banner 728x250

Terkuak! Daihatsu Rocky Hybrid Belum Bisa Diproduksi Lokal di Indonesia, Ini Dia Alasannya!

terkuak daihatsu rocky hybrid belum bisa diproduksi lokal di indonesia ini dia alasannya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Para pecinta otomotif di Indonesia tentu menanti-nanti kehadiran mobil hybrid yang ramah lingkungan dan efisien. Salah satu yang paling dinanti adalah Daihatsu Rocky Hybrid. Namun, ada kabar terbaru dari Astra Daihatsu Motor (ADM) yang mungkin sedikit mengejutkan: peluang produksi lokal Rocky Hybrid di Indonesia ternyata masih menyimpan banyak pertimbangan.

Saat ini, unit Rocky Hybrid sepenuhnya diproduksi di Jepang dan baru akan dikirimkan ke konsumen di Indonesia mulai November mendatang. Ini berarti, untuk sementara waktu, kita masih akan mengandalkan unit impor dari Negeri Sakura.

banner 325x300

Mengapa Produksi Lokal Masih Jadi Pertanyaan Besar?

Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director ADM, akhirnya angkat bicara mengenai isu produksi lokal ini. Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk memproduksi Rocky Hybrid di pabrik Indonesia bukanlah hal yang bisa diambil secara gegabah. Ada beberapa faktor krusial yang harus dipenuhi.

"Kalau berbicara production itu kan berbicara supply chain, itu yang pertama ya. Supply chain itu pertama dari upstream. Upstream itu berarti semua," kata Agung saat ditemui di Osaka, Jepang. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa ketersediaan komponen menjadi poin utama.

Tantangan di Balik Rantai Pasok dan Kesiapan Pabrik

Agung lebih lanjut merinci bahwa kesiapan rantai pasok dari hulu ke hilir menjadi penentu utama. Ini mencakup ketersediaan semua komponen vital yang dibutuhkan untuk merakit sebuah mobil hybrid, mulai dari baterai, motor listrik, hingga sistem kontrol canggih lainnya.

Selain itu, kemampuan pabrik lokal dan jaminan purnajual juga menjadi pertimbangan penting. "Apakah kita siap dengan semua komponen-komponen itu yang pertama. Yang kedua adalah kemampuan di kita ya. Dan yang terakhir adalah jaminan kita di after sales," lanjutnya. Ini menunjukkan bahwa ADM tidak hanya memikirkan produksi, tetapi juga layanan jangka panjang bagi konsumen.

Pabrik Daihatsu Sebenarnya Sudah Siap?

Menariknya, Agung mengungkapkan bahwa pabrik Daihatsu di Indonesia, tepatnya Karawang Assembly Plant (KAP) 2, sebetulnya sudah dibangun dengan visi untuk memproduksi kendaraan elektrifikasi. Pabrik yang baru diresmikan awal tahun ini tersebut mengadopsi konsep E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact) yang juga diterapkan di Kyoto Plant Jepang.

Konsep E-SSC ini dirancang untuk produksi yang efisien dan adaptif terhadap teknologi baru, termasuk kendaraan listrik dan hybrid. Artinya, secara infrastruktur, pabrik Daihatsu di Indonesia memiliki potensi besar untuk merakit mobil hybrid. Namun, kesiapan infrastruktur saja tidak cukup.

Bukan Sekadar Impor, Ada Aturan Ketat yang Wajib Dipenuhi

Meskipun unit Rocky Hybrid diimpor secara CBU (Completely Built Up) dari Jepang, prosesnya tidak serta-merta bisa langsung masuk ke pasar Indonesia. Ada serangkaian aturan dan ketentuan spesifikasi yang harus dipenuhi sesuai regulasi di Indonesia. Hal ini meliputi proses homologasi dan uji tipe di dalam negeri.

"Jadi, pengertian CBU, tidak secara otomatis unit itu diimport ke Indonesia. Semuanya harus memenuhi kaidah, misalnya yang sudah diatur oleh Indonesia, seperti sensor ECU-nya diganti," jelas Sri. Ia menambahkan bahwa bahkan ban pun harus memiliki supplier yang terdaftar SNI (Standar Nasional Indonesia).

Semua persyaratan ini harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum unit bisa diproduksi, bahkan di Jepang, untuk pasar Indonesia. Ini menunjukkan komitmen Daihatsu untuk memastikan setiap unit yang beredar di Tanah Air sesuai dengan standar dan keamanan yang berlaku.

Kapan Rocky Hybrid Sampai ke Tangan Konsumen Indonesia?

Bagi kamu yang sudah tidak sabar menunggu, ada kabar baik! Agung memastikan bahwa Rocky Hybrid akan segera dikirimkan ke konsumen mulai November ini. Pengiriman unit akan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas diberikan kepada pelanggan yang melakukan pemesanan lebih awal.

"Rocky Hybrid kita akan kirim secepatnya di November ini. Unitnya akan kita info kemudian berapa banyak. Prioritas kita akan berikan kepada customer yang memang urutannya [pemesanan] lebih awal," ujar Agung. Ia juga menambahkan bahwa proses pengiriman akan semakin banyak pada Januari tahun depan.

Masa Depan Rocky Hybrid di Indonesia: Antara Impor dan Harapan Lokal

Saat ini, semua unit Rocky Hybrid memang masih diproduksi di Jepang. Namun, produksi ini akan terus menyesuaikan kebutuhan pasar di Indonesia. Dengan adanya pabrik KAP 2 yang siap untuk elektrifikasi dan komitmen Daihatsu terhadap pasar Indonesia, harapan untuk produksi lokal Rocky Hybrid di masa depan tentu masih terbuka lebar.

Meskipun prosesnya kompleks dan membutuhkan banyak pertimbangan, langkah awal dengan mendatangkan unit CBU adalah bagian dari strategi untuk mengukur pasar dan mempersiapkan ekosistem. Kita tunggu saja, bagaimana perjalanan Rocky Hybrid di Indonesia, apakah akan tetap menjadi unit impor atau suatu hari nanti bangga menjadi rakitan lokal.

banner 325x300