Dunia hiburan kembali dikejutkan dengan kabar dari komedian senior Nunung. Di tengah proses syuting film terbarunya, "Pesugihan Sate Gagak", Nunung dikabarkan harus menyediakan hingga enam tabung oksigen. Bukan tanpa alasan, tuntutan peran yang ekstrem dalam film horor komedi ini ternyata menguras energi Nunung secara luar biasa.
Kabar ini sontak menarik perhatian publik, mengingat Nunung baru saja pulih dari perjuangan melawan kanker. Pengakuan ini ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di acara Brownis Trans TV, Selasa (21/10/2025), serta dalam sebuah wawancara yang diberitakan detikHot pada Rabu (22/10/2025).
Dedikasi Total di Balik Layar: Peran Kesurupan yang Menguras Tenaga
Dalam film "Pesugihan Sate Gagak", Nunung memerankan karakter yang mengalami kesurupan. Adegan kesurupan, seperti yang kita tahu, seringkali membutuhkan ekspresi fisik yang intens dan emosi yang meledak-ledak. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Nunung, apalagi dengan riwayat kesehatannya.
"Ceritanya itu aku kesurupan di film itu, tahu kan kalau orang kesurupan itu bagaimana," ungkap Nunung. Tak hanya adegan kesurupan, ia juga dituntut untuk melakukan banyak adegan lari-larian, menambah beban fisik yang harus ditanggungnya selama proses syuting.
Perjuangan Kesehatan Nunung: Antara Asma dan Panic Attack
Di balik tawa dan kelucuannya di layar kaca, Nunung ternyata menyimpan perjuangan kesehatan yang tak mudah. Ia mengaku memiliki riwayat asma dan sering mengalami serangan cemas atau panic attack. Kondisi ini diperparah dengan tuntutan peran yang sangat menguras fisik dan mental.
"Aku itu panikan orangnya, jadi akhir-akhir ini panic attack-nya suka muncul lagi, padahal dulu enggak pakai," jelas Nunung. Serangan cemas ini seringkali memicu sesak napas, sehingga ketersediaan tabung oksigen menjadi krusial baginya.
Nunung memang dikenal sangat proaktif dalam menjaga kesehatannya. Sebelum syuting dimulai, ia selalu menyiapkan oksigen di rumah dan di mobil. "Iya memang bawa terus kan ke mana-mana, jadi sampai enam tabung oksigen," lanjutnya, menunjukkan betapa seriusnya ia dalam mengantisipasi kondisi kesehatannya.
Keputusan untuk membawa enam tabung oksigen ke lokasi syuting bukan sekadar persiapan biasa. Ini adalah bukti nyata dari dedikasi Nunung terhadap pekerjaannya, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah jadwal padat industri hiburan.
“Pesugihan Sate Gagak”: Horor Komedi Penuh Tantangan
Film "Pesugihan Sate Gagak" sendiri dijadwalkan tayang pada November 2025. Ini merupakan film bergenre komedi horor yang digarap oleh dua sutradara berbakat, Etienne Caesar dan Dono Pradana. Kehadiran Nunung dalam film ini tentu menambah daya tarik tersendiri, mengingat ia adalah ikon komedi Indonesia.
Selain Nunung, film ini juga dibintangi oleh deretan nama populer lainnya seperti Ardit Erwandha, Yono Bakrie, Benidictus Siregar, Yoriko Angeline, Arief Didu, Firza Valaza, dan Ence Bagus. Kolaborasi para komedian dan aktor ini menjanjikan tontonan yang menghibur sekaligus menegangkan.
Kisah "Pesugihan Sate Gagak" berpusat pada seorang pegawai warteg yang terdesak membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk melamar kekasihnya. Bersama dua sahabatnya, ia kemudian memilih jalan pintas melalui ritual pesugihan khusus. Premis ini tentu akan menghadirkan kombinasi tawa dan ketegangan yang khas dari genre komedi horor.
Nunung sendiri mengaku senang menjalani proses syuting film ini, meskipun sangat menyita energinya. Dalam sesi jumpa pers pada 14 Oktober 2025, ia bahkan secara terbuka mengakui bahwa ia harus menyediakan tabung oksigen sendiri karena pekerjaan tersebut. Ini menunjukkan profesionalisme dan semangatnya yang luar biasa.
Bangkit dari Kanker, Nunung Kembali Beraksi
Keterlibatan Nunung dalam film baru ini menjadi salah satu kegiatan terbarunya setelah ia dinyatakan bersih dari kanker pada Juni 2025. Perjalanan Nunung melawan kanker telah menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan kekuatan dan ketabahannya dalam menghadapi cobaan hidup.
Setelah melewati masa sulit tersebut, Nunung kini mulai menata kembali hidupnya. Selain berakting, ia juga merambah dunia bisnis kuliner dengan membuka usaha warung makan bersama Vicky Prasetyo. Ini adalah langkah nyata Nunung untuk bangkit dan terus berkarya.
Nunung selalu menekankan pentingnya kesehatan fisik dan mental. "Aku sehatkan dulu badanku, sehatkan jasmani rohaniku, sehatkan pikiranku, pokoknya sehatkan semuanya, pasti saya bekerja juga enak," ujarnya pada awal Oktober 2025. Filosofi ini menjadi pegangan baginya untuk terus berkarya dengan maksimal.
Meskipun Nunung mengakui bahwa hidupnya sudah mulai tertata, ia juga jujur tentang kondisi keuangannya. "Hidupku sudah mulai tertata. Aku sekarang tiap bulan ngambil obat sudah enggak pusing, sudah ada, bisa ada aja begitu aja. Meski pun masih buka lubang tutup lubang ya," tambahnya. Pengakuan ini menunjukkan sisi realistis dan perjuangan yang masih ia hadapi.
Pelajaran dari Nunung: Semangat Tak Pernah Padam
Kisah Nunung dengan enam tabung oksigen di lokasi syuting bukan sekadar berita selebriti biasa. Ini adalah potret nyata dari semangat, dedikasi, dan profesionalisme seorang seniman yang tak pernah padam. Di usia 62 tahun, dengan riwayat kesehatan yang menantang, Nunung tetap memilih untuk totalitas dalam setiap perannya.
Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik. Nunung membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang, kesadaran akan kondisi diri, dan semangat yang membara, setiap tantangan bisa dihadapi.
Kita patut mengapresiasi totalitas Nunung dan mendoakan agar ia selalu sehat dan terus menginspirasi. Film "Pesugihan Sate Gagak" akan menjadi bukti terbaru dari bakat dan ketangguhan Nunung, yang selalu siap menghibur penonton dengan segala daya dan upaya.


















