Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Gelar Dicabut, Pangeran Andrew Tetap Sultan? Ini Bocoran ‘Gaji’ Fantastis dari Raja Charles!

gelar dicabut pangeran andrew tetap sultan ini bocoran gaji fantastis dari raja charles portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pangeran Andrew, adik Raja Charles III, dikabarkan akan menerima gaji dan tunjangan yang sangat besar. Ini terjadi sebelum ia resmi menjadi rakyat biasa, setelah gelar kerajaannya dicopot buntut skandal pelecehan seksual Jeffrey Epstein. Keputusan ini memicu pertanyaan, bagaimana mungkin seorang mantan pangeran yang dicabut gelarnya masih bisa hidup mewah?

Laporan dari The Guardian menyebutkan bahwa Pangeran Andrew akan mendapatkan pembayaran awal dan tunjangan berkala yang dirancang khusus. Tujuannya agar ia tidak kesulitan finansial setelah kehilangan semua hak istimewa dan gelar kerajaannya. Ini adalah langkah yang mengejutkan, mengingat citranya yang terpuruk di mata publik.

banner 325x300

Mengapa Pangeran Andrew Kehilangan Gelar Kerajaan?

Keputusan Raja Charles III untuk mencabut gelar kerajaan Pangeran Andrew pada Kamis (30/10) bukanlah tanpa alasan. Ini adalah puncak dari skandal pelecehan seksual yang melibatkan Jeffrey Epstein, seorang terpidana kejahatan seks. Andrew diduga memiliki hubungan seksual dengan Virginia Giuffre, salah satu korban perdagangan seks Epstein, saat Giuffre masih berusia 17 tahun.

Meskipun Pangeran Andrew telah berulang kali membantah tuduhan tersebut, skandal ini telah mencoreng nama baik Kerajaan Inggris secara serius. Tekanan publik dan media yang masif membuat posisinya di keluarga kerajaan menjadi tidak dapat dipertahankan. Pencabutan gelar ini adalah upaya untuk menjaga reputasi monarki di tengah badai kontroversi.

Istana Buckingham akhirnya mengambil tindakan tegas, mencabut semua gelar militer dan patronase kerajaan Pangeran Andrew. Ia juga diusir dari kediamannya di Kastil Windsor, sebuah simbol statusnya yang telah hilang. Sejak saat itu, ia akan dikenal sebagai Andrew Mountbatten Windsor, sebuah nama yang jauh dari kemegahan gelar pangeran.

‘Golden Handshake’ dari Raja Charles III: Berapa Jumlahnya?

Meski kehilangan gelar dan status, Pangeran Andrew tidak akan hidup melarat. Raja Charles III dikabarkan akan memberikan "gaji" dan tunjangan yang cukup besar dari kantong pribadinya. Ini bisa disebut sebagai semacam ‘golden handshake’ atau uang pisah yang sangat istimewa untuk seorang mantan bangsawan.

Raja Charles disebut akan memberikan uang awal sebesar enam digit kepada Andrew. Pembayaran ini diduga untuk mendanai kepindahannya ke akomodasi baru dan membantu transisi kehidupannya. Angka enam digit ini tentu bukan jumlah yang sedikit, bisa mencapai ratusan ribu poundsterling.

Selain pembayaran awal, Raja juga akan memberikan sejumlah nominal secara berkala kepada Andrew. Sumber yang mengetahui masalah ini memperkirakan bahwa jumlah uang tersebut beberapa kali lipat lebih besar dari dana pensiun angkatan laut Andrew yang sebesar £20.000 per tahun. Ini berarti Andrew bisa menerima lebih dari £60.000 atau bahkan lebih per tahun, menjamin gaya hidup yang nyaman.

Pembayaran ini berasal dari dompet pribadi Raja Charles, bukan dari dana pembayar pajak atau kas negara. Hal ini menunjukkan upaya Raja untuk mengelola masalah internal keluarga kerajaan tanpa membebani publik. Ini juga bisa menjadi strategi untuk memastikan Andrew tidak menjadi beban finansial atau menciptakan masalah lebih lanjut di masa depan.

Pindah ke Sandringham: Hidup Baru Sang Mantan Pangeran

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Pangeran Andrew diperintahkan untuk pindah ke "akomodasi pribadi alternatif." Lokasi yang diduga adalah sebuah properti di kompleks perumahan Sandringham, Norfolk. Sandringham adalah salah satu kediaman pribadi Raja Inggris, berjarak sekitar 160 kilometer di utara London.

Kepindahan ke Sandringham ini menandai perubahan drastis dalam kehidupan Andrew. Dari Kastil Windsor yang megah, ia akan menempati properti yang lebih sederhana, meskipun tetap berada di lingkungan kerajaan. Raja Charles diperkirakan akan membiayai secara pribadi kediaman baru adiknya itu, termasuk biaya pemeliharaan dan operasionalnya.

Langkah ini juga bisa diartikan sebagai upaya untuk menjauhkan Andrew dari sorotan publik yang intens di London. Dengan tinggal di Sandringham, ia akan memiliki privasi lebih dan kesempatan untuk memulai hidup baru jauh dari pusat perhatian media. Ini adalah bagian dari strategi keluarga kerajaan untuk "menghilangkan" Andrew dari kehidupan publik.

Reaksi Istana dan Pemerintah: Solidaritas untuk Korban

Istana Buckingham telah secara resmi menyatakan bahwa proses pencabutan "Gaya, Gelar, dan Kehormatan Pangeran Andrew" sudah dimulai. Dalam pernyataan resminya, istana juga menegaskan bahwa mereka berpihak kepada korban. "Yang Mulia ingin menegaskan bahwa pikiran dan simpati terdalam telah dan akan selalu bersama para korban dan penyintas," demikian pernyataan istana.

Pernyataan ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa monarki tidak mentolerir kejahatan semacam itu dan mendukung para korban. Ini juga merupakan upaya untuk memperbaiki citra istana yang sempat tercoreng oleh skandal ini. Solidaritas terhadap korban menjadi prioritas utama.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga dilaporkan mendukung penuh keputusan Raja. Sama seperti kerajaan, Starmer dan pemerintahannya juga akan berpihak pada korban. "Hati kami tertuju pada keluarga Virginia Giuffre dan semua korban yang menderita kejahatan tercela Jeffrey Epstein," kata seorang juru bicara Downing Street.

Pemerintah Inggris mengeklaim telah diberi tahu oleh kerajaan mengenai keputusan terhadap Andrew sebelum pengumuman dibuat. Mereka menilai keputusan Raja Charles dinilai tepat secara konstitusional dan moral. Ini menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara istana dan pemerintah dalam menangani krisis ini.

Akhir Sebuah Era: Andrew Mountbatten Windsor

Pencabutan gelar dan pengusiran dari Kastil Windsor adalah akhir dari sebuah era bagi Pangeran Andrew. Ia tidak lagi memiliki peran publik, tidak lagi menggunakan gelar "Yang Mulia," dan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan kerajaan yang formal. Ini adalah konsekuensi paling berat yang pernah diterima seorang anggota senior keluarga kerajaan dalam sejarah modern.

Perubahan namanya menjadi Andrew Mountbatten Windsor adalah simbol paling jelas dari status barunya. Ia kini adalah seorang warga negara biasa, meskipun dengan kekayaan yang luar biasa dan hubungan darah dengan Raja. Ini adalah pelajaran pahit tentang akuntabilitas, bahkan bagi mereka yang lahir dengan hak istimewa.

Keputusan Raja Charles III ini mengirimkan pesan kuat bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum atau di atas moralitas, bahkan anggota keluarga kerajaan sekalipun. Ini juga menunjukkan upaya monarki untuk beradaptasi dengan tuntutan zaman, di mana transparansi dan akuntabilitas menjadi nilai yang tak bisa ditawar.

Dengan "gaji" fantastis dan tempat tinggal yang nyaman di Sandringham, Pangeran Andrew mungkin tidak akan pernah benar-benar menjadi "rakyat biasa" dalam artian finansial. Namun, ia telah kehilangan hal yang jauh lebih berharga: kehormatan, status, dan tempatnya di hati publik Inggris.

banner 325x300