Enable JavaScript to use the widget powered by Widjet
banner 728x250

Drama Gila di GBLA! Persib Unggul 1-0 Lawan Persis, Gol Spektakuler dan Kartu Merah Kontroversial Guncang Laga!

drama gila di gbla persib unggul 1 0 lawan persis gol spektakuler dan kartu merah kontroversial guncang laga portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Stadion Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menjadi saksi bisu drama tak terduga dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Laga panas antara Persib Bandung melawan Persis Solo pada Senin (27/10) menyajikan tontonan yang penuh emosi, gol spektakuler, hingga keputusan kontroversial yang memicu kemarahan. Maung Bandung berhasil unggul tipis 1-0 di babak pertama, namun harus membayar mahal dengan kehilangan satu pemain akibat kartu merah.

Awal Laga Penuh Tekanan dari Maung Bandung

banner 325x300

Sejak peluit kick-off ditiup, Persib Bandung langsung tancap gas, menunjukkan intensitas tinggi di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati stadion. Bermain di kandang sendiri, Maung Bandung tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih poin penuh dan langsung melancarkan gelombang serangan bertubi-tubi ke pertahanan Laskar Sambernyawa.

Anak asuh Bojan Hodak tampil menekan, menguasai lini tengah dan terus mencari celah untuk membongkar rapatnya barisan belakang Persis. Beberapa peluang sempat tercipta, namun belum ada yang benar-benar mengancam gawang Muhammad Riyandi. Para pemain Persib menunjukkan determinasi tinggi, mencoba menciptakan momentum awal.

Momen Krusial: Gol Spektakuler Luciano Guaycochea

Tekanan yang terus-menerus dilancarkan Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12. Sebuah gol yang tak hanya penting, tetapi juga spektakuler, berhasil memecah kebuntuan dan membuat GBLA bergemuruh. Gol pembuka ini lahir dari kaki Luciano Guaycochea, yang dengan cermat memanfaatkan peluang.

Skema gol bermula dari tembakan keras kaki kiri Ramon Tanquez dari luar kotak penalti. Bola memang sempat diblok oleh salah satu pemain bertahan Persis, namun pantulannya justru mengarah sempurna ke sisi kanan, tempat Luciano Guaycochea berdiri tanpa kawalan berarti. Tanpa pikir panjang, gelandang serang asal Argentina itu langsung melepaskan tendangan voli kaki kanan yang begitu presisi.

Bola meluncur deras, melengkung indah, dan bersarang telak di pojok kiri atas gawang Persis Solo. Kiper Muhammad Riyandi, yang sudah berusaha maksimal, tak mampu menjangkau si kulit bundar. Gol indah ini tak hanya membawa Persib unggul 1-0, tetapi juga membakar semangat para pemain dan suporter yang hadir.

Kartu Merah Kontroversial yang Mengubah Segalanya

Euforia gol spektakuler Luciano tak bertahan lama. Pada menit ke-28, GBLA kembali bergemuruh, namun kali ini diwarnai oleh protes keras dan kekecewaan. Luciano Guaycochea, sang pencetak gol, harus diusir keluar lapangan setelah wasit Rio Permana Putra memberinya kartu merah langsung. Insiden ini bermula dari duel perebutan bola antara Luciano dan Kodai Tanaka.

Dalam tayangan ulang VAR, terlihat Luciano berebut bola dengan Tanaka. Saat keduanya terjatuh, kaki kiri Luciano terlihat menyentuh lutut kanan Tanaka, sementara kaki kanannya juga menyentuh bola. Wasit, setelah meninjau VAR, memutuskan bahwa tindakan Luciano layak diganjar kartu merah, sebuah keputusan yang sontak memicu kemarahan di kubu Persib.

Pelatih Bojan Hodak terlihat sangat protes kepada asisten wasit, menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap keputusan tersebut. Para pemain Persib juga mengerumuni wasit, mencoba meminta penjelasan, namun keputusan sudah bulat. Kehilangan Luciano di menit awal pertandingan tentu menjadi pukulan telak bagi strategi Maung Bandung, memaksa mereka bermain dengan 10 orang selama sisa laga.

Perubahan Taktik dan Drama di Sisa Babak Pertama

Tiga menit setelah insiden kartu merah, Bojan Hodak langsung melakukan perubahan strategis. Saddil Ramdani ditarik keluar dan digantikan oleh Adam Alis. Pergantian ini cukup mengejutkan, dan Saddil sendiri terlihat tidak senang saat ditarik keluar, menunjukkan ekspresi kekecewaan yang jelas. Perubahan ini menunjukkan upaya Hodak untuk menyeimbangkan lini tengah dan menjaga kedalaman tim meski bermain dengan satu pemain kurang.

Meski bermain dengan 10 orang, semangat juang Maung Bandung tak luntur. Mereka tetap berhasrat untuk menambah keunggulan. Ramon Tanquez, yang sebelumnya menjadi kreator gol, mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun sayang masih melebar tipis dari gawang. Tak lama berselang, Marc Klok juga mencoba melepaskan tendangan kaki kanan, namun belum mengarah tepat ke gawang Persis.

Persis Solo, yang unggul jumlah pemain, mulai mencoba mengambil inisiatif serangan. Mereka berusaha memanfaatkan celah di lini tengah Persib yang kini pincang. Pada menit ke-40, Teja Paku Alam melakukan penyelamatan penting. Berawal dari umpan silang Persis dari sisi kanan, Federico Barba mencoba menghalau bola, namun sapuannya justru mengarah ke gawang sendiri. Beruntung, Teja dengan sigap menangkap bola tersebut, mencegah gol bunuh diri yang bisa saja terjadi.

Drama belum berakhir. Giliran Muhammad Riyandi, kiper Persis, yang menunjukkan kelasnya pada menit ke-43. Eliano Reijnders melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan, yang disambut sundulan keras Ramon Tanquez dari jarak dekat. Namun, Riyandi dengan refleks luar biasa berhasil menepis bola, menjaga gawangnya dari kebobolan kedua.

Sesaat sebelum babak pertama usai, Persib sempat mencetak gol kedua melalui sundulan Ramon Tanquez pada menit ke-44. Namun, kegembiraan Bobotoh kembali tertunda. Wasit menganulir gol tersebut setelah melihat adanya handball yang lebih dulu terjadi sebelum bola masuk ke gawang. Keputusan ini menambah daftar insiden kontroversial di babak pertama yang penuh gejolak.

Tanpa tambahan gol pada sisa waktu, Persib Bandung berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Persis Solo di babak pertama. Namun, dengan kartu merah Luciano Guaycochea, babak kedua dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Maung Bandung. Persis Solo, yang kini memiliki keunggulan jumlah pemain, tentu akan tampil lebih agresif untuk menyamakan kedudukan atau bahkan membalikkan keadaan.

Susunan Pemain Awal:

Persib Bandung: Teja Paku Alam; Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba; Luciano Guaycochea, Marc Klok; Uilliam Barros, Beckham Putra, Saddil Ramdani; Ramon de Souza.

Persis Solo: M. Riyandi; Gio Numberi, Xandro Schenk, Sutanto Tan, Eky Taufik; Zanadin Fariz, Adriano Castanheira, Sho Yamamoto; Jordy Tutuarima, Gervane Kastaneer, Kodai Tanaka.

banner 325x300