuk memulihkan kepercayaan dan memenuhi perjanjian yang ada harus didahulukan." Ini mengindikasikan bahwa bagi SM, prioritas utama saat ini adalah memulihkan fondasi hubungan yang telah retak, bukan sekadar menggelar comeback tanpa penyelesaian masalah mendasar.
INB100: Siap Menerima Semua Persyaratan Demi Reuni
Di sisi lain, agensi CBX, INB100, telah mengeluarkan pernyataan resmi yang berbeda. Mereka menyatakan kesediaan trio tersebut untuk menerima semua persyaratan SM demi memfasilitasi reuni EXO. Pernyataan ini muncul setelah sesi mediasi kedua pada 2 Oktober, di mana INB100 berargumen bahwa mereka telah menyetujui persyaratan SM.
Namun, kejutan muncul ketika SM Entertainment justru mengumumkan aktivitas grup tanpa melibatkan Chen, Baekhyun, dan Xiumin. Hal ini tentu menimbulkan kebingungan dan kekecewaan di pihak INB100, yang merasa telah melakukan bagian mereka untuk mencapai kesepakatan. Mereka merasa bahwa SM tidak konsisten dengan apa yang telah dibahas dalam mediasi.
SM Membantah Klaim INB100: “Distorsi Fakta”
Klaim INB100 ini dengan cepat dibantah oleh SM Entertainment. Agensi tersebut menuduh INB100 melakukan "distorsi fakta" terkait hasil mediasi. "Bertentangan dengan pernyataan CBX bahwa mereka menerima semua persyaratan setelah mediasi 2 Oktober, mereka justru mengajukan keberatan pada 16 Oktober," tegas SM. "Kami sangat menyesalkan distorsi fakta ini."
Pernyataan SM ini memperkeruh suasana, menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam interpretasi atau bahkan ingatan tentang apa yang sebenarnya terjadi selama proses mediasi. Perbedaan pandangan ini semakin memperjelas betapa sulitnya mencapai titik temu antara kedua belah pihak, meskipun ada keinginan dari CBX untuk berpartisipasi dalam comeback grup.
Masa Depan Comeback EXO dan Harapan EXO-L
Di tengah pusaran konflik ini, yang paling merasakan dampaknya adalah para penggemar EXO, atau yang akrab disapa EXO-L. Mereka telah lama menantikan momen comeback dengan formasi lengkap sembilan member. Harapan untuk melihat Chen, Baekhyun, dan Xiumin kembali tampil bersama member lainnya kini berada di ujung tanduk.
Meskipun terdapat kontroversi yang memanas, CBX melalui INB100 menegaskan kembali komitmen mereka. Mereka menyatakan tetap berkomitmen untuk bergabung dengan aktivitas EXO sebagai grup setelah resolusi yang adil tercapai. Ini menunjukkan bahwa keinginan untuk tetap menjadi bagian dari EXO masih sangat kuat di hati ketiga member tersebut.
Namun, dengan adanya perbedaan pandangan yang begitu mendalam dan tuduhan "distorsi fakta" dari SM, jalan menuju resolusi yang adil dan partisipasi penuh CBX dalam comeback EXO tampaknya masih akan panjang dan penuh tantangan. Para EXO-L hanya bisa berharap agar kedua belah pihak dapat segera menemukan titik terang demi keutuhan dan masa depan EXO. Akankah comeback Desember nanti bisa menyatukan kembali sembilan member, ataukah drama ini akan terus berlanjut? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.


















