banner 728x250

Makan Gorengan Tanpa Rasa Bersalah? Terapkan 6 Trik Rahasia Ini Biar Lebih Sehat!

makan gorengan tanpa rasa bersalah terapkan 6 trik rahasia ini biar lebih sehat portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Siapa yang tidak kenal gorengan? Camilan renyah ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Indonesia. Dari pinggir jalan hingga kafe kekinian, gorengan selalu berhasil memikat lidah banyak orang.

Namun, di balik kenikmatan gurihnya, tersimpan kekhawatiran akan dampak kesehatan. Seringkali, gorengan disajikan dengan cara yang kurang sehat, memicu pertanyaan: bisakah kita menikmati gorengan tanpa rasa bersalah?

banner 325x300

Tentu saja bisa! Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Karina Rahmadia Ekawidyani, mengungkapkan bahwa ada cara membuat gorengan yang lebih sehat. Ini bukan tentang melarang, melainkan tentang memilih dan menyiapkan dengan lebih bijak.

Kenapa Gorengan Begitu Menggoda (dan Berisiko)?

Sebagai negara penghasil kelapa sawit, Indonesia memiliki akses mudah terhadap minyak goreng, bahan utama dalam pembuatan gorengan. Tak heran jika penjaja gorengan mudah ditemukan di mana-mana, menawarkan harga yang relatif terjangkau.

Rasa gurih dan tekstur renyah gorengan memang sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. "Selain itu, gorengan mudah didapat dengan harga yang relatif terjangkau," ujar Karina, menukil laman IPB University. Faktor-faktor inilah yang membuatnya begitu digandrungi.

Sayangnya, konsumsi gorengan berlebihan menyimpan risiko kesehatan yang tidak bisa dianggap enteng. Kandungan lemak tinggi di dalamnya, terutama lemak jenuh, dapat meningkatkan risiko masalah kardiovaskular seperti penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Inilah yang sering menjadi "biang kerok" kekhawatiran banyak orang.

Rahasia Membuat Gorengan Lebih Sehat Tanpa Kehilangan Cita Rasa

Kamu tidak perlu sepenuhnya menjauhi gorengan. Kuncinya ada pada porsi dan cara pembuatannya. Dengan sedikit penyesuaian, kamu tetap bisa menikmati camilan favorit ini dengan lebih tenang.

Berikut adalah beberapa cara membuat gorengan yang lebih sehat, berdasarkan saran dari ahli gizi:

1. Pilih Minyak yang Tepat, Bukan Sembarang Minyak!

Minyak adalah komponen krusial dalam gorengan. Karina menyarankan untuk menggunakan pilihan minyak yang lebih sehat, alih-alih minyak kelapa sawit yang umum digunakan. Minyak kelapa sawit mengandung sekitar 50 persen lemak jenuh, jenis lemak yang sering dikaitkan dengan peningkatan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Sebagai gantinya, Karina merekomendasikan minyak seperti minyak kelapa atau minyak zaitun. Kamu juga bisa mempertimbangkan minyak kanola, minyak bunga matahari, atau minyak jagung yang memiliki kandungan lemak tak jenuh lebih tinggi. Pilihan minyak ini cenderung lebih baik untuk kesehatan jantungmu.

2. Say Goodbye pada Deep Frying, Halo Metode Lebih Baik!

Teknik menggoreng juga sangat berpengaruh pada kandungan nutrisi gorengan. Karina menganjurkan untuk menghindari teknik deep frying atau menggoreng dengan banyak minyak hingga terendam. Makanan yang digoreng secara deep frying cenderung kehilangan banyak air dan menyerap lemak dalam jumlah besar.

Akibatnya, kalori dalam makanan akan melonjak drastis. Kebiasaan memasak dengan teknik ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk jantung, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi. Cobalah metode pan-frying dengan sedikit minyak atau memanggang untuk hasil yang lebih baik.

3. Manfaatkan Teknologi: Air Fryer Bukan Cuma Tren!

Teknologi modern menawarkan solusi cerdas untuk penggemar gorengan. Penggunaan air fryer bisa menjadi alternatif yang sangat baik untuk menghasilkan makanan yang lebih sehat. Alat ini bekerja dengan mengalirkan udara panas di sekitar makanan, sehingga proses penggorengan bisa dilakukan dengan sedikit atau bahkan tanpa minyak sama sekali.

Manfaatnya sangat signifikan: penggunaan air fryer dapat mengurangi kandungan kalori dan lemak pada makanan secara drastis. Selain itu, metode memasak ini juga dapat mengurangi pembentukan senyawa berbahaya seperti akrilamida, yang sering terbentuk ketika makanan digoreng dengan banyak minyak pada suhu tinggi. Hasilnya, gorengan tetap renyah tanpa rasa bersalah.

4. Ganti Tepung Terigu dengan Pilihan Non-Gluten yang Lebih Baik

Adonan pelapis gorengan juga bisa dimodifikasi agar lebih sehat. Alih-alih tepung terigu, Karina menyarankan penggunaan tepung non-gluten seperti tepung beras atau tepung jagung. Beberapa orang mungkin memiliki sensitivitas terhadap gluten, dan pilihan tepung ini bisa menjadi alternatif yang lebih ringan.

Tepung beras dan jagung juga bisa memberikan tekstur renyah yang khas pada gorengan. Penting untuk menyesuaikan konsistensi adonan dengan menambah atau mengurangi jumlah air agar mendapatkan kekentalan yang diinginkan dan hasil yang sempurna. Kamu juga bisa mencoba tepung tapioka atau tepung almond untuk variasi rasa dan tekstur.

5. Potongan Sayuran Kecil = Kurang Minyak Terserap

Trik sederhana ini seringkali terlewatkan, padahal dampaknya cukup besar. Karina menyarankan untuk memotong sayuran dalam ukuran kecil saat membuat adonan gorengan, seperti bakwan. Potongan kecil memungkinkan sayuran matang lebih cepat.

Ketika sayuran cepat matang, waktu kontak dengan minyak akan berkurang, sehingga tidak perlu menyerap banyak minyak. Selain itu, menjaga suhu minyak tetap pada kisaran ideal 175-190 derajat Celcius juga sangat penting. Suhu yang stabil ini dapat mencegah makanan terlalu banyak menyerap minyak dan memastikan gorengan matang merata tanpa gosong.

6. Rahasia Lainnya: Tambahkan Soda Kue pada Adonan untuk Gorengan Lebih Ringan!

Ini adalah salah satu trik jitu yang mungkin belum banyak diketahui. Cara membuat gorengan yang lebih sehat lainnya adalah dengan menambahkan sedikit soda kue pada adonan pelapis. Jangan khawatir, rasanya tidak akan berubah drastis.

Soda kue akan menghasilkan gelembung gas dalam adonan saat proses penggorengan. Gelembung-gelembung ini secara efektif dapat mengurangi penyerapan minyak oleh makanan, membuat gorengan menjadi lebih ringan dan tidak terlalu berminyak. Bonusnya, soda kue juga bisa membantu menciptakan tekstur gorengan yang lebih renyah dan empuk di dalam.

Dengan menerapkan tips-tips ini, kamu bisa menikmati gorengan favoritmu dengan lebih tenang dan tanpa rasa bersalah. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk sepenuhnya menjauhi camilan legendaris ini. Mari buat gorenganmu lebih sehat mulai sekarang!

banner 325x300