Penyanyi ikonik Sia, yang dikenal dengan lagu-lagu hits seperti "Chandelier" dan "Titanium", kini tengah menghadapi drama perceraian yang tak kalah dramatis dari lirik lagunya. Gugatan cerai yang ia ajukan pada Maret 2025 lalu kini berbalik menjadi bumerang, setelah sang suami, Daniel Bernad, melayangkan gugatan balik dengan tuntutan nafkah yang fantastis.
Awal Mula Gugatan Cerai Sia
Sia Kate Isobelle Furler, penyanyi berusia 49 tahun ini, memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Daniel Bernad pada Maret 2025. Pasangan ini menikah dalam sebuah upacara intim di Portofino, Italia, pada tahun 2022. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Somersault, yang kini berusia 18 bulan.
Sebelumnya, Sia pernah menikah dengan sineas Erik Anders Lang dari tahun 2014 hingga 2016. Tiga tahun setelah perceraian pertamanya, Sia mengadopsi dua anak laki-laki remaja, menunjukkan sisi keibuannya yang kuat. Namun, kisah cintanya dengan Daniel Bernad ternyata tak berjalan mulus.
Tuntutan Nafkah Fantastis dari Daniel Bernad
Tak tanggung-tanggung, Daniel Bernad mengajukan gugatan balik pada 9 Oktober 2025 di Los Angeles, menuntut tunjangan pasangan bulanan sebesar US$250.856. Jika dikonversi ke Rupiah dengan kurs US$1=Rp16.616, angka ini mencapai lebih dari Rp4,1 miliar setiap bulannya.
Jumlah tersebut belum termasuk biaya hukum yang diminta sebesar US$300 ribu (sekitar Rp4,9 miliar) dan biaya akuntansi forensik sebesar US$200 ribu (sekitar Rp3,3 miliar). Permintaan ini, menurut dokumen pengadilan yang dirilis oleh People pada Selasa (14/10), bertujuan untuk "menyamakan kedudukan" antara dirinya dan Sia dalam proses hukum yang panjang ini.
Pengorbanan Karier Demi Cinta (dan Bisnis)
Lalu, apa alasan di balik tuntutan sebesar itu? Daniel Bernad, yang merupakan mantan ahli onkologi radiasi, mengklaim bahwa ia telah mengorbankan karier medisnya demi Sia dan impian mereka bersama. Ia mengaku berhenti bekerja sebagai dokter pada tahun 2021.
Keputusan besar ini diambil demi membuka klinik perawatan ketamin bersama Sia. Bernad menegaskan bahwa Sia sepenuhnya mengetahui konsekuensi dari perubahan karier ini, termasuk fakta bahwa lisensi medisnya akan kedaluwarsa. Sebuah pengorbanan yang tidak main-main, mengingat betapa sulitnya meraih gelar dan praktik di bidang medis.
Pada tahun 2022, Bernad dan Sia mendirikan perusahaan bernama Modern Medicine. Namun, pada Maret 2025, bertepatan dengan pengajuan gugatan cerai Sia, penyanyi tersebut menghentikan pendanaan untuk usaha tersebut. Sejak saat itu, Bernad mengaku belum mendapatkan gaji, meskipun ada dugaan kesepakatan yang memungkinkannya untuk terus menjalankan bisnis hingga Juli 2025.
Gaya Hidup Mewah yang Kini Jadi Sorotan
Dalam dokumen pengadilan, Bernad secara gamblang membeberkan gaya hidup mewah yang ia jalani bersama Sia selama pernikahan mereka. Ia menyebut mereka menjalani "gaya hidup mewah dan kelas atas" dengan pengeluaran bulanan yang melampaui US$400 ribu (sekitar Rp6,6 miliar).
Pengeluaran fantastis ini mencakup biaya jet pribadi, liburan mewah ke berbagai destinasi eksotis, santapan di restoran-restoran kelas atas, serta gaji untuk sejumlah staf penuh waktu. "Kami tidak pernah perlu memantau biaya hidup kami," tulis Bernad dalam dokumen tersebut, menggambarkan betapa bebasnya mereka dalam membelanjakan uang.
Bernad menegaskan bahwa ia sepenuhnya bergantung secara finansial pada Sia, yang merupakan pencari nafkah utama dalam pernikahan mereka. "Saya tidak memiliki penghasilan dan Sia telah menghentikan semua pendanaan untuk Modern Medicine," ungkapnya. Ia meminta pengadilan memerintahkan Sia untuk membayar tunjangan pasangan sementara agar status quo keuangan mereka tetap terjaga.
Jalan Panjang Menuju Penyelesaian
Kembali ke profesi lamanya sebagai onkologi radiasi bukanlah hal yang mudah bagi Bernad. Ia menjelaskan bahwa dirinya memerlukan beberapa tahun pelatihan dan harus lulus serangkaian ujian ketat sebelum bisa memperbarui sertifikasi dan kembali berpraktik. Proses ini tentu membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Bernad juga mengungkapkan bahwa setelah Sia mengajukan gugatan cerai, penyanyi itu sempat membayar akomodasi hotel untuknya sebesar US$100 ribu hingga Juli 2025. Setelah itu, Bernad pindah ke sebuah rumah sewaan yang ia sewa selama setahun penuh dengan harga lebih dari US$100 ribu. Ia meminta Sia untuk menanggung biaya sewa rumah tersebut, namun permintaannya ditolak.
Hingga saat ini, perwakilan Sia belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan balik yang diajukan oleh Daniel Bernad. Kasus ini tentu akan menjadi sorotan publik, mengingat reputasi Sia sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di dunia. Drama perceraian dengan tuntutan nafkah miliaran Rupiah ini membuktikan bahwa di balik gemerlap panggung, kehidupan pribadi selebriti juga tak luput dari berbagai intrik dan permasalahan. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan drama perceraian Sia dan Daniel Bernad ini.


















