Pertamina terus menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penyedia energi, tetapi juga mitra dialog bagi masyarakat. Dalam sebuah acara bertajuk "Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif," perusahaan plat merah ini membuka ruang diskusi transparan di Enduro Fastron Lounge, Oil Center Building, Jakarta. Acara yang digelar pada Jumat (31/10) ini menjadi jembatan penting antara Pertamina dan para pengguna setianya.
Fokus utama pertemuan ini adalah memperkuat komunikasi dua arah, khususnya dengan komunitas otomotif yang kerap menjadi garda terdepan dalam merasakan langsung produk dan layanan Pertamina. Ini bukan sekadar acara kumpul-kumpul, melainkan platform vital untuk berbagi pandangan, menyampaikan masukan, dan meluruskan berbagai isu yang seringkali simpang siur di media sosial. Dari kualitas bahan bakar minyak (BBM) hingga pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), semua dibahas tuntas tanpa ditutup-tutupi.
Merespons Isu Viral BBM dan SPBU: Pentingnya Verifikasi Informasi
Di era digital saat ini, informasi menyebar begitu cepat, tak terkecuali isu-isu seputar BBM dan SPBU yang seringkali menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, secara tegas mengajak seluruh anggota komunitas otomotif dan masyarakat luas untuk lebih bijak dalam menyikapi setiap kabar viral yang beredar. Ia mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang tersebar di media sosial mencerminkan fakta sebenarnya di lapangan.
"Sekarang banyak isu viral di media sosial yang kadang tidak berimbang dalam menyajikan informasi," ujar Arya. "Karena itu, kami mengimbau teman-teman komunitas dan masyarakat luas untuk selalu memeriksa kebenarannya terlebih dahulu sebelum menarik kesimpulan yang keliru." Pernyataan ini menjadi pengingat penting akan bahaya hoaks dan perlunya budaya cek fakta.
Suara Komunitas: Mengapa Dialog Langsung Sangat Berharga?
Inisiatif Pertamina ini disambut hangat oleh berbagai komunitas, salah satunya Innova Community Pusat yang diwakili oleh Ketua Harian, Sisca. Ia menilai kegiatan semacam ini krusial untuk mempererat hubungan dan meningkatkan pemahaman bersama antara komunitas pengguna dan Pertamina sebagai penyedia layanan. Dialog langsung memungkinkan kedua belah pihak untuk saling mendengarkan dan mengklarifikasi.
Sisca mengenang, sebelum pandemi COVID-19 melanda, Innova Community rutin mengadakan Fastron Weekend Drive, sebuah ajang yang selalu mempertemukan komunitas dengan Pertamina. "Kegiatan Ngobrol Santai hari ini menarik, karena bisa mendengar dari sisi komunitas, mendapatkan edukasi serta penjelasan kondisi terkini," jelasnya, menunjukkan betapa berharganya kesempatan ini bagi para pengguna. Interaksi tatap muka seperti ini jauh lebih efektif daripada sekadar membaca informasi sepihak.
Pakar Energi Beri Wejangan: Jangan Mudah Termakan Hoax Otomotif!
Tidak hanya dari Pertamina dan komunitas, pandangan objektif juga datang dari Pakar Konservasi Energi Institut Teknologi Bandung, Tri Yuswidjajanto Zaenuri. Ia menekankan pentingnya berpikir rasional dan menggunakan akal sehat dalam menyikapi berbagai isu, terutama yang berkaitan dengan performa kendaraan dan kualitas bahan bakar. Seringkali, masalah yang muncul bisa jadi bukan karena BBM, melainkan faktor lain yang terabaikan.
"Dalam melihat sebuah isu, kita harus menggunakan akal sehat dan logika," tegas Tri. "Jangan hanya terpaku pada narasi yang muncul di media sosial, perlu dilihat secara menyeluruh, apakah masalahnya berasal dari bahan bakar, kondisi mesin, atau faktor lain yang mungkin luput dari perhatian." Pendekatan holistik ini sangat penting untuk menghindari kesimpulan yang salah dan merugikan.
Pertamina Patra Niaga Ungkap Strategi Peningkatan Kualitas SPBU
Menanggapi masukan dan isu yang beredar, VP Marketing PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan upaya serius yang sedang dilakukan. Pihaknya kini tengah gencar melakukan pembenahan menyeluruh terhadap seluruh jaringan SPBU, baik yang dimiliki langsung oleh Pertamina maupun yang dikelola oleh pihak swasta. Ini adalah komitmen nyata untuk terus meningkatkan standar layanan.
Upaya pembenahan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelatihan karyawan, peningkatan fasilitas, hingga pengawasan ketat terhadap kualitas bahan bakar. "Kami terus melakukan evaluasi dan pembinaan kepada seluruh SPBU," kata Heppy. Namun, ia juga menegaskan bahwa dukungan dari masyarakat sangat diperlukan.
Lapor Jika Ada Masalah: Pertamina Call Center 135 Siap Sedia
Pertamina tidak hanya terbuka terhadap masukan, tetapi juga berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Arya Dwi Paramita mengingatkan bahwa jika masyarakat menemukan adanya praktik yang tidak sesuai atau pelayanan yang kurang memuaskan di lapangan, mereka dapat langsung melapor. Saluran pelaporan telah disediakan untuk memastikan setiap keluhan ditangani dengan serius.
"Komunitas dan masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 dan menyampaikan kode SPBU-nya," tambah Arya. Dengan informasi yang detail, Pertamina dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut, melakukan investigasi, dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan. Ini adalah bukti transparansi dan akuntabilitas perusahaan.
Membangun Kepercayaan dan Komunikasi Dua Arah: Komitmen Pertamina
Secara keseluruhan, kegiatan "Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif" ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para peserta. Mereka mengapresiasi keterbukaan Pertamina dalam menjalin komunikasi langsung dengan komunitas otomotif dan masyarakat pengguna produk. Ini adalah langkah maju dalam membangun hubungan yang lebih kuat dan saling percaya.
Melalui acara semacam ini, Pertamina berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendorong budaya komunikasi dua arah yang lebih konstruktif. Berbagai isu terkait pelayanan dan produk dapat diklarifikasi secara langsung dengan data dan penjelasan yang akurat, menghilangkan keraguan yang mungkin timbul dari informasi yang tidak terverifikasi. Ini adalah investasi jangka panjang dalam hubungan baik dengan konsumen.
Visi Jangka Panjang Pertamina: Dukungan untuk Lingkungan dan Keberlanjutan
Di luar isu operasional sehari-hari, Pertamina juga menegaskan kembali posisinya sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi. Perusahaan berkomitmen penuh dalam mendukung target Net Zero Emission 2060, sebuah ambisi besar untuk masa depan bumi yang lebih hijau. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program inovatif yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. Dari hulu hingga hilir, setiap langkah Pertamina dirancang untuk tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada tanggung jawab globalnya.


















