Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membawa kabar gembira bagi masyarakat Lampung, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang. Institusi pendidikan tinggi ternama ini berencana membuka Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di wilayah tersebut. Langkah strategis ini bukan sekadar ekspansi biasa, melainkan sebuah upaya konkret untuk mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas yang selama ini mungkin sulit dijangkau.
UMJ Melangkah Jauh: Meratakan Pendidikan Berkualitas di Tulang Bawang
Rencana besar ini terungkap saat audiensi penting antara perwakilan UMJ dengan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang pada Kamis, 23 Oktober 2025. Pertemuan tersebut menjadi tonggak awal bagi realisasi pembangunan kampus UMJ di Lampung, menandakan komitmen kuat dari kedua belah pihak untuk memajukan sektor pendidikan di daerah. Ini adalah kesempatan emas bagi generasi muda Tulang Bawang untuk meraih pendidikan tinggi tanpa harus merantau jauh.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya, fokus pada hibah tanah seluas 10 hektar yang dialokasikan khusus untuk pembangunan kampus. Selain itu, proses legalitas dari Pemerintah Tulang Bawang Lampung juga menjadi poin krusial yang dibahas, memastikan semua persiapan berjalan lancar dan sesuai regulasi. Kehadiran kampus UMJ diharapkan bisa menjadi katalisator bagi perkembangan sumber daya manusia lokal.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah dan DPRD Tulang Bawang
Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang, Aliasan, menyambut hangat inisiatif UMJ ini. Ia melihat kehadiran kampus PSDKU dan PJJ di Tulang Bawang sebagai "angin segar" yang akan secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat. Dukungan penuh dari lembaga legislatif ini tentu menjadi modal penting bagi kelancaran proyek pembangunan kampus.
Aliasan juga menyampaikan harapan besar dari masyarakat. Ia berpesan agar UMJ memberikan prioritas kepada calon mahasiswa dari Tulang Bawang, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mendukung pembangunan fisik, tetapi juga peduli terhadap aksesibilitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Senada dengan Ketua DPRD, Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, juga menyambut baik proses pendirian kampus UMJ Tulang Bawang. Ia berharap agar seluruh tahapan, mulai dari peralihan hibah tanah hingga pembangunan fisik, dapat segera terealisasi. Kecepatan dan kehati-hatian menjadi kunci utama dalam proses ini, memastikan tidak ada kendala berarti di kemudian hari.
Hankam Hasan menekankan pentingnya komitmen bersama antara Pemerintah Tulang Bawang, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), dan UMJ. Sinergi ini krusial agar seluruh proses pembangunan berjalan mulus hingga selesai. Jika semua berjalan lancar, ia optimis kampus UMJ Tulang Bawang dapat dibuka pada tahun 2026, sebuah target yang ambisius namun sangat dinantikan.
Visi Jangka Panjang UMJ: Menjadikan Tulang Bawang Pusat Pendidikan Unggul
Rektor UMJ, Ma’mun Murod, dalam pemaparannya kepada DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang, menjelaskan rencana strategis jangka panjang yang telah disusun. Visi ini tidak hanya sebatas mendirikan kampus, tetapi juga menjadikannya pusat keunggulan pendidikan di wilayah timur Sumatera. Ini adalah langkah berani yang akan membawa dampak positif bagi regional.
Ma’mun Murod memaparkan tujuan strategis hingga tahun 2030. Salah satunya adalah mengembangkan PSDKU dan PJJ yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berdaya saing di tingkat nasional dan internasional. UMJ juga berkomitmen untuk memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah daerah dan persyarikatan Muhammadiyah, menciptakan ekosistem pendidikan yang solid.
Ia menegaskan bahwa kehadiran UMJ di Tulang Bawang akan memberikan kebermanfaatan yang luas bagi pemerintah dan masyarakat setempat. Ini bukan sekadar janji, melainkan komitmen nyata yang akan diwujudkan melalui berbagai program dan inisiatif. Dampak positifnya diharapkan terasa di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Prioritas untuk Masyarakat Lokal: Beasiswa dan Program Khusus
Rencananya, UMJ Tulang Bawang akan mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan menawarkan 8 program PSDKU dan PJJ. Untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan proyek ini, UMJ akan terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan kerja sama erat dengan Pemerintah Daerah, DPRD, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tulang Bawang. Kolaborasi adalah kunci utama.
Ma’mun Murod juga menggarisbawahi konsistensi Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebuah misi yang tidak mengenal hitungan untung rugi. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program beasiswa, khususnya bagi keluarga kurang mampu di Tulang Bawang, memastikan tidak ada hambatan finansial bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan tinggi.
Selain itu, UMJ juga akan menyediakan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi anggota Pemda dan DPRD. Program ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan pengakuan atas pengalaman kerja dan pendidikan non-formal yang relevan. Tak hanya itu, UMJ juga akan membuka kesempatan bagi para guru dan bidan di Tulang Bawang yang belum memiliki gelar profesi untuk melanjutkan studi, meningkatkan kualifikasi dan kompetensi mereka.
Dampak Luas Kehadiran UMJ bagi Tulang Bawang
Kehadiran kampus UMJ di Tulang Bawang diproyeksikan akan membawa dampak transformatif yang sangat luas. Selain meningkatkan akses pendidikan tinggi, ini juga akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal. Pembangunan kampus akan menciptakan lapangan kerja baru, mulai dari sektor konstruksi hingga operasional kampus.
Lebih jauh, keberadaan mahasiswa dan dosen akan menggerakkan sektor jasa, perumahan, kuliner, dan transportasi di sekitar kampus. Ini adalah suntikan ekonomi yang signifikan bagi daerah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal juga akan menarik investasi dan mendorong inovasi, menjadikan Tulang Bawang lebih kompetitif di masa depan.
Secara sosial, UMJ akan menjadi pusat intelektual yang mendorong diskusi, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Program-program studi yang relevan dengan kebutuhan daerah akan menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi langsung pada pembangunan Tulang Bawang. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan membuahkan hasil luar biasa bagi kemajuan daerah.
Dengan segala komitmen dan rencana strategis yang telah dipaparkan, pembukaan kampus UMJ di Tulang Bawang pada tahun 2026 bukan sekadar impian, melainkan sebuah realitas yang akan segera terwujud. Ini adalah langkah maju yang akan membuka gerbang kesempatan lebih luas bagi masyarakat Lampung untuk meraih pendidikan berkualitas dan masa depan yang lebih cerah.


















